18 Penyebab Gigi Keropos dan Solusi Menghindarinya

Setiap orang tentu saja menginginkan gigi kuat, indah, dan cerah. Maka dari itu, segala sesuatu yang dapat membuat gigi menjadi keropos, rusak, berubah warna, atau bahkan berlubang harus dihindari. Nah, apa sajakah penyebab gigi keropos yang perlu kita hindari? Itulah yang akan kita bahas.

Gigi keropos selalu dikaitkan dengan kondisi yang disebut karies gigi. Karies gigi merupakan kerusakan struktur gigi yang menyebabkan gigi rapuh dan berlubang. Kondisi ini terjadi akibat ketidakseimbangan antara deminerlisasi dan remineralisasi gigi.

penyebab gigi keropos

salah satu kebiasaan buruk penyebab gigi keropos

Deminerlisasi adalah pelepasan mineral-mineral penyusun gigi, sedangkan remineralisasi merupakan proses sebaliknya yaitu mengembalikan mineral gigi yang hilang sehingga memperbaiki struktur gigi yang berpotensi rusak akibat demineraliasi. Jika menginginkan gigi yang kokoh, maka demineralisasi harus ditekan dan remineralisasi harus ditingkatkan atau agar berjalan dengan baik.

Untungnya, gigi memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri melalui mineral-mineral yang terdapat dalam air liur. Namun, jika jumlah paparan asam terlalu banyak dan terus meningkat (demineralisasi), maka gigi tidak akan mampu melakukan perbaikan (remineralisasi). Akibatnya, lapisan email pada gigi semakin menipis dan menyebabkan gigi keropos.

Ketahui juga: 12 Penyebab Gigi Berlubang yang Tak Boleh Diremehkan

Agar terhindar dari kondisi tersebut, penting sekali untuk mengetahui berbagai faktor yang dapat menyebabkan gigi keropos. Yuk! kita simak penjelasannya berikut ini.

Apa Saja Penyebab Gigi Keropos ?

Sebagian dari kita sering lalai menjaga kesehatan dan kebersihan gigi, dan ketika gigi mulai keropos atau berlubang, barulah kita sibuk untuk mencari obat dan cara mengatasinya. Padahal kondisi ini dapat dihindari sejak awal. Berikut ini beberapa penyebab gigi keropos yang perlu kita waspadai:

1. Mengunyah Es Batu

Penyebab gigi keropos yang pertama adalah kebiasaan mengunyah es batu. Kebiasaan buruk ini dapat membuat jaringan lunak di dalam gigi mengalami iritasi sehingga membuat gigi lebih cepat retak atau keropos.

Selain itu, makanan yang terlalu dingin atau panas dapat menyebabkan rasa ngilu pada gigi. Untuk mengantisipasinya, Anda dapat mengunyah permen karet tanpa gula sebagai gantinya.

2. Berolahraga Ekstrim Tanpa Menggunakan Pelindung Gigi

Bagi yang hobi bermain sepak bola, tinju, atau olahraga ekstrim lainnya, usahakan untuk menggunakan pelindung gigi sebelum memulai pertandingan. Hal ini dapat melindungi dan menjaga gigi saat terjadi cedera atau benturan pada mulut. Ada banyak jenis pelindung gigi yang dapat dibeli di berbagai toko olahraga atau dokter gigi.

3. Mengedot Sebelum Tidur

Jangan biasakan anak Anda mengedot sebelum tidur! Kebiasaan memberikan susu dalam botol kepada anak menjelang tidur dapat membuat gigi anak menjadi mudah rapuh atau keropos.

Mengapa demikian? karena susu formula akan mengendap pada gigi anak semalaman dan terjadilah reaksi kimia yang menghasilkan zat asam. Zat asam inilah yang akan menggerus struktur mineral gigi dan membuatnya cepat rusak atau keropos.

Sebaiknya, mulai sekarang ajarkan anak minum susu dengan gelas menjelang tidur atau biasakan untuk menyikat gigi sebelum tidur.

4. Tindik Lidah

Tindik lidah mungkin merupakan trend bagi sebagian anak muda, namun kebiasaan buruk ini dapat menyebabkan gigi keropos. Mulut merupakan organ yang paling rentan terhadap infeksi bakteri, dengan adanya tindik (logam) di lidah dapat meningkatkan jumlah bakteri yang bisa merusak gigi.

Selain itu, tindik lidah juga meningkatkan risiko tertusuknya pembuluh darah secara tidak sengaja dan dapat menimbulkan pendarahan pada mulut. Sebaiknya, Anda menghindari trend tersebut atau berkonsultasi dengan dokter sebelum menindik lidah Anda.

5. Bruxism gigi

Bruxism gigi merupakan kebiasaan menggemeretakkan atau ‘geget-geget’ (bahasa jawa) gigi saat tidur. Hal ini tentu saja sulit dikontrol karena terjadi tanpa sadar saat seseorang tertidur. Namun, menghindari makanan keras di siang hari dapat mengurangi rasa sakit atau gigi keropos yang disebabkan kebiasaan ini. Alternatif cara lain adalah dengan mengenakan pelindung gigi saat tidur — Konsultasikan dengan dokter gigi ya.

6. Obat Batuk Sirup

Mengonsumsi obat batuk sirup memang dapat meredakan batuk dan melegakan tenggorokan. Namun, tahukah Anda? ternyata, obat batuk sirup dapat juga menyebabkan gigi keropos.

Mengapa demikian? karena sebagian besar produk obat batuk sirup mengandung banyak gula atau biang gula. Gula tersebut akan bereaksi dengan plak gigi dan mengubahnya menjadi asam yang dapat merusak enamel (email) pada gigi.

Untuk mencegah terjadinya gigi keropos akibat obat batuk, biasakan untuk menyikat gigi setelah mengonsumsi obat tersebut.

7. Gummy Candy

Tentu Anda sudah tahu, bahwa semua makanan manis atau permen dapat menyebabkan gigi keropos, namun ada beberapa jenis permen yang lebih cepat menimbulkan kerusakan pada gigi, salah satunya adalah gummy candy. Gummy candy atau permen lengket yang banyak dijual di pasaran dapat menempel di gigi dan menghasilkan asam yang merusak enamel gigi selama berjam-jam.

Namun, bagi Anda yang gemar mengonsumsi permen ini, Anda dapat mengonsumsinya bersamaan dengan makan karena lebih banyak air liur yang diproduksi selama makan yang dapat membantu membilas permen dan asam.

8. Minuman Bersoda

Selain permen, ada jenis makanan lain yang perlu dihindari karena mengandung banyak gula. Soda, minuman bersoda mengandung lebih dari 11 sendok teh gula tiap porsinya. Selain itu, minuman bersoda juga mengandung asam fosfat dan sitrat yang dapat mengikis enamel gigi dan menyebabkan gigi keropos.

Memang, sekarang telah banyak merk minuman bersoda yang sedikit mengandung gula, namun tetap saja minuma tersebut mengandung banyak asam yang dapat menjadi penyebab gigi keropos. Intinya, hindari kebiasaan buruk mengonsumsi minuman bersoda dan perbanyaklah minum air putih.

9. Membuka Sesuatu dengan Gigi

Kebiasaan membuka tutup botol atau kemasan plastik dengan gigi dapat menjadi penyebab gigi keropos atau retak. Jadi, mulai sekarang hentikan kebiasaan buruk ini dan mulailah menggunakan pembuka tutup botol atau gunting untuk membuka sesuatu. Intinya, gigi Anda hanya digunakan untuk makan tidak untuk yang lain.

10. Minuman Penambah Stamina

Minuman penambah stamina semakin banyak dengan beragam bentuk dan rasa. Minuman tersebut memang sangat segar diminum setelah berolahraga atau sehabis melakukan aktivitas fisik yang berat.

Namun, di balik kesegarannya tersebut, minuman ini mengandung banyak gula yang dapat merusak enamel dan menyebabkan kerusakan gigi. Cara terbaik adalah dengan meminum minuman yang bebas gula dan kalori setelah berolahraga agar tubuh dan gigi tetap sehat.

Solusinya? Bilaslah dengan minum atau berkumur-kumur dengan air putih setelah mengonsumsi minuman berenergi.

11. Jus Buah

Jus buah memang banyak mengandung vitamin dan antioksidan, namun amat disayangkan kebanyakan jus buah juga mengandung banyak gula. Beberapa jus buah kemasan mengandung kadar gula yang setara dengan kandungan gula dalam minuman bersoda.

Jadi, untuk mendapatkan khasiat buah tanpa harus merusak gigi, maka jus buah sendiri di rumah. Pastikan menggunakan buah-buahan yang terjamin kualitasnya dan tidak terlalu banyak menambahkan gula di dalamnya. Anda juga dapat mengurangi kadar gula pada jus buah kemasan dengan menambahkan sedikit air.

12. Keripik Kentang

Pernahkah Anda merasa ada sisa makanan yang menempel saat makan keripik kentang atau camilan lainnya? Nah, makanan yang menempel pada gigi tersebut akan diurai oleh bakteri mulut menjadi zat asam.

Kadar asam yang berlebih dapat merusak enamel gigi dan menyebabkan gigi keropos. Oleh karena itu, biasakan untuk membersihkan sisa makanan tersebut atau menyikat gigi setelah mengonsumsi keripik kentang atau camilan lainnya yang dapat menempel pada gigi.

13. Menggigit Ujung Pensil

Mungkin Anda termasuk orang yang pernah menggigit ujung pensil ketika sedang berkonsentrasi saat menulis. Meskipun terlihat sepele, kebiasaan buruk ini ternyata dapat juga menjadi penyebab gigi keropos atau retak.

Lantas adakah alternatifnya? Jika hasrat menggigit sulit ditahan, sebaiknya ganti kebiasaan menggigit pensil dengan mengunyah permen karet tanpa gula. Dengan sering mengunyah permen karet tanpa gula, maka akan memicu produksi air liur lebih banyak, sehingga dapat membuat gigi menjadi lebih kuat dan juga mampu melindungi enamel gigi dari asam.

14. Minum Kopi

Kopi hitam memiliki kadar asam yang tinggi sehingga dapat menyebabkan gigi keropos dan berubah ‘menguning’. Hal ini mungkin kabar yang sedikit mengecewakan bagi para pecinta kopi. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena Anda dapat membiasakan diri untuk segera menyikat gigi setelah minum kopi dengan pasta gigi yang mengandung pemutih.

15. Merokok

Seperti yang telah tertera pada bungkus rokok, bahwa merokok dapat menyebabkan kanker mulut, bibir, dan lidah. Selain itu, ternyata merokok juga dapat membuat gigi menguning dan rontok akibat penyakit gusi. So, what are you waiting for? Berhenti merokok sekarang juga!

16. Minum Anggur Merah

Kandungan asam dalam anggur merah dapat merusak enamel gigi dan menimbulkan bintik-bintik kasar yang membuat gigi menguning. Selain itu, anggur merah juga mengandung pigmen yang disebut chromogen dan tanin, yang membuat warna anggur merah melekat pada gigi dalam waktu yang lama.

17. Minum Anggur Putih

Tidak hanya anggur merah, ternyata anggur putih juga dapat menyebabkan gigi keropos dan lebih cepat menguning. Kandungan asam dalam anggur putih juga dapat melemahkan enamel gigi yang membuat gigi menjadi rentan rusak. Menyikat gigi atau berkumur setelah minum anggur merah ataupun putih merupakan cara yang dapat dilakukan untuk mencegah gigi keropos dan menguning karenanya.

18. Makan Berlebihan

Makan berlebihan, terutama makanan yang mengandung banyak gula dapat menyebabkan gigi keropos bahkan kerusakan struktur gigi lainnya. Bagi orang yang memiliki kelainan pola makan (bulimia nervosa), hal tersebut bahkan dapat mengancam nyawa.

Bulimia nervosa adalah kelainan pola makan dengan cara yang berlebihan, setelah itu memuntahkannya kembali. Apabila Anda mengalami gangguan psikologi tersebut, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Selain menghindari beberapa jenis makanan atau kebiasaan penyebab gigi keropos di atas, rawatlah gigi Anda setiap hari dan jagalah kebersihan. Jika ini dilakukan, maka kerusakan gigi yang bisa fatal akibatnya bisa kita hindari. Selain itu, pastikan setiap 6 bulan sekali melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter gigi. 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer