Prohelic obat apa?

Prohelic adalah suplemen makanan untuk ibu hamil dan menyusui. Dikomposisikan dari berbagai vitamin, mineral dan asam lemak yang baik untuk kesehatan ibu hamil. Kandungan zat besi, vitamin B kompleks dan asam folatnya dapat membantu ibu hamil menghindari masalah kesehatan pada bayi akibat kekurangan nutrisi.

Suplemen vitamin dan mineral yang diproduksi oleh PT. Promed Indonesia ini tersedia secara bebas di apotek. Meskipun menggunakannya tidak harus dengan resep dari dokter namun ada baiknya konsultasikan setiap obat yang Anda minum selama kehamilan. Untuk itu ketahui lebih jelas tentang kegunaan, dosis, efek samping dan interaksi Prohelic dengan obat lainnya di artikel ini.

Ikhtisar Obat Prohelic

Jenis obatVitamin dan mineral
KandunganFerrous fumarate , Folic acid, Niacinamide, Vitamin B1, Vitamin B6 , Vitamin B12, Fish Oil 10% EPA dan 50% DHA
KegunaanSebagai suplementasi vitamin dan mineral serta asam lemak esensial yang dibutuhkan bagi ibu hamil
KategoriObat bebas
KonsumenDewasa
KehamilanKategori A
SediaanProhelic kapsul licaps
prohelic suplemen vitamin dan mineral untuk ibu hamil

Prohelic suplemen vitamin dan mineral untuk ibu hamil

Mekanisme Kerja

Cara kerja suplemen ibu hamil Prohelic dapat dicermati dari kandungan bahan aktifnya yaitu:

  • Ferrous fumarate adalah senyawa besi yang mirip dengan zat besi yang terkandung dalam bahan makanan. Zat ini akan membatu ibu hamil menghindari munculnya anemia yang rentan terjadi selama kehamilan.
  • Folic acid merupakan senyawa dari golongan vitamin B yang terbukti sangat bermanfaat untuk ibu hamil dan janinnya. Menghindari kecacatan bawaan pada bayi seperti spina bifida.
  • Niacinamide merupakan vitamin yang dapat membantu menjaga kondisi kulit kulit, saraf dan sistem pencernaan ibu hamil.
  • Vitamin B1 yang berperan dalam metabolisme karbohidrat dapat membantu meningkatkan energi pada ibu hamil dan menjaga sistem saraf tetap baik.
  • Vitamin B6 dapat mengurangi efek morning sickness pada ibu hamil serta menjaga produksi sel darah merah.
  • Vitamin B12 sangat berguna dalam proses pembentukan DNA bayi sehingga menghindari bayi lahir cacat.
  • Fish Oil 10% EPA dan 50% DHA merupakan bahan yang kaya akan asam lemak omega 3 yang baik untuk kehamilan. Meningkatkan EPA dan DHA selama kehamilan diketahui dapat mencegah kelahiran prematur, mengurangi risiko preeklampsia, dan meningkatkan berat badan bayi. Minyak ikan juga bermanfaat untuk meningkatkan produksi asi ibu menyusui dan menekan stres biasa munculpada ibu hamil dan menyusui.

Indikasi atau Kegunaan Prohelic

Prohelic digunakan sebagai suplementasi vitamin, mineral dan asam lemak yang baik untuk melengkapi nutrisi ibu hamil dan menyusui.

Kontraindikasi

Prohelic dikombinasikan dari beberapa vitamin, mineral dan asam lemak yang secara alami memang dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga cukup aman untuk digunakan bahkan oleh ibu hamil dan menyusui. Namun jika muncul reaksi alergi atau jika Anda memiliki hipersesitivitas terhadap salah satu kandungan suplemen ini, Sebaiknya hindari penggunaannya.

Dosis Prohelic dan Cara Penggunaan

Preholic tersedia dalam bentuk sediaan tablet licaps dengan kekuatan dosis per tablenya seperti berikut:

  • Ferrous fumarate: 90 mg
  • Folic acid: 0,8 mg
  • Niacinamide: 30 mg
  • Vitamin B1: 6,0 mg
  • Vitamin B6: 5,0 mg
  • Vitamin B12: 0,025 mg
  • Fish Oil 10% EPA dan 50% DHA: 200 mg

Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Atau sesuai dengan yang tertera dalam kemasan obat.

Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis Prohelic untuk ibu hamil dan menyusui

  • 1 kapsul (licaps) sekali sehari. Atau sesuai yang anjuran dokter.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini setelah makan, atau bersamaan dengan makan agar diserap dengan baik dipencernaan atau jika muncul rasa tidak nyaman di saluran cerna.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.

Efek Samping Prohelic

Prohelic umumnya ditoleransi dengan baik. Namun beberapa efek samping ringan mungkin terjadi seperti feses yang berwarna lebih gelap (efek dari zat besi), umumnya akan membaik setelah penghentian penggunaan obat. Jika muncul reaksi alergi seperti gatal dan ruam pada kulit dan wajah atau muncul mual dan muntah. Segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter Anda meskipun hal ini sangat jarang terjadi.

Efek Overdosis Prohelic

Belum ada data yang menunjukkan adanya efek overdosis penggunaan suplemen ini. Namun penggunaan dosis yang terlalu tinggi mungkin menyebabkan gangguan pada ginjal. Oleh karena itu selalu konsultasikan dengan dokter jika akan menambahkan dosis melebihi yang dianjurkan.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Pastikan Anda tidak memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap kandungan suplemen ini.
  • Berhati-hatilah menggunakan obat ini pada penderita gangguan fungsi hati.
  • Minyak ikan diketahui dapat menurunkan tekanan darah. Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami takenan darah rendah.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Prohelic untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Prohelic dengan kombinasi multivitamin, mineral dan asam lemak yang dikandungnya sangat dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil. Asam folatnya diyakini mampu mengurangi risiko kelainan tulang belakang pada bayi (spina bifida). Vitamin B kompleksnya juga sangat bermanfaat untuk bayi dalam kandungan serta untuk menjaga kesehatan ibu hamil.
  • Prohelic juga sangat dianjurkan dikonsumsi ibu menyusui. Kandungan asam lemak omega 3 pada suplemen ini diketahui dapat membantu meningkatkan produksi ASI dan menurunkan tingkat stres yang sering terjadi pada ibu menyusui.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Prohelic diantaranya:

  • Obat-obatan yang menghambat pembekuan darah (antikoagulan) dapat berinteraksi dengan minyak ikan (asam lemak omega 3). Penggunaan bersamaan meningkatkan risiko pendarahan dan memar.
  • Antibiotik kuinolon dapat berinteraksi dengan zat besi yang menyebabkan turunnya efektifitas antibotik jenis ini.