Berhubungan di Luar Masa Subur Apakah Bisa Menyebabkan Hamil?

Selamat sore dok mau tanya, apakah berhubungan dengan suami di luar waktu masa subur bisa menyebabkan hamil.. siklus haid saya teratur 28 hari, bulan kemarin saya haid tanggal 28 januari dan tgl 19 februari suami saya pulang dan kita selalu melakukan setiap hari, apakah ada kemungkinan saya bisa hamil dok,, karena waktu sekarang ini bukan masa subur lagi bukan?

Dokter Menjawab:

Selamat pagi.

Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

Kehamilan tidak akan terjadi jika pembuahan tidak dilakukan pada masa subur atau masa ovulasi. Masa subur seorang wanita sebenarnya bisa diprediksi melalui sistem kalender namun hal ini kadang sulit dilakukan pada wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur. Masa subur juga bisa ditentukan dengan pengecekan menggunakan alat khusus yang menyerupai strip testpack kehamilan. Alat ini bisa dibeli di apotik.

Untuk mengetahui masa subur seorang wanita melalui metode sistem kalender dibutuhkan data siklus  haid setidaknya dalam 3 bulan terakhir. Pada wanita yang memiliki siklus haid teratur selama 28 hari maka masa ovulasi (keluarnya sel telur) terjadi 14 hari sebelum siklus menstruasi berikutnya berlangsung atau dengan kata lain masa subur terjadi pada hari ke 14 dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Sedangkan pada wanita yang siklus haidnya tidak teratur maka perlu pengamatan selama 3 hingga 6 bulan terakhir. Siklus haid terpendek dikurang 18 hari dan siklus terpanjang dikurang 11 hari bisa dijadikan patokan untuk menentukan masa ovulasi.

Umur sel telur hanya berkisar selama 24 jam (1 hari). Oleh karena itu untuk meningkatkan peluang kehamilan maka hubungan dilakukan pada hari ke 12 hingga hari 16 sebelum periode haid berikutnya berlangsung. Silakan anda periksakan diri secara langsung dengan dokter untuk mendapat penjelasan lebih detail.

Silakan baca artikel berikut ini:

Kalkulator Masa Subur Wanita

Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer