Pengobatan hepatitis B dengan mengonsumsi obat antivirus biasanya tidak dianjurkan untuk orang yang menderita hepatitis B akut. Obat antivirus dapat digunakan untuk infeksi kronis jika virus tersebut berkembang biak dan menyebabkan kerusakan hati, seperti sirosis, atau yang lainnya. Pengobatan ini mungkin tidak akan membantu jika Anda sudah mengalami kerusakan hati yang parah.

The American Association for the Study of Liver Disease telah membuat rekomendasi tentang siapa yang seharusnya menerima pengobatan antivirus untuk penderita hepatitis B kronis. Pertimbangkanlah untuk melihat manfaat pengobatan terhadap risikonya. Pengobatan untuk hepatitis B kronis tidak untuk menyembuhkan penyakit ini, tapi untuk menekan virusnya agar tidak berkembang biak.

Jenis Obat-Obatan

Adapun jenis-jenis obat hepatitis B kronis yang biasa digunakan antara lain:

  • Interferon, seperti interferon alfa-2b dan pegylated interferon alfa-2a.
  • Inhibitor reverse transcriptase nukleosida (NRTI) seperti adefovir, entecavir, lamivudine, telbivudine, dan tenofovir.

Efek samping obat hepatitis B

Seperti halnya obat-obatan lain, obat hepatitis B juga berpotensi menimbulkan efek samping sebagai berikut:

  • Interferon memiliki efek samping seperti, demam, sakit kepala, dan kerontokan rambut. Obat ini juga mungkin dapat menyebabkan masalah mental atau memperburuknya.
  • Untuk penderita sirosis, tidak dapat menggunakan interferon. Tapi bisa menggunakan jenis lain seperti adefovir, entecavir, lamivudine, telbivudine, dan tenofovir.
  • Setelah pengobatan hepatitis B selesai, bisa saja virus dapat menjadi aktif kembali (kambuh).

4. Transplantasi Hati

Cangkok hati (transplantasi hati) berarti mengganti hati yang sudah rusak dengan hati yang masih sehat yang berasal dari orang lain (donor). Transplantasi hati dilakukan untuk mengobati hepatitis B kronis hanya setelah semua pengobatan lain tidak berhasil menanganinya. Transplantasi hati biasanya dilakukan di pusat rumah sakit besar dengan peralatan lengkap. Tentu saja, prosedur ini bertarif sangat mahal.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengobatan hepatitis B. Segera periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter jika merasa mengalami gejala-gejala hepatitis, agar tidak berlanjut ke kondisi yang lebih parah. Istirahat yang cukup diiringi makan makanan yang sehat dan bergizi dapat meredakan gejala hepatitis B dan mencegah virus berkembang biak.