Profilas obat apa?

Profilas adalah obat profilaksi atau pencegahan jangka panjang terhadap penyakit asma bronkial. Obat ini juga dapat digunakan untuk meredakan rinitis akibat alergi serta konjungtivitis. Namun obat ini tidak efektif jika diberikan pada kondisi asma yang sedang berlangsung.

Profilas tersedia dalam bentuk tablet dan syrup yang diproduksi oleh PT. Dankos Farma. Obat ini termasuk obat keras sehingga penggunaannya harus dengan resep dokter. Ketahui lebih lanjut tentang, indikasi, kontraindikasi, dosis lazim, efek samping dan keamanan obat ini untuk ibu hamil dan menyusui pada penjelasan berikut.

Ikhtisar Obat Profilas

Jenis obatAntihistamin, antialergi
KandunganKetotifen
KegunaanMeredakan gejala rhinitis alergi dan terapi pencegahan pada asma bronkial
KategoriObat Resep
KonsumenDewasa dan Anak
KehamilanKategori C
SediaanProfilas tablet 1 mg dan Profilas syrup 1 mg/5 ml

profilas ketotifen tablet dan syrup

Mekanisme Kerja

Cara kerja Profilas dapat dicermati dari mekanisme kerja bahan aktifnya yang berupa ketotifen. Senyawa ini merupakan antagonis histamin yang tidak kompetitif terhadap reseptor H1. Ketotifen bekerja dengan menghambat mediator dari sel mastosit yang kaya akan histamin dan heparin. Dimana histamin dan heparin berperan dalam proses alergi dan anafilaksis.

Ketotifen juga berperan menyeimbangkan sel mastosit sehingga hiperaktivitas dan alergi pada organ tertentu tidak terjadi. Hal itu terutama pada saluran pernapasan dan pembuluh darah.

Indikasi atau Kegunaan Profilas

Profilas digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi berikut ini:

  • Profilaksis atau pencegahan serangan asma bronkial untuk jangka panjang.
  • Mengatasi rinitis akibat alergi seperti mata merah, berarir; bersin-bersin dan ruam.
  • Mengatasi konjungtivitis dan dermatitis secara sistemik.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakan:

  • Memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap ketotifen atau senyawa benzoan yang terdapat pada bentuk sirup.
  • Tidak boleh digunakan bersamaan dengan obat anti diabetes.

Dosis Profilas dan Cara Penggunaan

Profilas tersedia dalam bentuk sediaan dan kekuatan dosis sebagai berikut:

  • Tablet: tiap tablet Profilas mengandung 1 mg ketotifen.
  • Syrup: tiap sendok takar (5 ml) Profilas mengandung 1 mg ketotifen.

Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis Profilas untuk rinitis alergi:

  • Dewasa: 1 mg dua kali sehari atau dapat ditingkatkan hingga 2 mg jika dibutuhkan.
  • Anak-anak: untuk anak besar dari 3 tahun dosisnya sama dengan dewasa.

Dosis Profilas untuk profilaksis asma bronkial:

  • Dewasa: 1 – 2 table sekali sehari.
  • Anak-anak: dalam bentuk table 0,125 ml/KBB sekali sehari. Dalam bentuk syrup 1 mg/5 ml, untuk anak dengan barat badan 14 –  18 kg: 2 ml 2 kali sehar, untuk anak dengan BB 19 – 25 kg: 3 ml 2 kali sehari, untuk anak dengan BB 26 – 35 kg 4 ml 2 kali sehari dan untuk BB > 35: 5 ml 2 kali sehari.

Petunjuk Penggunaan:

  • Obat ini dapat digunakan sebelum atau setelah makan dan dianjurkan cukup minum air putih setelahnya.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 6 – 8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis Profilas pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Profilas

Profilas umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, ada efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

  • Mengantuk
  • Pusing
  • Insomnia
  • Gejala seperti flu
  • Mulut kering
  • Kenaikan berat badan
  • Penglihatan buram dan mata kering
  • Ruam

Efek Overdosis Profilas

Penggunaan Profilas dengan dosis tinggi tanpa pengawasan dokter dapat memicu efek overdosis. Gejala yang mungkin timbul seperti rasa mengantuk berat, sakit kepala, penurunan tekanan darah, kebingungan, kejang (pada anak-anak) hingga pingsan. Jika kondisi ini terjadi segera hubungi unit kegawatdaruratan medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan terbaik segera.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap ketotifen atau obat-obatan lainnya.
  • Penggunaan obat ini pada pasien dengan riwayat epilepsi sebaiknya dalam pengawasan dokter.
  • Obat ini dapat menyebabkan kantuk, hindari mengendarai kendaraan atau alat berat yang menuntut konsentrasi tinggi saat mengonsumsi obat ini.
  • Hindari konsumsi alkohol bersamaan dengan obat ini karena dapat meningkatkan efek sampingnya.
  • Hati – hati penggunaan obat ini pada anak-anak ibu hamil dan menyusui.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Profilas untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Kandungan bahan aktif Profilas berupa ketotifen digolongkan dalam kategori C untuk ibu hamil menurut FDA. Hal itu berarti studi kandungan obat ini pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu penggunaannya pada ibu hamil sebaiknya dihindari atau hanya jika manfaat dirasa lebih baik dari kemungkinan efek yang ditimbulkan.
  • Ketotifen diketahui dapat terekstraksi pada ASI ibu menyusui dan berpotensi membahayakan bayi yang disusui. Oleh karena itu penggunaan Profilas sebaiknya dihindari selama masa menyusui.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Profilas diantaranya yaitu:

  • Obat jenis sedatif, hipnotik, dan antihistamin dapat meningkat efeknya jika dikonsumsi bersamaan dengan obat ini demikian juga dengan efek sampingnya.
  • Dapat berakibat fatal jika dikonsumsi bersamaan dengan obat anti diabetes karena dapat mengurangi jumlah platelet.

Daftar interaksi ini belum mencakup keseluruhan interaksi yang mungkin terjadi. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi dua jenis obat yang belum Anda ketahui risiko interaksinya.