Pantangan Tipes, Hindari Makanan Ini Agar Sembuh Lebih Cepat

Tipes merupakan penyakit akibat infeksi bakteri yang menyerang saluran pencernaan. Penyakit ini termasuk jenis yang sangat mudah menular dan jika tidak ditangani dengan baik dapat berisiko fatal. Oleh karena itu beberapa pantangan tipes perlu di perhatikan dan dihindari agar penderita tipes dapat segera sembuh dan tidak menularkannya ke orang lain.

Dalam dunia medis penyakit tipes dikenal sebagai typhoid fever atau demam tifoid. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi ini cukup sering mewabah di Indonesia, utamanya di daerah-daerah yang sanitasinya masih buruk. Umumnya menyerang anak-anak yang kurang terjaga kebersihan makan dan minumannya, atau orang dewasa yang berisiko tinggi tertular.

pantangan tipes

Penularan bakteri tipes umumnya melalui makanan yang terkontaminasi urin atau feses penderita tipes. Hewan pembawa (karier) juga kerap jadi jalan masuknya bakteri ke tubuh manusia, contohnya ikan sungai atau laut yang terkontaminasi dan dikonsumsi tanpa dimasak dengan benar. Pelajari penyebab tipes lengkap pada artikel berikut ini: Penyebab tipes dan cara mencegahnya.

Saat seseorang terserang tipes perawatan haruslah khusus, terutama soal diet dan kebersihannya karena penyakit ini berhubungan dengan saluran pencernaan. Beberapa pantangan tipes dalam hal makanan harus di patuhi agar proses penyambuhannya lebih cepat. Lebih lengkap mengenai makan yang baik untuk penderita tipes bisa dilihat di sini: Anjuran makan untuk penderita tipes.

Pantangan tipes yang sebaiknya tidak dilanggar

1. Makanan tinggi serat

Makanan tinggi serat seperti roti gandum, oatmeal, kangkung, brokoli, pare, alpukat sebaiknya disingkirkan sementara dari menu makanan penderita tipes. Makan tinggi serat dicerna lebih lama dan lebih sulit di saluran pencernaan. Tentunya hal itu akan membuat proses penyerapan nutrisi jadi lebih lambat serta meningkatkan produksi gas yang membuat perut terasa tidak nyaman.

Itulah mengapa makanan yang terlihat sehat tadi terpaksa harus jadi pantangan tipes yang sebaiknya tidak dikonsumsi untuk sementara. Atau jikapun harus mengonsumsi makanan berserat, sebaiknya hanya dalam porsi kecil saja. Ketahui juga berbagai jenis makanan tinggi serat lainnya berikut ini: Jenis-jenis makanan berserat tinggi.

2. Sayuran yang menghasilkan banyak gas

Saat terkena tipes, saluran pencernaan adalah yang pertama kali diganggu fungsinya oleh bakteri penyebab tipes. Pencernaan yang sedang terganggu sebaiknya tidak ditambah lagi tumpukan gas. Oleh karena itu, untuk sementara waktu hindari mengonsumsi sayuran dari jenis kol, kubis dan paprika yang dapat meningkatkan produksi gas di saluran cerna.

Sebagai gantinya ganti menu harian penderita tipes dengan makanan tinggi protein yang sudah diproses lebih lembut agar mudah dicerna. Seperti dada ayam tim, sup ikan, ketangan tumbuk serta tambahan karbohidrat dari bubur beras. Untuk simpelnya, bisa juga membeli bubur ayam yang rasanya lebih enak.

3. Makanan dengan rasa yang terlalu kuat

Pantangan tipes lainnya yang perlu dihindari adalah mengonsumsi makanan dengan rasa yang terlalu kuat. Saat tipes menyerang pencernaan, akan berpengaruh langsung terhadap turunnya nafsu makan. Jenis makanan dengan rasa yang terlalu menyengat seperti bawang merah atau bawang putih dapat mengganggu nafsu makan dan membuat penderita tipes makin tidak selera.

Untuk mensiasatinya, gunakan rempah atau bahan makanan lainnya yang lebih meningkatkan cita rasa makanan namun tidak membuat ‘eneg’. Kepala dan kulit udang rebus, kaldu ayam dan gula bisa jadi pilihan untuk menambah cita rasa makanan agar penderita tipes bisa lebih lahap makan.

4. Makanan pedas

makanan pedas pantangan penderita tipes

Makanan pedas pantangan penderita tipes

Penderita tipes sebaiknya membuang jauh-jauh jenis makanan pedas dari menunya. Meskipun makanan ini mungkin sangat disukai atau dapat menambah selera makan, tetap saja harus dihindari. Hal itu karena makanan pedas seperti cabai, merica, atau wasabi dapat mengiritasi pencernaan dan memerparah kondisi tipes.

5. Makanan tinggi karbohidrat

Seseorang yang terkena tipes biasanya terlihat lemas karena kekurangan nutrisi akibat diarea serta berkurangnya nafsu makan. Mereka akan sangat membutuhkan nutrisi berupa karbohidrat untuk meningkatkan kembali energi dan kadar gula dalam darahnya. Sehingga sering terjadi pemberian makanan berkarbohidrat tinggi seperti beras merah, berat ketan, roti gandum utuh dan kue-kue yang manis.

Padahal, sepertihalnya makanan berserat tinggi, makanan tinggi karbohidrat juga akan lebih sulit dicerna dan akan memerparah tipes yang terjadi. Untuk itu makanlah jenis makanan yang cukup karbohidrat dan sudah ditumbuk, dihaluskan atau dibuat bubur sehingga lebih mudah dicerna tidak membebani pencernaan.

6. Makanan berlemak

Konsumsi makanan berlemak seperti gorengan, makanan bersantan dan makan bermargarin merupakan pantangan tipes lainnya yang kerap dilanggar. Padahal jenis makanan ini akan lebih lama diproses di pencernaan sehingga memberatkan pencernaan bahkan dapat memicu komplikasi tipes.

7. Tidak menjaga kebersihan tangan

Selain berbagai pantangan makanan di atas, higienitas dan cara mengonsumsi makan juga harus diperhatikan. Mencuci tangan sebelum makan, hanya makan makanan yang dimasak sempurna serta menghindari jajanan pinggir jalan yang tidak higienis.

8. Menyiapkan makanan untuk orang lain

Salah satu pantangan tipes yang kadang disepelekan adalah membiarkan penderita tipes yang belum sembuh benar membantu menyiapkan makanan untuk orang lain. Ini biasanya dilakukan oleh kaum ibu yang terkena tipes, saat belum benar-benar sembuh dari tipes ibu yang sakit sangat mungkin menularkan penyakitnya pada keluarganya. Sebaiknya usahakan istirahat penuh selama tipes hingga benar-benar sembuh.

DISKUSI TERKAIT

Baca juga