Silex Syrup obat apa?

Silex syrup adalah obat untuk mengobati batu berdahak yang disebabkan oleh flu, bronkitis, faringitis, batuk rejan (batuk 100 hari) atau batuk akibat kebiasaan merokok, selain itu juga akan membantu melegakan pernafasan. Dari segi komposisi bahan aktifnya obat ini merupakan kombinasi antara obat kimia dan obat herbal.

Komposisi utamanya berupa guesefanin merupakan ekspektoran yang dapat melancarkan sumbatan yang disebabkan oleh produksi mucus atau dahak pada hidung dan saluran nafas. Komposisi bahan herbal seperti ekstrak thyme, ekstrak pimula, ekstrak tanaman marshmallow dan beberapa bahan lainnya merupakan pelengkap yang dapat menghilangkan gejala batuk berdahak lainnya.

Ketahui lebih lanjut tentang kegunaan, dosis, efek samping dan keamanan obat batuk berdahak dari Darya Varia ini pada artikel di bawah ini.

Ikhtisar Obat Silex Syrup

Jenis obatKombinasi ekspektoran dan herbal
KandunganGuaifenesin, ekstrak thyme , ekstrak primula, ekstrak althaea, ekstrak sherpylli, minyak eukaliptus, minyak anise
KegunaanMengobati batuk berdahak yang disebabkan oleh:

  • Flu
  • Bronkitis
  • Faringitis
  • Batuk rejan
  • Batuk akibat merokok
KategoriObat Bebas terbatas
KonsumenDewasa dan Anak
KehamilanKategori C
SediaanSilex Syrup 100 ml
silex syrup kemasan botol 100 ml

Silex syrup kemasan botol 100 ml

Mekanisme Kerja

Silex syrup obat batuk berdahak dapat dicermati cara kerjanya berdasarkan bahan aktif penyusunnya. Bahan aktif obat ini diantaranya yaitu:

  • Guaifenesin merupakan senyawa yang bersifat ekspektoran yaitu dapat meningkatkan keluaran dahak dari saluran bronkial dengan cara mengurangi daya rekat dan tegangan permukaan dahak. Dengan bertindak sebagai iritan pada reseptor vagal lambung
  • Thyme merupakan tanaman dengan khasiat beragam, sering sajikan dalam bentuk teh untuk menurunkan demam. Tanaman ini banyak mengandung vitamin C yang dipercaya dapat meningkatkan sistem imun. Thyme atau thymus ini juga dapat dijadikan pelega saluran nafas pada penderita gangguan pernafasan.
  • Primula merupakan tanaman herbal yang sering digunakan sebagai ekspektoran untuk mengurangi batuk akibat flu.
  • Althaea merupakan salah satu tanaman herbal dengan kemampuan melindungi lapisan kulit dan saluran pencernaan dari infeksi serta dapat digunakan untuk meringankan batuk dan penyembuhan luka.
  • Droserae atau disebut juga sundew merupakan tanaman herbal yang dapat melegakan saluran nafas dengan mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan dalam bentuk batuk. Herbal ini juga dapat meringankan sesak dan otot kaku.
  • Serpylli merupakan herbal dari jenis thyme yang memiliki kemampuan ekspektorant untuk melegakan pernafasan. Sering digunakan untuk membersihkan mulut yang sedang mengalami inflamasi akibat sakit gigi misalnya.
  • Minyak eukaliptus sudah dikenal sejak lama sebagai bahan obat untuk menghangatkan tubuh serta melegakan batuk, pilek dan bronkitis.
  • Minyak anise  atau biasa disebut juga minyak adas manis merupakan bahan herbal yang ampuh untuk merawat gangguan pencernaan. Manfaat ini digunakan untuk meringankan efek samping dari bahan-bahan lainnya terhadap pencernaan.

Indikasi atau Kegunaan Silex Syrup

Silex syrup diindikasikan untuk mengatasi batuk yang disertai dahak yang biasanya disebabkan karena adanya iritasi pada saluran pernafasan seperti pada kondisi berikut ini:

  • Bronkitis
  • Faringitis
  • Flu
  • Batuk rejan
  • Batuk akibat kebiasaan merokok

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita batuk berdahak yang diketahui memiliki hipersensitifitas atau alergi terhadap salah satu bahan aktif obat ini tidak dianjurkan menggunakan Silex.

Dosis Silex Syrup dan Cara Penggunaan

Silex syrup tersedia dalam sediaan botol dengan dan kekuatan dosis per 5 ml nya mengandung:

  • Guaifenesin: 37,5 mg.
  • Ekstrak thyme: 250 mg.
  • Ekstrak primula: 50 mg.
  • Ekstrak althaea: 175 mg.
  • Ekstrak droserae: 25 mg.
  • Ekstrak serpylli: 175 mg.
  • Minyak eukaliptus: 0,5 mg.
  • Minyak anise: 1,25 mg.

Ingat! Dosis yang tepat adalah yang  sesuai dengan anjuran dokter Anda didasarkan pada berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain.

Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis Silex syrup untuk mengobati batuk berdahak akibat flu, bronkitis, faringitis, batuk rejan dan batuk akibat merokok

  • Dosis dewasa: 15 ml (3 sendok makan) 3 – 4 kali sehari.
  • Dosis anak-anak umur 2 – 12 tahun: 5 ml (1 sendok makan) 3-4 kali sehari.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini setelah makan dan dianjurkan banyak minum air putih setelahnya.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 6-8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis Silex pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Silex

Silex umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, ada efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

  • Diare.
  • Sakit kepala.
  • Galigata.
  • Mual dan muntah.
  • Konstipasi.
  • Nyeri perut.
  • Ruam kulit

Umumnya efek samping ringan akan hilang dengan sendirinya setelah penghentian penggunaan obat. Jika beberapa efek samping ini muncul dan semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter Anda.

Efek Overdosis Silex

Belum ada data yang menunjukkan adanya efek overdosis penggunaan Silex. Namun penggunaan dalam dosis besar dalam jangka waktu yang lama tanpa resep dokter dapat meningkatkan risiko efek samping yang menyebabkan overdosis. Jika mual dan muntah parah, kesulitan bernafas atau nyeri perut dan diare parah. Sebaiknya segera hubungi unit pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika memiliki riwayat alergi terhadap bahan aktif obat ini. Penggantian jenis obat mungkin akan dilakukan.
  • Hindari mengendarai kendaraan atau menggunakan alat berat yang menuntut konsentrasi tinggi karena kandungan gueifenesin pada  obat ini dapat menyebabkan kantuk.
  • Obat batuk dengan kandungan gueifenesin

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Silex untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Salah satu bahan aktif Silex syrup yaitu guesefanin digolongkan dalam kategroi C untuk ibu hamil oleh FDA. Hal ini berarti studi penggunaan obat ini pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu penggunaannya sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter atau jika manfaatnya lebih besar dari efek samping yang mungkin muncul.
  • Belum diketahui apakah bahan aktif Silex dapat terekstraksi dalam ASI ibu menyusui. Namun sepertihalnya obat-obatan lain yang dapat mengotaminasi ASI dan berpotensi mengganggu kesehatan bayi, sebaiknya penggunaan obat ini di konsultasikan dahulu dengan dokter Anda.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.