18 Makanan Pencegah Kanker Serviks untuk Para Wanita

Tidak salah kalau orang bilang, ilmu pengetahuan ada untuk membawa manusia dari jaman kegelapan menuju jaman terang benderang. Buktinya dengan ilmu pengetahuan umat manusia mampu eksis sampai sekarang dengan menciptakan penemuan-penemuan luar biasa agar dapat menyesuaikan diri dengan alam yang terus berubah. Salah satu yang terpenting adalah pengetahuan akan manfaat makanan, diantaranya adalah makanan pencegah kanker serviks. Sebagai topik utama bahasan kita kali ini.

Karena makanan adalah salah satu kebutuhan pokok manusia, maka mengetahui mana makanan yang baik dan buruk adalah sebuah kewajiban. Hal ini bertujuan agar manusia terhindar dari keracunan makanan dan mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan sembarangan. Apakah anda tahu makanan pencegah kanker serviks? 

buah raspberry sebagai pencegah kanker serviks

Baca juga: 6 Cara Efektif Mencegah Kanker Serviks (Leher Rahim)

Kanker serviks adalah kanker yang terdapat pada leher rahim perempuan. Fungsi leher rahim sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita usia berapapun berisiko mengidap kanker serviks. Akan tetapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

Selain menghindari makanan penyebab kanker serviks, Anda harus tahu makanan apa saja yang bisa mengurangi kemungkinan Anda terkena kanker serviks.

Makanan Pencegah Kanker Serviks yang Perlu Anda tahu

1. Pepaya

Berasal dari Amerika Tengah, tanaman pepaya saat ini banyak dibudidayakan di negara tropis. Terkenal dengan sebutan “buah para malaikat” oleh Christopher Columbus, pepaya adalah pembangkit tenaga sejati. Salah satu buah dengan vitamin C terbaik (bahkan lebih baik dari jeruk), juga mengandung beta-cryptoxanthin dan zeaxanthin. Kombinasi nutrisi ini dikaitkan dengan tingkat infeksi HPV yang lebih rendah, dan para ahli percaya bahwa mengonsumsi satu pepaya per minggu sudah bisa mengurangi risiko wanita tertular kanker serviks.

HPV atau Human papillomavirus adalah salah satu virus yang menyebabkan penyakit menular seksual paling umum. Pada wanita, infeksi HPV juga menyebabkan kanker serviks, vagina, vulva, anus, mulut, dan tenggorokan.

2. Raspberry

Raspberry penuh nutrisi dan sangat lezat, namun kalorinya sangat rendah. Studi klinis menunjukkan konsumsi harian raspberry merah dapat mencegah perkembangan sel yang terinfeksi HPV. Efek ini sangat mungkin disebabkan oleh konsentrasi asam ellagic raspberry yang tinggi – senyawa alami yang memiliki sifat anti-mutagenik dan anti-karsinogenik.

Dalam beberapa kasus, ia juga mampu menyebabkan apoptosis (kematian sel) pada sel kanker. Selanjutnya, asam ellagic yang ditemukan pada raspberry merah mampu bertahan dalam kondisi panas maupun beku. Jadi, ketika Anda memakan raspberry segar, beku atau panas, manfaatnya sebagai makanan pencegah kanker serviks tidak berkurang.

3. Teh Hijau

Manfaat teh hijau lebih terkenal dapat menurunkan berat badan, namun manfaat kesehatan dari minum teh hijau lebih bervariasi dari itu. Memang, bukti menunjukkan bahwa teh hijau juga dapat membantu mencegah banyak jenis kanker, termasuk sebagai minuman pencegah kanker serviks.

Katekin, senyawa yang bertanggung jawab atas penurunan berat badan pada teh hijau, terbukti sangat efektif untuk melindungi sel dari kerusakan DNA yang disebabkan oleh radikal bebas. Tapi zat anti kanker teh hijau tidak berakhir di situ. Teh hijau juga telah terbukti menekan urokinase, sejenis enzim yang berperan dalam metastasis sel kanker (penyebaran) pada pasien kanker serviks.

Anda bisa menambahkan sedikit jus jeruk yang kaya vitamin C ke dalam teh hijau Anda – penelitian menunjukkan bahwa vitamin C membuat katekin dalam teh hijau lebih banyak agar tubuh dapat menyerapnya.

4. Asparagus

Asparagus adalah makanan dengan glutathione tertinggi (349 nM glutathione /g berat basah), “antioksidan” yang mendapat sorotan dalam beberapa tahun terakhir. Glutathione memiliki fungsi luas, di antaranya sebagai makanan pencegah kanker serviks.

Sebagai contoh, glutathione terbukti efektif melindungi sel dari kerusakan radikal bebas, mendetoksifikasi zat asing seperti karsinogen, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mempengaruhi limfosit.

5. Wortel

Anda mungkin pernah mendengar bahwa wortel bagus untuk mata, tapi tahukah Anda bahwa wortel juga adalah makanan pencegah kanker serviks? Efek perlindungan ini terkait dengan sifat antioksidan wortel yang kuat. Wortel juga mengandung falcarinol – senyawa alami yang efektif dalam menghambat perkembangan kanker.

Para ilmuwan menemukan bahwa tikus yang memiliki tumor pra-kanker yang diberi makan wortel, kemungkinan untuk berkembang menjadi kanker sungguhan menjadi sepertiga lebih kecil daripada hewan dalam kelompok kontrol.

brokoli makanan pencegah kanker serviks

Jadikan wortel dan brokoli sebagai menu makanan pencegah kanker serviks

Jika Anda lebih suka wortel matang daripada yang mentah, itu tidak masalah. Hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah merebusnya utuh-utuh dan memotongnya setelah itu. Hal ini bertujuan agar nutrisi antioksidan dan falcarinol tetap terjaga.

6. Ikan Salmon

Salmon adalah makanan yang bagus untuk melindungi tubuh dari kanker serviks dan kanker lainnya. Salmon menyediakan sumber asam lemak omega 3 yang sangat baik.

Selain omega-3, salmon mengandung nutrisi anti kanker yang menarik, yaitu: Astaxanthin, karotenoid yang memberi salmon warna merah jambu. Zat-zat tersebut telah terbukti sangat efektif dalam menghancurkan radikal bebas sehingga bisa kita gunakan sebagai makanan pencegah kanker serviks.

Untuk mendapatkan astaxanthin yang paling banyak, pilih salmon liar. Astaxanthin lebih banyak pada salmon liar (terutama salmon sockeye) daripada salmon hasil ternak. Terlebih lagi, salmon liar hanya mengandung kadar PCB rendah, bahan kimia berbahaya yang sering hadir dalam jumlah tinggi pada salmon yang diternakkan.

Mengonsumsi salmon liar tidak boleh berlebihan. Konsumsi salmon terlalu sering membuat Anda terpapar berlebihan terhadap toksin tertentu – seperti pestisida dan merkuri. FDA merekomendasikan untuk makan ikan dua kali seminggu, tapi tidak sering. Saran ini penting bagi wanita hamil dan wanita yang berencana hamil karena toksin pada ikan dapat mengganggu perkembangan neurologis bayi yang belum lahir.

7. Kunyit

Kunyit, bumbu yang berwarna kuning, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Asia untuk mengobati berbagai kondisi penyakit. Dalam beberapa tahun terakhir, pengobatan barat mulai memberi perhatian pada tanaman yang luar biasa ini. Peneliti telah mengidentifikasi sejumlah sifat antikanker dalam kunyit yang dapat membuatnya efektif melawan berbagai jenis kanker dan menjadikannya sebagai salah satu makanan pencegah kanker serviks.

Kunyit terbukti mengandung senyawa yang dapat mengidentifikasi sel kanker secara spesifik dan menginduksi penghancuran sel tersebut – tanpa merusak sel sehat. Kunyit juga mengandung senyawa antioksidan kuat dan dapat mencegah pembentukan nitrosamine dan menghambat produksi aflatoksin – dua proses yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.

Masih banyak manfaat kunyit lainnya, baca: 100 Manfaat Kunyit yang Terbukti Secara Ilmiah

8. Brokoli

Brokoli salah satu makanan terbaik yang dapat Anda makan jika mencari makanan pencegah kanker serviks. Manfaat brokoli yang luar biasa ini lantaran kandungan senyawa luar biasa yang telah terbukti dapat menghilangkan racun karsinogenik, mencegah mutasi DNA, menginduksi apoptosis sel kanker, mencegah perkembangan tumor jinak ke tumor ganas, dan membantu mencegah penyebaran kanker dari satu organ ke organ lainnya.

Untuk memaksimalkan manfaat brokoli sebagai antikanker, sebaiknya dimakan mentah atau dikukus sebentar saja. Karena bila Anda memasaknya terlalu lama akan mengghancurkan sulforaphane – zat anti kanker serviks yang penting dalam brokoli (menurut satu penelitian, memasak dapat menghancurkan sebanyak 90% sulforaphane pada brokoli).

9. Daun Arugula

Sering didapati dalam salad, arugula adalah sayuran yang termasuk dalam keluarga brokoli, kembang kol, dan kubis. Arugula penuh manfaat kesehatan yang mempromosikan fitokimia dan vitamin. Ini adalah sumber glukosinolat yang hebat dan dapat berubah menjadi isothiocyanate saat dikunyah.

Isothiocyanates diketahui menetralkan karsinogen dan menghambat proliferasi sel kanker. Klorofil, pigmen tanaman yang mempunyai sifat anti-kanker, berkontribusi besar terhadap arugula sebagai makanan pencegah kanker serviks. Arugula kaya akan vitamin C dan betakaroten (sekitar lima kali jumlah yang ditemukan di selada).

10. Telur Ikan Roe

Telur ikan roe merupakan salah satu sumber alami DHA dan EPA terbaik yang merupakan jenis asam lemak omega-3, membuatnya menjadi salah satu makanan pencegah kanker serviks. Telur ikan roe mengandung lebih banyak omega-3.

Sebuah penelitian, yang menganalisis lima ekor hewan laut, menemukan bahwa ikan roe dari lumpsucker, hake, dan salmon adalah yang terkaya dalam hal asam lemak omega-3.

11. Lobak

Lobak bisa dijadikan sebagai makanan pencegah kanker serviks karena mengandung glucosinolates dan phytochemicals. Beberapa peneliti menemukan, glucosinolates dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Glucosinolates terdapat dalam banyak sayuran, seperti brokoli dan kubis, namun kandungan glukosinolate pada lobak lebih banyak (lobak telah terbukti memiliki glukosinolate hingga 10 kali lebih banyak daripada brokoli).

12. Ceri

Ceri mengandung alkohol perillyl (POH), yang ternyata efektif dalam menghancurkan berbagai sel kanker secara in vitro dan in vivo. Saat membeli ceri, lebih baik memilih buah yang tumbuh secara organik bila memungkinkan, karena ceri yang tumbuh secara konvensional sering mengandung pestisida tingkat tinggi dan senyawa kimia lainnya.

13. Biji-bijian

Menurut American Institute for Cancer Research, biji-bijian mengandung banyak komponen yang bisa menurunkan risiko kanker, termasuk serat dan antioksidan. Sebuah studi besar yang melibatkan hampir setengah juta orang, menemukan bahwa mengonsumsi lebih banyak biji-bijian dapat menurunkan risiko kanker kolorektal. Hal inilah yang menjadikannya sebagai makanan pencegah kanker teratas. Beberapa contoh biji-bijian dan produk olahannya diantaranya oatmeal, beras merah, roti gandum, pasta, dan sebagainya.

14. Selada Air

Selada air adalah makanan anti kanker yang baik. Menurut penelitian, konsumsi harian selada air segar setiap hari dapat secara signifikan mengurangi kerusakan DNA sel darah. Kerusakan DNA pada sel darah merupakan indikator risiko kanker seseorang secara keseluruhan.

Selada air mengandung phenethyl isothiocyanate (PEITC), sejenis minyak sawi yang terkenal dengan sifat melawan kankernya. Di samping itu, sifat anti kanker selada air juga disebabkan oleh tingginya kandungan vitamin C.

Selada air tersedia di banyak supermarket, tapi Anda juga bisa menanamnya sendiri jika Anda memiliki kebun. Selada air dapat menjadi tambahan yang lezat untuk salad dan sandwich.

15. Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bayam dan selada merupakan sumber antioksidan yang baik, mengandung betakaroten dan lutein. Anda juga akan menemukan nutrisi ini dalam sayuran yang lebih tradisional, seperti sawi, dan kangkung.  American Institute for Cancer Research merilis, beberapa penelitian laboratorium menemukan bahwa bahan kimia dalam makanan ini dapat membatasi pertumbuhan beberapa jenis sel kanker.

16. Anggur

Kulit anggur merah memiliki kandungan antioksidan terkenal yang disebut resveratrol. Jus anggur dan anggur merah juga mengandung antioksidan ini.

Menurut National Cancer Institute, resveratrol mungkin berguna mencegah kanker dari awal dan penyebarannya. Studi laboratorium menemukan bahwa hal itu membatasi pertumbuhan berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker serviks. Pada pria, konsumsi anggur merah dikaitkan dengan risiko kanker prostat yang lebih rendah.

17. Kacang Polong

Buah dan sayuran tertentu dan makanan nabati lainnya mendapat pengakuan karena menjadi sumber antioksidan yang baik, namun kacang sering kali dilupakan. Beberapa kacang, terutama kacang merah dan pinto, adalah sumber antioksidan yang luar biasa dan harus disertakan dalam diet anti-kanker Anda. Kacang juga mengandung serat, dan mengonsumsi makanan berserat tinggi juga dapat membantu mengurangi risiko kanker, menurut American Cancer Society.

18. Bawang Putih

Beberapa penelitian menemukan bahwa mereka yang jarang mengonsumsi bawang putih cenderung berpotensi terhadap berbagai jenis kanker, terutama di organ pencernaan seperti kerongkongan, perut, dan usus besar. Namun, para ahli belum mengetahui secara pasti,  berapa banyak bawang putih yang perlu dikonsumsi guna mencegah kanker, mungkin sepotong sehari sudah cukup.

Dan masih banyak lagi manfaat bawang putih lainnya, baca disini: Kandungan dan Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan

Itulah beberapa jenis makanan pencegah kanker serviks yang sangat direkomendasikan bagi Anda pembaca kami yang setia. Semoga bisa menambah wawasan kita semua tentang manfaat beberapa makanan pada kesehatan. Selain itu, berhati-hatilah memilih makanan sebagai asupan utama Anda, karena kita adalah apa yang kita makan bukan?.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer