Mata Bayi Belekan? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mata bayi belekan umumnya merupakan hal yang wajar dan kerap terjadi pada bayi yang baru dilahirkan. Kondisi ini pun dapat sembuh dengan sendirinya dalam hitungan minggu atau dalam 6 hingga 12 bulan.

Namun yang harus diwaspadai apabila kondisi ini disertai dengan mata merah atau terus berlanjut lebih dari 12 bulan. Dalam kondisi ini dibutuhkan tindakan medis sesegera mungkin guna menghindari komplikasi serius yang dapat membahayakan penglihatannya.

mata bayi belekan

Untuk itu, ketahui lebih jauh mengenai penyebab mata bayi belekan dan cara mengatasinya berikut ini.

Apa Saja Penyebab Mata Bayi Belekan? 

Umumnya, mata bayi belekan terjadi karena adanya penyumbatan pada saluran air matanya. Selain itu, ada pula beberapa penyebab lain yang kerap memicu terjadinya mata belekan seperti iritasi ringan, masuknya benda asing hingga yang harus segera ditangani yaitu akibat infeksi bakteri.

Berikut penyebab mata bayi belekan selengkapnya:

1. Tersumbatnya Saluran Air Mata

Penyebab mata bayi belekan umumnya disebabkan oleh tersumbatnya saluran air mata si kecil. Namun Bunda tak perlu terlalu khawatir. Mengapa? karena kondisi ini merupakan hal yang wajar dan dialami oleh sekitar 10% bayi baru lahir.

Meskipun matanya berair terus menerus, selama mata tidak merah atau meradang maka Bunda tak perlu resah. Seiring berjalannya waktu, kondisi ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu dari saat bayi lahir atau dalam beberapa bulan (6 hingga 12 bulan).

2. Iritasi Ringan

Iritasi ringan akibat sentuhan atau kebiasaan bayi menggosok-gosok matanya kerap memicu timbulnya belek dalam jumlah kecil. Untuk mengatasinya, Bunda cukup mengusap matanya dengan bantuan kapas bersih yang telah dibasahi dengan air hangat secara perlahan dari sudut mata ke pangkal hidungnya.

3. Masuknya Benda Asing

Masuknya benda asing seperti pasir atau debu secara tidak sengaja ke mata si kecil menyebabkan timbulnya reaksi alami mata berupa belek. Jika sebelumnya Ayah atau Bunda menduga penyebab mata belekan yang ia alami karena infeksi namun setelah diberi antibiotik tidak berefek sama sekali. Patut dicurigai, penyebabnya karena masuknya benda asing tersebut.

4. Konjungtivitis Bakteri

Penyebab mata bayi belekan yang satu ini tidak bisa dianggap wajar, karena infeksi bakteri ini dapat menular dan bila tidak ditangani dengan tepat dikhawatirkan akan mempengaruhi penglihatannya.

Gejala konjungtivitis ini ditandai dengan sklera atau bagian putih dari mata yang menjadi merah disertai dengan terbentuknya sekret purulen (belek yang lengket dan pekat) yang menumpuk hingga membuat si kecil kesulitan dalam membuka matanya karena kelopak mata atas bawah yang saling menempel.

Yang ditakutkan apabila infeksi bakteri ini berasal dari jalan lahir. Dimana si ibu sebelumnya telah mengalami infeksi dan menularkan ke bayinya. Bakteri yang menginfeksi tersebut memiliki enzim yang mampu menembus kornea mata bayi.

Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi akibat kulit bayi yang masih mengelupas dan menumpuk ke dalam mata hingga akhirnya mengakibatkan infeksi. Untuk mengatasinya, diperlukan pengobatan berupa antibiotik topikal yang tersedia dalam bentuk obat tetes mata atau salep.

Bagaimana Cara Mengatasi Mata Bayi Belekan?

Untuk mengatasi mata bayi belekan tindakan pertama yang harus dilakukan yakni dengan membersihkan belek dari matanya hingga bersih. Kemudian dilakukan pemijatan lembut untuk membuka saluran air matanya yang tersumbat.

Bila dengan cara-cara yang sederhana tidak menunjukkan hasil yang positif, maka diperlukan penanganan khusus dari dokter dengan menggunakan obat-obatan hingga prosedur operasi untuk membuka permanen saluran air mata yang tersumbat.

Selengkapnya dapat disimak pada penjelasan berikut ini:

1. Usapkan Perlahan

Untuk mengatasi belek pada si kecil, hal pertama yang harus Bunda lakukan tentunya dengan membersihkan belek dari matanya hingga bersih. Bagaimana caranya? Pertama, cucilah tangan Bunda sebersih mungkin. Siapkan kapas atau beberapa cotton bud, air hangat dan baskom kecil.

Kemudian basahi kapas atau cotton bud tersebut dengan air hangat. Usapkan secara perlahan dari sudut mata hingga ke pangkal hidung berulang-ulang kali hingga bersih. Ganti kapas atau cotton bud setiap kali Bunda mengusap, jadi satu usapan satu kapas. Lakukan secara teratur setiap hari agar belek tidak sampai menumpuk.

2. Lakukan Pemijatan

Bunda dapat membantu mengatasi tersumbatnya saluran air mata si kecil dengan melakukan pijatan lembut dari pangkal hidung dekat mata ke arah bawah dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Lakukan sekitar 5 hingga 10 kali pijatan, kemudian ulangi sebanyak 6 kali sehari.

3. Oleskan ASI

Kandungan ASI dari ibu memiliki berbagai manfaat yang amat menakjubkan bagi bayi. ASI kaya akan kandungan yang bersifat antibiotik. Bahkan dalam kolostrum dan ASI dini terkandung 1 hingga 3 juta sel darah putih (leukosit) per mililiter nya. Itulah mengapa ASI eksklusif sangat dianjurkan untuk diberikan sedini mungkin sejak bayi lahir.

Untuk mengatasi mata bayi belekan dengan ASI, Bunda dapat mengoleskannya sedikit ke sudut mata dekat pangkal hidung. Ingat ya Bunda, jangan meneteskannya langsung ke mata si kecil. Mitos yang beredar di masyarakat kita kerap menganjurkan meneteskan ASI langsung ke matanya. Ini tindakan yang salah besar.

Jadi ASI cukup dioleskan sedikit saja ke sudut mata dekat pangkal hidung, jangan diteteskan langsung ke mata.

4. Bawa Buah Hati ke Dokter Bila Perlu

Bunda, apabila dengan metode diatas masalah belekan pada si kecil tidak juga teratasi atau justru timbul gejala lain seperti mata merah atau bengkak, sebaiknya segera bawa buah hati ke dokter agar diketahui penyebab pasti dan pengobatan yang tepat.

5. Probing

Apabila setelah dilakukan terapi pemijatan maunpun pengobatan namun saluran air mata si kecil tetap tersumbat, maka langkah selanjutnya yang dapat dilakukan yakni dengan menggunakan tindakan probing.

Probing merupakan tindakan medis yang dilakukan dengan cara memasukkan kawat halus ke dalam saluran air mata untuk menyodok sumbatan saluran di rongga hidung agar terbuka. Tindakan ini biasanya dilakukan ketika si kecil telah mencapai usia 12 atau 15 bulan.

Meski begitu, tindakan ini pun tak selamanya berhasil. Sewaktu-waktu bisa saja saluran tersebut tersumbat lagi. Bila sudah seperti ini, jalan satu-satunya yang dapat ditempuh yakni dengan membawa si kecil ke meja operasi untuk membuka permanen saluran air mata tersebut.

Sebagian besar masalah mata belekan pada bayi memang merupakan hal yang wajar. Namun yang perlu di garis bawahi, jika mata belekan tersebut disertai dengan peradangan berupa mata merah dan membuatnya merasa amat sangat terganggu, bersegera mungkin membawanya ke dokter menjadi tindakan terbaik yang dapat kita lakukan selaku orang tua.

Lihat sumber

DISKUSI TERKAIT

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer