Teosal adalah jenis obat bronkodilator yang mengandung teofilin dan salbutamol. Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan akibat penyempitan saluran bronkus, seperti asma bronkial dan bronkitis kronis. Kegunaan obat Teosal lainnya termasuk untuk mengatasi penyakit paru obstrukstif kronik (PPOK).

Mengenal Obat Teosal

Di apotek obat Teosal tersedia dalam bentuk tablet dan syrup dengan komposisi masing-masing sebagai berikut:

Tiap sendok takar Teosal sirup (5 ml) mengandung:

  • Salbutamol sulphate setara dengan salbutamol base 0,5 mg.
  • Theophylline anhydrate 50 mg.

teosal

Tiap satu tablet Teosal mengandung:

  • Salbutamol sulphate setara dengan salbutamol base 1 mg.
  • Theophylline anhydrate 130 mg.

Kandungan obat-obatan tersebut memiliki fungsi tersendiri untuk mengatasi gangguan pernapasan akibat penyempitan saluran bronkus. Adapun fungsi Teofilin dan Salbutamol adalah:

  • Teofilin : merupakan obat golongan xanthine bronchodilator yang digunakan untuk mengatasi gangguan atau obstruksi pernapasan, seperti asma, emfisema, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Obat ini membantu mempermudah proses pernapasan dan juga meredakan gejala batuk, sesak napas, dan napas parau dengan cara membuka bronkus menjadi lebih lebar, sehingga membuat otot-otot saluran pernapasan lebih rileks.
  • Salbutamol : Salbutamol merupakan obat golongan beta adrenergik agonis yang secara langsung dapat membuat otot-otot polos pada bronkus menjadi lebih rileks. Selain itu, salbutamol juga dapat menurunkan  kontraktilitas uterus karena efek tokolitik yang dimilikinya.

Dengan demikian, Teosal dapat digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan, sepertiasma bronkial dan bronkitis kronis dengan cara memperlebar dan merelaksasi otot-otot pada saluran bronkus.

Indikasi dan Kegunaan

Teosal obat apa? Berdasarkan kandungan obat tersebut, maka suplemen anak ini dapat digunakan untuk:

  • Membantu mengobati penyakit asma bronkial.
  • Bronkitis akut dan kronis.
  • Bronkitis asmatik.
  • Emfisema pulmoner pada penyakit paru obstrukstif kronik (PPOK).

Kontraindikasi

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua orang dapat menggunakan obat ini, ada beberapa orang dengan kondisi medis tertentu yang tidak boleh menggunakan obat teosal, yaitu :

  • Memiliki hipersensitif atau alergi terhadap Teosal atau kandungan obat di dalamnya.
  • Penderita tirotoksikasi (krisis tiroid).
  • Penderita tukak lambung.
  • Memiliki hipertiroidisme.

Dosis Teosal dan Cara Pemakaian

Dosis yang tepat sesuai petunjuk dokter. Adapun dosis lazim yang direkomendasikan yaitu:

Dosis Teosal Tablet:

  • Dewasa, dosis yang dianjurkan adalah 1 tablet yang diminum sebanyak 3 kali sehari.
  • Anak- anak (usia 6-12 tahun), dosis yang dianjurkan adalah 1/2 tablet yang diminum sebanyak 3 kali sehari.

Dosis Teosal Sirup:

  • Anak-anak 6-12 tahun : 2-4 kali sehari, 1-2 sendok takar.
  • Anak-anak 2-6 tahun : 2-4 kali sehari, ½-1 sendok takar.

Efek Samping Teosal

Seperti halnya dengan obat-obat lainnya, Teosal juga berpotensi menyebabkan efek samping. Efek samping yang umum terjadi diantaranya:

  • Sakit kepala.
  • Mual dan muntah.
  • Palpitasi jantung (detak jantung tidak normal).
  • Takikardia (detak jantung lebih cepat dari biasanya)
  • Hipokalemia (rendahnya kadar kalium dalam darah).
  • Pada dosis besar dapat menyebabkan tremor halus pada otot skelet.

Selain efek samping tersebut, pada pasien anak-anak ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi, yaitu:

  • Demam.
  • Hematemesis (muntah darah).
  • Stimulan sistem saraf pusat.
  • Diaforesis (keringat berlebih).

Peringatan dan Perhatian

Obat ini tergolong ke dalam obat keras karena ditandai dengan huruf K dalam lingkaran merah. Itulah sebabnya, sebelum dan selama menggunakan obat ini, penting sekali untuk memperhatikan hal-hal berikut:

  • Pemberian kepada wanita hamil dan ibu menyususi, sebaiknya atas rekomendasi dari dokter.
  • Pemberian pada pasien anak-anak di bawah 6 tahun, sebaiknya atas relkomendasi dari dokter dan dengan pengawasan dari orang tua.
  • Pemberian pada pasien dengan usia di atas 55 tahun, harus sesuai dosis dan saran dari dokter.
  • Bagi penderita dengan penyakit jantung, sebaiknya berhati-hati untuk menggunakan obat ini.
  • Hati-hati penggunaan obat ini bagi penderita hipertensi berat, gangguan fungsi hati, penyakit paru-paru kronik, dan epilepsi.

Untuk menghindari interaksi obat dan meningkatkan risiko efek samping, sebaiknya Anda memberi tahu dokter terkait riwayat penyakit, penggunaan obat-obatan tertentu. Selain itu, konsultasikan juga mengenai gejala yang sering muncul ketika Anda tidak minum obat.

Gunakanlah obat teosal ini sesuai dengan dosis yang disarankan oleh dokter. Jangan memutuskan untuk menambah dan meminumnya lagi tanpa saran atau petunjuk dari dokter.