proris syrup untuk anak

Proris Syrup obat apa?

Proris Syrup adalah obat pereda demam dan nyeri yang kerap diresepkan untuk anak-anak. Kandungan ibuprofen pada obat ini membantu mengurangi nyeri dan demam yang biasanya muncul akibat sakit gigi, flu, pilek, pasca operasi, atau efek sekunder dari infeksi tertentu.

Proris Syrup merupakan jenis obat bebas terbatas yang dapat dikonsumsi tanpa resep dokter. Namun penggunaannya harus tetap hati-hati sesuai dengan yang tertera pada kemasan obat. Sebagai tambahan informasi, berikut kami ulas kegunaan, dosis lazim, kontraindikasi, efek samping, kemungkinan interaksi Proris Syrup dengan obat lain serta informasi keamanan obat ini untuk ibu hamil atau menyusui.

Ikhtisar Obat Proris Syrup

Jenis obatAnalgesik, antipiretik
KandunganIbuprofen
KegunaanPereda nyeri dan sakit kepala serta menurunkan panas
KategoriObat bebas terbatas
KonsumenAnak-anak dan dewasa
KehamilanKategori C
SediaanProris Syrup 60 mL

Mekanisme Kerja

Cara kerja Proris Syrup dapat dicermati dari kandungan bahan aktifnya yang berupa ibuprofen. Ibuprofen merupakan obat dari golongan analgesik (pereda nyeri), antipiretik (pereda demam) serta anti-inflamasi. Mekanisme kerja ibuprofen belum diketahui secara pasti. Namun diduga kuat senyawa ini secara non-selektif mampu menghambat enzim siklooksigenase.

Enzim siklooksigenase (COX) terlibat dalam sintesis prostaglandin yang dikenal sebagai mediator terbentuknya rasa sakit dan peradangan. Enzim siklooksigenase jua dapat mempengaruhi sintesis thromboxane yang merupakan stimulator pembekuan darah.

Namun, karena prostaglandin juga memiliki fungsi lain, yaitu sebagai pelindung saluran pencernaan dari bahaya zat asam. Penghambatan produksi prostaglandin oleh enzim siklooksigenase dapat berakibat meningkatnya risiko luka pada saluran pencernaan. Itulah mengapa Proris Syrup harus dikonsumsi setelah makan atau bersamaan dengan makan untuk mengurangi risiko efek sampingnya.

Indikasi atau Kegunaan Proris Syrup

Proris Syrup digunakan untuk meredakan nyeri, peradangan, demam, serta sakit kepala yang biasanya muncul ketika sedang flu, pilek, pasca operasi, sakit gigi, cidera ringan yang menyebabkan pembengkakan serta kondisi lain yang memicu munculnya peradangan dan nyeri.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakan:

  • Orang yang memiliki riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap ibuprofen.
  • Penderita asma.
  • Memiliki riwayat pendarahan saluran pencernaan, perforasi, atau ulserasi yang berhubungan dengan penggunaan obat NSAID.
  • Penderita gangguan fungsi hati dan ginjal berat.
  • Penderita gagal jantung parah atau baru saja menjalani operasi cangkok baypass arteri koroner.
  • Wanita hamil trimester ke 3.

Dosis Proris Syrup dan Cara Penggunaan

Proris Syrup tersedia dalam bentuk sediaan suspensi dengan kekuatan dosis 100 mg per sendok takar (5 ml).

Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Atau berdasarkan dosis yang tertera pada kemasan obat.

Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis Proris syrup untuk meredakan nyeri, demam dan inflamasi

  • Dosis dewasa: 2 sendok takar (10 ml), 3 – 4 kali sehari.
  • Dosis anak-anak:
    • Umur 8 – 12 tahun: 10 ml (dua sendok takar), 3 – 4 kali sehari.
    • Umur 3 – 7 tahun: 5 ml (satu sendok takar), 3 – 4 kali sehari.
    • Umur 1 – 2 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml), 3 -4 kali dalam sehari.
    • Dosis untuk anak di bawah umur 1 tahun sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini setelah makan atau bersamaan dengan makan, terutama jika muncul rasa tidak nyaman di pencernaan setelah mengonsumsinya.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 8 jam atau per 6 jam sekali. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis Proris Syrup pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Proris Syrup

Proris Syrup umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, beberapa efek samping mungkin muncul dan perlu diperhatikan. Efek samping Proris Syrup meliputi:

  • Efek yang paling sering muncul pada anak-anak adalah nyeri perut, kembung dan nyeri uluhati.
  • Mual dan muntah

Efek Overdosis Proris Syrup

Belum ada data yang menunjukkan kejadian overdosis Proris Syrup. Namun konsumsi dengan dosis berlebihan tanpa petunjuk dokter dan digunakan dalam waktu yang lama mungkin menyebabkan overdosis.

Gejala overdosis yang muncul dapat berupa mual dan muntah, nyeri perut parah, vertigo, insomnia, pusing, tinitus, pingsan, muntah bercampur darah, feses berwarna hitam kemerahan atau pendarahan di feses, serta kejang-kejang. Jika kondisi ini terjadi segeralah bawa penderita ke unit kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan tepat sesegera mungkin.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika memiliki riwayat alergi terhadap ibuprofen atau jenis obat NSAID lainnya seperti aspirin. Jika setelah mengonsumsi Proris Syrup muncul reaksi alergi seperti pembengkakan pada wajah terutama area mata dan bibir, muncul ruam pada kulit dan kesulitan bernapas, segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal, gangguan fungsi jantung, pendarahan yang tidak biasa.
  • Hati-hati penggunaan pada ibu hamil trimester 1 dan 2.
  • Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat penekan susunan saraf pusat dan antikoagulan.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Proris Syrup untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Bahan aktif Proris Syrup berupa ibuprofen digolongkan dalam kategori C untuk ibu hamil. Hal itu berarti studi ibuprofen pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu, konsumsi obat ini pada wanita hamil sebaiknya dihindari terutama pada kehamilan di trimester 3 kehamilan.
  • Ibuprofen diketahui dapat terekskresi dan mengontaminasi ASI ibu menyusui dan berpotensi mengganggu kesehatan bayi yang menyusu. Oleh karena itu konsumsi obat mengandung ibuprofen sebaiknya dihindari selama masa menyusui.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Proris Syrup, diantaranya yaitu:

  • Obat NSAID (seperti aspirin, diclofenac, naproxen, asam mefenamat). Meningkatakan efek samping ulserasi dan perforasi pada saluran pencernaan.
  • Obat antikoagulan (warfarin). Meningkatkan efek samping tukak saluran cerna.
  • Ciclosporin dan tacrolimus. Meningkatkan risiko hiperkalemia dan toksisitas pada ginjal.
  • Obat jenis penghambat ACE. Menurunkan efektivitas obat antihipertensi jenis penghambat ACE.