Protagenta obat apa?

Protagenta adalah obat untuk mengatasi mata kering akibat kurangnya produksi air mata. Obat tetes mata ini juga kerap digunakan sebagai pelumas lensa kontak. Kandungan PVP dari obat ini bertindak sebagai antiseptik sehingga dapat membersihkan mata dan meringankan iritasi.

Obat tetes mata yang diproduksi oleh Cendo ini merupakan obat bebas yang dapat dibeli di apotik tanpa resep dokter. Namun penggunaannya tetap harus sesuai dengan yang dianjurkan pada kemasannya. Ketahui lebih lanjut tentang dosis, efek samping, interaksi dan keamanannya untuk ibu hamil pada artikel ini.

Ikhtisar Obat Protagenta

Jenis obatObat tetes mata
KandunganPolyvinylpyrrolidone (PVP), vitamin A, natrium hyaluronat
KegunaanMeredakan mata kering akibat kurangnya produksi air mata dan untuk pelumas lensa kontak
KategoriObat Bebas
KonsumenDewasa
KehamilanBelum diketahui
SediaanProtagenta eye drop, Protagenta MD
protagenta obat tetes mata

Protagenta obat tetes mata, sediaan eye drop dan MD (minidose)

Mekanisme Kerja

Cara kerja Protagenta dapat diketahui dari bahan aktif penyusunnya yang berupa:

  • Polyvinylpyrrolidone (PVP), merupakan polimer sintetis yang larut dalam air yang memiliki sifat antiseptik karena merupakan bentuk kompleks dari yodium.
  • Vitamin A, diketahui sebagai senyawa penting dalam perkembangan dan fungsi penting mata, kulit dan sistem imun tubuh.
  • Natrium hyaluronat, umumnya digunakan dalam prosedur pembedahan mata serta digunakan untuk menghilangkan rasa terbakar pada mata akibat iritasi dan kekeringan pada mata dan untuk mempercepat perbaikan pada gangguan permukaan okular mata.

Indikasi atau Kegunaan Protagenta

Protagenta obat tetes mata digunakan untuk mengatasi mata kering dan iritasi akibat kurangnya produksi air mata. Kondisi ini dapat muncul akibat dari berbagai faktor seperti usia tua, iritasi lokal akibat debu, penggunaan lensa kontak dalam jangka waktu lama, mata kering akibat jarang berkedip karena terlalu lama menatap komputer untuk menulis atau membaca.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakan:

  • Orang yang memiliki riwayat hipersensitivitas dengan kandungan bahan aktif Protagenta tidak dianjurkan menggunakan obat tetes mata ini.

Dosis Protagenta dan Cara Penggunaan

Protagenta tersedia dalam bentuk sediaan obat tetes mata dan obat tetes mata mini-dose dengan kekuatan dosis seperti berikut:

  • Protagenta Eye drop 5 ml tiap ml larutannya mengandung polyvinylpyrrolidone (PVP) 20 mg, vitamin A, dan natrium hyaluronat.
  • Protagenta MD (mini-dose) 0,6 ml tiap mililiter larutannya mengandung polyvinylpyrrolidone (PVP) 20 mg, vitamin A, dan natrium hyaluronat.

Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Atau berdasarkan dosis yang disarankan pada kemasan obat tersebut.

Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

  • Dosis untuk mata kering: 1 – 2 tetes sebanyak 4 – 5 kali sehari pada mata yang sakit.
  • Dosis untuk pelumas lensa kontak: 1 – 2 tetes di bagian dalam lensa kontak.

Petunjuk Penggunaan:

  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Sebelum penggunaan bersihkan tangan terlebih dahulu dan hindari kontaminasi pada ujung tube eye drop, teteskan 1-2 tetes pada mata yang sakit dengan posisi kepala menengadah. Setelah itu tutup mata kurang 1-2 menit dan pijat bagian pinggir mata agar cairan obat tetes mata ini tidak mengalir keluar.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 6 – 8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk menggunakannya pada jam yang sama setiap hari.

Efek Samping Protagenta

Protagenta umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, beberapa efek samping mungkin muncul dan perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

  • Iritasi semakin parah.
  • Pembengkakan kelopak mata.
  • Penghlihatan buram.
  • Sensitifitas terhadap cahaya.

Efek samping di atas umumnya termasuk jarang terjadi dan biasanya muncul akibat penggunaan jangka panjang.

Efek Overdosis Protagenta

Belum ada data yang menunjukkan efek overdosis dari protagenta. Namun penggunaan jangka panjang terus menerus dapat memicu efek samping obat ini menjadi semakin parah. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan dengan dokter mata jika efek samping obat ini muncul dan semakin parah.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Pastikan Anda tidak memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Obat ini hanya digunakan untuk pemakaian luar.
  • Tidak dianjurkan digunakan oleh anak-anak
  • Jika muncul rasa sakit pada mata dan terjadi perubahan penglihatan selama lebih dari 72 jam. Maka hentikan penggunaan obat tetes mata ini dan segera konsultasikan dengan dokter mata Anda.
  • Obat ini tidak untuk disuntikan.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Protagenta untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Belum ada data yang menunjukkan risiko penggunaan Protegenta pada ibu hamil baik pada semester pertama, kedua maupun ketiga. Oleh karena itu untuk menjaga kondisi ibu hamil tetap sehat dan menghindari risiko yang mungkin ditimbulkan oleh obat maka sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter kandungan Anda.
  • Belum ada data yang menunjukkan apakah kandungan protagenta dapat terekstraksi dalam ASI ibu menyusui sehingga potensi bahayanya untuk bayi belum diketahui. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter Anda sebelum menggunakan obat tetes mata ini selama menyusui.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan bahan aktif protagenta. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan dengan dokter mata Anda jika akan menggunakan obat tetes mata ini dengan jenis obat pengobatan mata lainnya secara bersamaan.