Cara Memerahkan Bibir dengan Odol (Pasta Gigi)

Bibir merupakan bagian penting wajah yang sangat berpengaruh pada penampilan. Bibir yang sehat kemerahan dan tidak pecah-pecah pasti jadi dambaan banyak orang. Beragam cara dilakukan agar bibir memerah cantik dan sehat. Cara tidak biasapun kadang dilakukan, seperti memerahkan bibir dengan odol. Benarkan cara ini efektif? ketahui jawabannya pada uraian berikut ini.

Pasta gigi atau odol sudah jadi kebutuhan sehari-hari guna menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kita disarankan untuk menggosok gigi dengan odol minimal 2 kali sehari atau setelah selesai makan dan sebelum tidur. Selain fungsi utamanya itu, pasta gigi ternyata juga kerap digunakan untuk memerahkan bibir. Tidak sedikit dari mereka yang mencoba cara ini mendapatkan hasil yang memuaskan.

cara memerahkan bibir dengan odol

Bibir merupakan bagian wajah dengan jenis kulit yang cukup sensitif karena lebih tipis dari kulit lain dan tidak memiliki kelenjar keringat. Oleh karena itu sebelum mengoleskan odol pada bibir sebaiknya kita cari tahu dahulu kandungan, manfaat dan efek samping odol bagi bibir.

Apa saja kandungan pasta gigi (odol)?

Secara umum produk pasta gigi yang dijual dipasaran memiliki komposisi dan kandungan yang sama atau paling tidak mengandung beberapa jenis bahan dasar yang sama. Berikut ini beberapa bahan yang umumnya terdapat pada odol, diantaranya yaitu:

  • Agen abrasif, tugas bahan ini pada pasta gigi adalah sebagai pengikis sisa-sisa makanan, noda atau bakteri, namun tidak sampai merusak enamel gigi. Beberapa bahan yang sering digunakan seperti kalsium karbonat, silika gel dihidrat, dikalsium fosfat dihidrat atau magnesium trisilikat.
  • Flouride, merupakan bahan penting yang menjadi komponen utama odol. Flouride lah yang membantu menjaga gigi dari karang gigi dan gigi berlubang. Mineral ini juga dapat membantu menguatkan enamel gigi. Namun beberapa jenis pasta gigi tidak mengandung bahan ini untuk tujuan tertentu.
  • Humektan, adalah bahan yang dicampurkan dalam pasta gigi untuk mencegah hilangnya air sehingga pasta gigi tidak mudah mengeras. Gliserol dan sorbitol merupakan bahan yang sering digunakan sebagai humektan pada odol.
  • Detergen, merupakan salah satu bahan penting penyusun pasta gigi karena bahan inilah yang bekerja memutihkan gigi dan memunculkan busa saat menggosok gigi. Salah satu jenis detergen yang sering digunakan untuk pasta gigi adalah sodium lauryl sulfat.
  • Perasa, bukan termasuk bahan utama pada odol namun dianggap cukup penting karena sebagian besar bahan utama odol tidak memiliki rasa atau cenderung pahit. Oleh karena itu dibutuhkan perasa agar menyikat gigi tetap nyaman. Perasa artifisial seperti seperti sakarin atau perasa mint biasanya ditambahkan juga pada odol.
  • Zat pengikat, merupakan senyawa koloid hidrofolik yang tugasnya mengikat air dan berfungsi menstabilkan bahan-bahan penyusun pasta gigi agar tidak terjadi gumpalan padat.

Setelah mengetahui kandungan apa saja yang terdapat dalam pasta gigi. Mari kita cermati apakah bahan-bahan itu bermanfaat untuk bibir ataukah malah berbahaya.

Benarkah odol atau pasta gigi dapat memerahkan bibir?

Berdasarkan kandungan odol secara umum di atas diketahui bahwa pasta gigi mengandung agen abrasif untuk membersihkan kotoran gigi. Bahan ini dapat bertindak seperti agen eksfoliator (scrub) yang dapat mengangkat sel kulit mati di lapisan kulit bibir. Sehingga odol juga dirasa cukup ampuh untuk membantu memerahkan bibir yang hitam.

Selain itu, kandungan flouride dan mint pada odol diketahui dapat membantu memerahkan bibir. Mengingat daun mint merupakan bahan alami yang dapat memerahkan bibir. Odol juga mengandung senyawa humektan (pengikat air) yang dapat berfungsi sebagai pelembab bibir. Senyawa ini bertindak seperti madu (humektan alami) jika dioleskan di bibir.

Namun selain manfaatnya itu odol juga mengandung detergen (sodium lauryl sulfat). Senyawa detergen jika digunakan dalam jangka waktu lama dapat memicu bibir kering dan pecah-pecah. Oleh karena itu, memerahkan bibir dengan odol sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering untuk menghindari efek samping yang ditimbulkan atau gunakan pasta gigi yang mengandung sedikit detergen.

Cara memerahkan bibir dengan odol

Setelah tahu beberapa manfaat odol untuk bibir seperti diuraikan di atas. Perlu diketahui juga cara menggunakan odol untuk memerahkan bibir. Hal ini penting karena penggunaan odol secara berlebihan di bibir malah dapat memicu masalah pada bibir. Oleh karena itu berikut kami rangkumkan beberapa cara memerahkan bibir dengan odol yang aman:

1. Menggunakan odol saja

Sebelum memutuskan menggunakan odol untuk memerahkan bibir ada baiknya perhatikan jenis odol yang Anda gunakan. Disarankan untuk menggunakan pasta gigi yang mengandung sedikit detergen (periksa pada komposisinya) serta usahakan yang berwarna putih bukan yang bentuknya gel. Odol berwarna putih umumnya lebih banyak kandungan agen abrasifnya.

Berikut cara memerahkan bibir dengan pasta gigi:

  • Siapkan odol/pasta gigi yang rendah atau tanpa detergen.
  • Keluarkan odol sebesar biji kacang di ujung jari.
  • Oleskan merata pada bibir sambil di pijat dengan arah melingkar. Diamkan kurang lebih 15 menit. Hindari mengoleskan odol terlalu tebal.
  • Setelah itu bilas dengan air dingin dan keringkan dengan handuk.
  • Lakukan cara ini 2 – 3 kali seminggu hingga diperoleh hasil yang diinginkan.

2. Menggunakan campuran odol dan madu

Madu dikenal sebagai bahan alami yang baik untuk melembabkan dan menjaga kesehatan bibir. Campuran bahan ini dengan odol dapat menambah khasiatnya untuk memerahkan bibir dan melembutkannya. Cara menggunakan campuran odol dan madu ini seperti berikut:

  • Sediakan odol seukuran biji jagung dalam sebuah wadah, kemudian tambahkan madu satu sendok makan.
  • Aduk kedua bahan ini hingga tercampur rata.
  • Oleskan pada bibir secara merata dan lakukan pijatan dengan arah melingkar kemudian biarkan selama 15 menit.
  • Setelah itu bersihkan dengan air dingin dan keringkan dengan handuk.
  • Lakukan cara ini 2 atau 3 kali seminggu hingga didapat hasil yang memuaskan.

Baca juga: Khasiat madu untuk wajah.

3. Kombinasi odol dan gula pasir

Pasta gigi sebenarnya sudah mengandung agen eksfoliator namun karena diperuntukkan untuk gigi, bahan ini dirasa kurang efektif untuk kulit bibir. Oleh karena itu, digunakanlah gula sebagai scrab atau eksfolitor alami sebagai tambahannya.

Cara membuat dan menggunakan campuran odol dan gula pasir untuk memerahkan bibir adalah seperti berikut:

  • Siapkan odol rendah detergen dan gula pasir secukupnya.
  • Campurkan keduanya hingga membentuk pasta scrub yang tidak terlalu padat. Bahan ini harus segera digunakan dan jangan disimpan agar scrab gula tidak lumer.
  • Oleskan bahan ini pada bibir secara merata dan lakukan pijatan dengan arah melingkar selama 2 – 3 menit. Selanjutnya diamkan selama kurang lebih 10 menit.
  • Lakukan cara ini 2 – 3 kali seminggu hingga diperoleh hasil yang diinginkan.

Efek samping memerahkan bibir dengan pasta gigi

Meskipun cukup aman, memerahkan bibir dengan odol bukan tanpa risiko. Beberapa bahan penyusun odol mungkin tidak cocok untuk bibir sebagian orang, terutama bahan detergen pada odol. Penggunaan bahan ini dalam jangka waktu lama pada bibir dapat menyebabkan kulit bibir kering dan pecah-pecah.

Untuk itu pastikan menggunakan pasta gigi yang rendah atau bebas detergen. Anda juga dapat mensiasati efek samping odol untuk bibir ini dengan menggunakannya hanya sesekali saja atau dengan jumlah yang tidak banyak. Menambahkan madu juga salah satu alternatif untuk meringankan efek samping odol.

Lihat sumber

DISKUSI TERKAIT