Sakit Maag? Hindari Pantangan Asam Lambung Berikut Ini

Bagi yang memiliki sakit maag atau asam lambung tinggi, ada beberapa makanan yang harus dihindari agar penyakit tersebut tidak mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Apa sajakah makanan pantangan asam lambung tersebut? simak selengkapnya dalam artikel di bawah ini.

Sakit maag merupakan kondisi dimana perut terasa tidak nyaman akibat rasa nyeri yang berasal dari lambung, usus halus, atau bahkan kerongkongan. Sakit maag  dapat disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan tak teratur, sering mengonsumsi makanan pedas, makanan berminyak, minuman beralkohol, minuman asam, dan merokok.

makanan pantangan asam lambung

Penderita sakit maag dianjurkan untuk mengubah pola hidupnya menjadi lebih sehat. Dengan hidup sehat diharapkan penyakit lambung tersebut tidak sering kambuh dan dapat sembuh. Oleh karena itu, penting bagi penderita sakit maag menghindari penyebab asam lambung naik serta memperhatikan asupan makanan, karena makanan yang masuk memengaruhi kondisi lapisan lambung.

Makanan Pantangan Asam Lambung yang Harus Dihindari Penderita Sakit Maag

Ada beberapa jenis makan yang tidak baik bagi lapisan lambung penderita sakit maag karena dapat mengakibatkan lapisan lambung semakin terluka dan iritasi serta membuat asam lambung naik. Perhatikan jenis-jenis makanan pantangan asam lambung di bawah ini:

1. Makanan Pedas

Sebagian besar masyarakat Indonesia sangat gemar mengonsumsi makanan pedas. Namun, bagi Anda penderita sakit maag harus menghindari jenis makanan yang satu ini.

Dengan menghindari makanan pedas memang tidak menyembuhkan sakit maag, tetapi dapat membantu dalam mengendalikan kondisi tersebut. Hindari makanan pedas seperti sambal, bubuk cabai, paprika, dan kari karena makanan tersebut dapat menyakiti perut Anda.

Bagi penderita sakit maag atau asam lambung tinggi, ketahuilah kondisi lambung Anda sudah lemah, sehingga dengan mengonsumsi makanan pedas akan membuat sakit maag menjadi kambuh atau bahkan memperparah kondisinya.

2. Sayuran Mentah dan Sulit Dicerna

Hindari mengonsumsi sayuran mentah dan sulit dicerna, misalnya karena berukuran besar. Sebaiknya mengonsumsi makanan yang mudah dicerna untuk mencegah iritasi pada lapisan lambung. Sebagian besar penderita maag mengalami rasa sakit setelah mengonsumsi bawang merah, bawang putih, dan  tomat.

Sebagai gantinya, makanlah sayuran yang telah dimasak dan dipotong kecil-kecil. Selain itu, mengunyah makanan dengan benar dapat membantu pencernaan lebih baik dan mencegah kerusakan pada lapisan lambung.

3. Makanan berlemak

Makanan berlemak merupakan salah satu jenis makanan yang harus dihindari bagi yang memiliki masalah asam lambung atau sakit maag. Selain memicu kekambuhan, makanan berlemak juga dapat membuat iritasi lapisan lambung, meningkatkan tekanan darah, menyebabkan obesitas, dan penyakit jantung.

Makanan yang berlemak diantaranya, ayam goreng, telur goreng, bawang goreng, keripik, kentang goreng, mentega, kerupuk, kue, donat, dan sebagainya.

4. Susu

Kondisi perut penderita maag tidak mampu mencerna lemak dan asam dengan baik. Susu merupakan minuman dengan kadar lemak dan asam yang tinggi. Oleh karena itu, batasi asupan susu dengan mengonsumsinya kurang dari tiga gelas sehari atau cobalah untuk minum susu rendah lemak. Hindari juga makanan olahan dari susu, seperti keju dan es krim.

5. Minuman mengandung Kafein

Bagi sebagian orang, kopi merupakan minuman wajib di pagi hari. Namun, bagi penderita sakit maag jangan coba-coba untuk meminumnya karena dapat membuat penyakit Anda kambuh. Kopi mengandung kafein yang bisa meningkatkan produksi asam lambung serta mengiritasi lapisan permukaan lambung.

Dengan demikian, minuman yang mengandung kafein, asam, dan gas (soda) juga merupakan pantangan asam lambung. Untuk menghindari kekambuhan dan keparahan, hindari minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda.

6. Minuman Beralkohol

Pada dasarnya minuman beralkohol tidak baik bagi kesehatan, terlebih bagi penderita sakit maag. Hal tersebut dikarenakan mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak akan berpengaruh pada keseimbangan asam di dalam lambung, mengiritasi lapisan lambung dan membuatnya semakin parah.

7. Makanan lain yang harus dihindari

  • Hindari makanan yang menyebabkan gas di perut, seperti kol, kacang, brokoli, susu, kacang polong dan bawang merah.
  • Hindari makanan yang mengandung cuka, seperti empek-empek, minuman asam dan minuman ringan lainnya.

Berikut ini disajikan tabel jenis-jenis makanan pantangan asam lambung yang harus dihindari untuk mempermudah Anda dalam menentukan menu makanan sehari-hari.

Jenis makananMakanan yang harus dibatasi
Makanan olahan
  • Makanan panggang
  • banyak mengandung gula putih dan tepung
Buah-buahan
  • Buah kalengan
  • Jeruk lemon
  • Jeruk
  • Buah mentah
  • Tomat
Lemak dan minyak
  • Minyak kelapa sawit
  • Saus salad yang kaya akan susu
Daging
  • Daging babi
  • Daging giling
  • Ikan dan daging yang diasap dan dikeringkan
  • Ikan dan ayam goreng
Susu
  • Es krim
  • Milk shake
  • Keju
Ikan
  • Salmon yang dibudidayakan
  • Ikan mas
  • Belut
Minuman
  • Minuman manis berkarbonasi
  • Minuman keras
  • Kopi
  • Teh
  • Jus Lemon
Makanan manis
  • Brownies
  • Kue mentega
  • Permen peppermint
  • Donat
  • Cokelat

Menu Makanan Sehat Bagi Penderita Sakit Maag

Bagi Anda penderita sakit maag, dianjurkan untuk mengonsumsi jenis makanan yang ramah lambung, seperti di bawah ini:

1. Makanan yang Membunuh Bakteri H. Pylori

Bakteri H. Pylori adalah jenis bakteri yang menyebabkan peradangan di lapisan lambung pada manusia. Oleh sebab itu, perbanyak mengonsumsi makanan yang dapat membunuh bakteri tersebut.

Brokoli mengandung sulforaphane yang membunuh bakteri H.pylori. Brokoli muda memiliki sulfalat 20-50 kali lebih banyak daripada brokoli yang sudah tua. Jika Anda tidak menyukai rasa brokoli, anda dapat menggantinya dengan suplemen brokoli dan sulphoraphane.

Bawang putih adalah antijamur dan antimikroba, sehingga dapat membunuh bakteri H. pylori. Orang dengan mulas kronis mungkin tidak bisa mentolerir bawang putih. Mereka harus mulai dengan suplemen bawang putih sampai mereka meningkatkan toleransi di tubuhnya.

2. Makan Probiotik

Probiotik yang dianjurkan meliputi bakteri Bifidobacterium dan spesies bakteri Lactobacillus. Bakteri sangat baik untuk saluran usus, sehingga dapat memperbaiki sistem pencernaan. Probiotik meningkatkan kemampuan usus untuk mencerna dan menyerap nutrisi.

Mengonsumsi makanan dan suplemen probiotik serta  vitamin B bermanfaat bagi penderita maag dan orang yang kekurangan vitamin B12. Makanan probiotik, diantaranya  yogurt, roti, dan kefir.

Selain itu, makanan kaya probiotik sangat bermanfaat dalam memperbaiki kerusakan usus. Makanan di bawah ini baik untuk lapisan lambung dan meringankan gejala maag termasuk kembung, sakit perut, mual, terbakar dan mulas.

  • Sari cuka apel
  • Jus wortel
  • Jahe
  • Teh hijau
  • Kunyit
  • Nanas

Makanan kaya vitamin A juga bermanfaat karena mereka meningkatkan perbaikan jaringan dan fungsi selaput lendir. Makanan tersebut diantaranya ubi jalar, sayuran hijau, buah persik, wortel, bayam, dan hati.

3. Pilihlah sesuai kebutuhan

Setelah mengetahui makanan yang harus dihindari dan dianjurkan bagi penderita sakit maag, berikut adalah beberapa tips untuk merencanakan menu makanan Anda:

  • Minum 6 gelas air per hari untuk menjaga jumlah cairan yang sehat.
  • Sertakan makanan yang kaya vitamin B dan kalsium dalam makanan harian Anda, seperti sayuran hijau tua, biji-bijian, sayuran laut, kacang polong dan kacang almond.
  • Ganti daging merah dengan ayam, tahu, ikan air tawar, dan kacang-kacangan.
  • Gunakan minyak sehat seperti canola dan minyak zaitun.
  • Konsumsi jus bayam atau wortel sesekali karena membantu meredakan radang lambung dan juga mudah dicerna.

Selengkapnya baca disini: Pilih Makanan Tepat untuk Penderita Asam Lambung

Sebaiknya, selalu konsultasikan dengan dokter tentang makanan yang baik dan yang harus dihindari bagi Anda. Dokter akan menyarankan makan yang sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

Jadi, bagi penderita sakit maag, tidak perlu bingung lagi untuk mengonsumsi makanan. Anda dapat tetap menikmati makanan enak dan sehat, tanpa harus takut akan menyebabkan sakit maagnya kambuh.

DISKUSI TERKAIT

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer