Penyebab Mimisan Tiba-Tiba, Sebagian Besar Tak Perlu Dikhawatirkan

Mimisan bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan serius. Tetapi terkadang mimisan terjadi saat tubuh dalam keadaan fit. Ternyata beberapa kondisi dapat jadi penyebab mimisan tiba-tiba muncul. Beruntungnya, sebagian besar penyebabnya tak berbahaya dan tak perlu dikhawatirkan.

Mimisan adalah keluarnya darah dari hidung. Kondisi ini sangat umum dialami orang dewasa (50-80 tahun) maupun anak-anak usia 2-10 tahun. Walau mungkin membuat khawatir, namun umumnya tidak berbahaya.

penyebab mimisan tiba-tiba

Jenis – jenis Mimisan

Indera penciuman manusia terdiri dari banyak pembuluh darah yang letaknya dekat permukaan depan dan belakang hidung. Pembuluh darah ini rata-rata mudah pecah dan berdarah. Nah, dari lokasi pecahnya pembuluh darah tersebut, mimisan terbagi menjadi 2:

Anterior (depan)

Septum nasal adalah dinding yang membagi rongga hidung kanan dan kiri. Di bagian ini terdapat banyak sekali pembuluh darah yang bisa pecah kalau wajah terbentur, dipukul, atau bila lubang hidung sampai tergores oleh kuku. Kebanyakan kasus mimisan berasal dari bagian bawah septum nasal ini.

Posterior (belakang)

Tak seperti anterior, mimisan posterior lebih jarang terjadi. Lokasi pecahnya pembuluh darah terjadi di belakang hidung. Para lansia, penderita tekanan darah tinggi, serta mereka yang mengalami cedera wajah memiliki risiko lebih tinggi mengalaminya.

Ketika sedang mimisan, mungkin sulit membedakan jenis mana yang sedang dialami. Namun satu hal yang pasti jangan pernah berbaring terlentang atau mendongakkan wajah ketika mimisan. Dampaknya bisa serius bila darahnya sampai mengalir masuk ke belakang tenggorokan.

Penyebab Mimisan Tiba-tiba

Sebenarnya adalah berbagai penyebab mimisan. Jika terjadinya tiba-tiba dan jarang, maka penyebabnya biasanya tidaklah serius. Lain halnya dengan mimisan yang sering terjadi, ini bisa menandakan adanya penyakit yang mungkin berbahaya. Berikut adalah beberapa penyebab mimisan tiba-tiba yang perlu diketahui:

1. Cuaca dingin dan kering

Cuaca dingin di Indonesia mungkin tak seekstrim negara tertentu, katakanlah seperti Amerika Serikat. Di negeri Paman Sam tersebut, bulan Desember hingga Maret sampai mendapat julukan ‘musim mimisan’.

Selama bulan-bulan tersebut, udara memang lebih dingin dan juga kering. Kombinasi keduanya membuat hidung bertambah kering sehingga menyebabkan selaput hidung rawan ‘retak’.  Sedikit saja celah pada selaput hidung dapat melukai pembuluh darah sehingga terjadilah mimisan tiba-tiba.

Solusi untuk hal ini adalah dengan menggunakan humidifier, atau mengoleskan pelembab ke hidung seperti petroleum jelly, salep antibiotik, atau semprotan larutan garam.

2. Akibat mengorek hidung terlalu keras

Penyebab mimisan tiba-tiba berikutnya bisa jadi karena Anda (sadar maupun tidak) telah mengorek hidung terlalu keras sehingga kuku menyayat dan melukai selaput di dalamnya.

3. Pilek/ flu

Ketika mengalami infeksi, tubuh menghasilkan histamin (zat kimia yang menyebabkan pembuluh darah melebar) agar sistem imun mudah melawan substansi penyebabnya. Jika kondisi ini terjadi di area hidung, maka jaringan dan pembuluh darah di sana jadi rentan mengalami radang dan bengkak.

Inilah yang menyebabkan hidung tersumbat dan mengeluarkan ingus. Nah bila aksi membuang ingus dilakukan terlalu keras, maka tekanan yang timbul dapat memicu keluarnya darah tiba-tiba.

4. Infeksi sinus

Gejala pilek berkepanjangan (lebih dari 10 hari) dapat berkembang menjadi infeksi sinus, yang mana terjadi bila rongga hidung di saluran pernafasan bengkak. Biasanya infeksi sinus dapat sembuh dengan sendirinya.

Namun tak ada salahnya mengurangi radangnya menggunakan dekongestan atau semprotan yang mengandung kortikosteroid. Sementara untuk kasus infeksi sinus yang parah, dokter mungkin akan memberikan antibiotik.

Baca juga: Gejala Sinus Akut dan Kronis.

5. Alergi

Penyebab mimisan tiba-tiba satu ini prinsipnya sama seperti flu tadi. Saat tubuh terpapar alergen (penyebab alergi) atau zat kimia tertentu (contoh amonia), maka ia akan memproduksi histamin yang bisa memicu reaksi alergi seperti hidung tersumbat atau mengeluarkan ingus.

6. Efek obat pengencer darah

Menurut U.S. National Library of Medicine, obat pengencer darah terbagi menjadi 2 kategori:

  • Antikoagulan seperti heparin atau warfarin – yang memperlambat penyumbatan darah
  • Antiplatelet, contohnya aspirin –menghambat platelet (bagian kecil dari sel darah) menggumpal

Nah konsumsi kedua jenis obat pengencer darah tadi juga dapat menyebabkan mimisan tiba-tiba.

7. Septum nasal abnormal

Jika septum nasal abnormal (lebih condong ke salah satu sisi), maka rongga yang satu bisa terekspos lebih banyak udara. Ini menyebabkan rongga hidung tersebut kering dan mudah mimisan.

Beberapa orang tidak sadar bahwa septum nasal mereka abnormal, apalagi bila kelainannya minim saja sehingga tak sampai menyebabkan kesulitan bernafas. Sayangnya solusi untuk membenahi penyebab mimisan satu ini hanyalah dengan jalan operasi.

8. Kokain

Gangguan septum juga bisa dipicu oleh penggunaan obat terlarang jenis kokain. Seiring berjalannya waktu, kokain mampu mengikis permukaan dan jaringan dalam hidung. Bila sampai muncul ‘lubang’ pada septum, maka jangan heran bila keluar darah tiba-tiba.

9. Penyakit lainnya

Gangguan liver, ginjal, kecanduan alkohol, dan masalah kesehatan lainnya dapat menurunkan kemampuan darah untuk membeku sehingga penderitanya bisa mimisan sewaktu-waktu. Gangguan jantung seperti hipertensi dan gagal jantung kongestif pun sama karena krisis hipertensi dapat memicu naiknya tekanan darah tiba-tiba.

Penyakit lain yang juga mampu menyebabkan mimisan tiba-tiba antara lain Ebola, OWR (Osler-Weber-Rendu), serta Vond Willebrand.

10. Hidung kemasukan sesuatu

Bila ada obyek tertentu yang masuk dalam hidung, itupun juga bisa memicu mimisan tiba-tiba. Hal ini umumnya terjadi pada anak yang usianya masih kecil.

11. Defisiensi Faktor X

Defisiensi Faktor X atau defisiensi faktor Stuart-Power merupakan kondisi dimana darah kekurangan protein yang disebut dengan faktor X.

12. Barotrauma telinga

Barotrauma telinga merupakan kondisi dimana telinga mengalami ketidaknyamanan akibat perubahan tekanan udara.

13. Kelainan darah (jarang terjadi)

Ada berbagai macam kelainan darah yang menjadi penyebab mimisan tiba-tiba. Salah satunya adalah hemofilia, kondisi dimana darah sukar membeku.

Lainnya adalah ITP (idiopathic thrombocytopenia purpura), keadaan dimana tubuh tak memiliki platelet yang cukup untuk membantu pembekuan darah. Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter bila mimisan tiba-tiba terjadi cukup sering, dan disertai gejala kulit mudah lebam dan luka sukar sembuh.

14. Tumor dan varises (sangat jarang terjadi)

Penyebab mimisan tiba-tiba yang terakhir adalah tumbuhnya tumor jinak di pembuluh darah, atau yang lebih sering disebut dengan istilah hemangioma.  Baik hemangioma maupun varises (melebarnya pembuluh darah di permukaan kulit), keduanya sebenarnya jarang tapi tetap mampu menyebabkan mimisan.

Jadi itulah tadi beberapa penyebab mimisan tiba-tiba yang perlu diketahui. Ingat, jangan panik saat mengalaminya, dan lakukan cara yang benar untuk menghentikannya.

Lihat sumber

DISKUSI TERKAIT

Baca juga