Feses Berwarna Hijau? Ketahui Penyebab dan Potensi Bahayanya

Kotoran atau feses Anda berwarna hijau? jangan bingung, faktanya pertanyaan “kenapa BAB keluar feses berwarna hijau?” Adalah salah satu pertanyaan yang paling umum ditanyakan orang ke dalam mesin pencari Google. Itu artinya Anda tidak sendiri, banyak diluar sana orang yang mengalami kejadian serupa, mereka merasakan kebingungan dan kecemasan sama seperti Anda.

Lalu, sebenarnya apa penyebab feses berwarna hijau? Apakah ini normal? atau ada gejala penyakit tertentu yang menyebabkan feses berwarna hijau?

feses berwarna hijau

Mengapa BAB Berwarna Hijau?

Jawaban yang paling memungkinkan atas pertanyaan diatas adalah, ingat kembali makanan apa yang Anda makan sebelumnya. Karena faktor makanan masih menjadi sebab yang paling sering muncul dalam kasus ini. Tapi ada juga beberapa penyebab lain diantaranya:

  • Didasari oleh faktor kesehatan.
  • Antibiotik.
  • Prosedur medis yang baru dijalani.
  • Infeksi bakteri.

Berikut Ini Beberapa Penyebab BAB Berwarna Hijau

1. Makanan

Alasan paling umum mengapa feses berwarna hijau adalah karena faktor asupan makanan. Diantaranya adalah:

  • Kubis
  • Bayam
  • Brokoli
  • Blueberry

Sayuran hijau dan suplemen bubuk hijau mengandung banyak klorofil, zat hijau daun yang membantu tumbuhan menghasilkan energi dari sinar matahari. Kedua faktor ini dapat mengubah warna feses menjadi hijau. Jadi feses berwarna hijau tidak selamanya berarti ada yang tidak beres. Teruslah makan sayuran, karena sayuran baik untuk kesehatan Anda.

2. Pigmen Empedu

Empedu adalah cairan yang dibuat di hati dan kemudian disimpan di kantong empedu. Cairan ini secara alami memiliki warna hijau-kuning. Bila empedu terkombinasikan dengan makanan yang Anda makan, empedu akan membantu meningkatkan kinerja lipase pankreas sehingga tubuh mampu memecah lebih banyak lemak dari makanan. Hal ini akan membuat lebih banyak lemak yang mampu diserap ke dalam tubuh di dalam usus kecil.

Namun, tubuh Anda juga harus memecah empedu sehingga bisa diekskresikan (dibuang) sebagai limbah. Proses ini biasanya terjadi di dalam usus. Terkadang saat Anda mengalami diare atau kram perut lainnya, empedu tidak bisa dipecah dengan cepat. Hasilnya bisa jadi adalah BAB berwarna hijau karena warna hijau alami dari garam empedu.

3. Antibiotik dan Obat Lainnya

Penyebab feses berwarna hijau selanjutnya adalah antibiotik dan obat-obatan. Jika Anda baru-baru ini mengonsumsi antibiotik, terutama yang mengandung dosis tinggi untuk jenis infeksi tertentu, obat tersebut dapat membunuh sebagian besar bakteri normal didalam usus Anda. Hal ini otomatis menurunkan populasi bakteri yang biasa membuat feses berwarna coklat di usus bagian bawah.

Konsumsilah probiotik, seperti yogurt atau kombucha, akan dapat membantu mengembalikan keseimbangan bakteri di dalam usus Anda.

Beberapa obat dan suplemen lain juga dapat menyebabkan kerusakan pigmen yang mengubah tinja menjadi hijau diantaranya:

  • Indomethacin, obat antiinflamasi nonsteroid yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit.
  • Suplemen Zat Besi.
  • Medroxyprogesterone (Depo-Provera), obat yang digunakan untuk kontrasepsi.

4. Prosedur Medis

Apakah belum lama ini Anda baru saja dioperasi? Atau melakukan prosedur medis lain yang tergolong besar?. Perubahan warna tinja juga bisa terjadi setelah menjalani prosedur medis besar, seperti transplantasi sumsum tulang. Jika tubuh menolak transplantasi, maka akan terjadi sebuah kondisi yang dikenal sebagai penyakit “cangkok versus inang” dan menyebabkan gangguan gastrointestinal (GI) serius, yang biasanya berakibat pada diare dan feses berwarna hijau.

5. Parasit, Virus, dan Bakteri

Parasit, virus, dan bakteri juga dapat menyebabkan feses berwarna hijau. Tubuh Anda sudah secara alami dan terorganisir mengandung milyaran bakteri yang memiliki wilayah kerja masing-masing. Apabila ada organisme dari luar tubuh yang asing dan membahayakan tentu saja dapat membuat malapetaka pada sektor pembuangan di usus Anda.

Bakteri seperti Salmonella (penyebab umum di balik kebanyakan kasus keracunan makanan), giardia (parasit air), dan norovirus dapat menyebabkan perut Anda mengeluarkan feses lebih cepat dari biasanya, dan biasanya akan menyebabkan tinja menjadi berwarna hijau.

6. Kondisi Gastrointestinal

Jika Anda menderita penyakit Crohn atau kondisi GI (gastrointestinal) lainnya, maka akan membuat empedu bergerak terlalu cepat ketika melalui usus, dan hasilnya feses berwarna hijau. Penyakit Crohn adalah penyakit usus yang menyebabkan radang di saluran pencernaan.

Penyakit seliaka, adalah kondisi dimana tubuh sangat anti terhadap gluten yang ditemukan dalam gandum dan semua jenis makanan yang mengandung gandum. Seliaka (Celiac) akan menyebabkan berbagai masalah GI, seperti kembung, diare, dan sakit perut. Jika Anda memiliki diare dibarengi dengan penyakit celiac (seliaka), akan sangat mungkin merubah kotoran menjadi hijau.

Kemungkinan penyebab lain dari BAB warna hijau termasuk sindrom iritasi usus besar, kolitis ulserativa, dan terlalu sering menggunakan obat pencahar (obat cuci perut).

7. Fissura Ani

Fissura ani adalah luka kecil di jaringan yang melapisi anus Anda, seringkali terjadi akibat terlewati oleh tinja yang keras. Tapi luka ini juga bisa berkembang semakin besar jika Anda menderita diare kronis atau penyakit radang usus. Jadi, jika Anda menderita fissura ani yang berhubungan dengan diare, maka mungkin sekali BAB akan berwarna hijau. Fissura ani juga bisa menyebabkan adanya darah merah di tinja Anda. (baca: buang air besar berdarah )

Adapun informasi mengenai feses hijau pada bayi Anda bisa membacanya disini: BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Penyebab dan Solusinya

Apakah Feses Berwarna Hijau Merupakan Tanda Kanker?

Jangan panik atau membayangkan hal yang tidak-tidak jika Anda BAB dan keluar feses berwarna hijau. Memang benar bahwa kotoran yang berwarna bisa menjadi pertanda adanya kanker. Tapi biasanya, pertanda adanya kanker menyebabkan tinja seringkali berwarna hitam bukan hijau.

Feses berwarna hitam biasanya menunjukkan adanya pendarahan dari suatu tempat (organ) di saluran pencernaan bagian atas. Selain itu, terkadang darah merah ditemukan pada kanker saluran pencernaan bagian bawah.

Meski kotoran berwarna hijau bukan penyebab kanker, sebaiknya jangan abaikan feses berwarna hijau yang disertai gejala lainnya. Jika ketika Anda buang air besar dan tinja berwarna hijau tanpa ada gejala lainnya, kemungkinan besar faktor penyebabnya adalah sayuran hijau atau pewarna makanan.

Jika Anda memiliki gejala lain, seperti diare terus-menerus atau muntah yang tak kunjung membaik, kondisi ini bisa mengindikasikan gejala medis seperti penyakit Crohn atau sindrom iritasi usus besar. Segera konsultasikan dengan dokter Anda.

Perlukah Periksa ke Dokter?

Jika feses berwarna hijau disertai dengan diare selama lebih dari tiga hari, maka sudah saatnya Anda menghubungi dokter dan mencari perawatan medis. Diare jangka panjang yang tidak diobati dapat menyebabkan dehidrasi dan status gizi buruk.

Jika kotoran berwarna hijau berlangsung lama dan disertai gejala yang lebih parah, seperti sakit perut, BAB berdarah, atau mual, maka kami sangat menyarankan Anda agar segera mendapatkan perawatan medis demi mencegah terjadinya sesuatu yang lebih serius.

Sedikit Tambahan…

Jika feses Anda berwarna hijau hanya sekali saja, maka itu tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Namun, apabila terdapat warna yang lain di feses, maka bisa jadi itu menunjukkan sebuah masalah. Merah terang menandakan potensi pendarahan di usus bawah. Coklat hitam atau gelap bisa mengindikasikan pendarahan di saluran pencernaan bagian atas. Tapi ingat, bisa juga akibat blueberry atau makanan yang mengandung unsur warna hitam lain yang Anda makan sebelumnya.

Namun apabila Anda didiagnosis memiliki kondisi medis tertentu, mencegah kotoran menjadi berwarna hijau bisa dimulai dengan mengatasi masalah yang mendasarinya. Misalnya, hindari makanan yang mengandung gluten yang dapat memicu diare jika Anda memiliki penyakit celiac.

Selain itu, batasi makanan yang akan memperburuk sindrom iritasi usus besar dan gejala penyakit Crohn, seperti kafein, susu, makanan berminyak, dan minuman berkarbonasi.

Itulah tadi beberapa penyebab mengapa kotoran atau feses Anda berwarna hijau, semoga informasi yang Anda dapatkan di dalam artikel ini dapat sedikit membantu mengatasi kebingungan Anda seputar masalah warna pada tinja dan artinya bagi kesehatan.

Terus update informasi mengenai dunia kesehatan lewat website kami agar Anda dan keluarga selalu sehat dan terhindar dari penyakit berbahaya akibat kurangnya informasi mengenai dunia kesehatan. Cao!

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer