Cara Mengatasi Sakit Perut dengan Cepat Tanpa Efek Samping

Sakit perut merupakan kondisi medis yang umum dan kerap dialami oleh banyak orang. Ada banyak faktor penyebab yang melatarbelakanginya, seperti perut kembung, sembelit, refluks asam lambung, intoleransi laktosa, bakteri hingga stres. Agar tak semakin menyiksa, ketahui berbagai cara mengatasi sakit perut berikut ini.

cara mengatasi sakit perut

Inilah beragam cara mengatasi sakit perut yang dapat diterapkan

Selama sakit perut yang dialami masih terbilang ringan atau tidak ditenggarai oleh penyebab serius, maka pengobatan rumahan sederhana dapat menjadi solusi terbaik. Beberapa diantaranya seperti mengaplikasikan kompres air hangat, melakukan pemijatan pada titik akupresur di perut dan meminum seduhan air jahe yang hangat.

Bila keadaan sudah mendesak, maka obat-obatan apotek/kimia dengan bahan aktif simethicone, loperamide atau bismuth hingga paracetamol dapat dikonsumsi. Tentunya bergantung pada penyebab sakit perut itu sendiri. Apakah itu karena perut kembung, asam lambung atau diare.

Untuk itu, simak penjelasan lengkapnya berikut ini:

1. Aplikasikan Kompres Air Hangat

Gunakan botol atau batal pemanas untuk mengompres area perut yang sakit. Rasa hangat yang ditimbulkan tak hanya menciptakan sensasi menenangkan, namun dapat mengurangi rasa mual dan merilekskan otot-otot perut yang tegang.

2. Lakukan Pemijatan pada Titik-Titik Refleksi dan Akupresur

Cara mengatasi sakit perut selanjutnya yang dapat diterapkan yakni dengan memijat titik atau poin akupresur di area perut. Beberapa titik diantaranya terletak pada 3 jari sejajar di atas pusar, 2 jari sejajar di bawah pusar dan 2 jari persis dari bagian tengah belakang pinggang (sebelah kanan dan kiri).

Pijat dan gosoklah titik-titik akupresur tersebut dengan lembut searah jarum jam, masing-masing selama 3 menit. Ulangi beberapa kali hingga rasa sakit dirasa berkurang. Tambahkan minyak kayu putih atau minyak terapi guna meraih manfaat lebih.

3. Cobalah Pose Yoga

Sejumlah pose yoga dirancang untuk membantu merangsang pencernaan dan mengurangi gejala sakit perut. Satu diantaranya yang patut dicoba adalah gerakan Pavanamuktasana.

Pertama berbaringlah di tempat yang nyaman. Lalu tariklah lutut hingga ke dada sambil melilitkan tangan di sekitar tulang kering. Pastikan punggung tetap rata di lantai. Tahan pose ini selama 1 menit, lalu lepaskan. Ulangi sesuka hati hingga merasa lebih baik.

4. Kunyahlah Daun Mint Segar

mengunyah daun mint untuk mengatasi sakit perut

Mengunyah daun mint ternyata bermanfaat untuk mengatasi sakit perut

Daun mint bersifat anti-inflamasi sehingga dapat digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit alami, tak terkecuali pada kasus sakit perut. Kunyahlah beberapa daun mint segar. Bila kurang menyukai, maka campurkanlah beberapa lembar daun mint ke dalam seduhan teh hangat.

5. Minumlah Seduhan Air Jahe Hangat

Jahe dikenal memiliki efek menenangkan pada sistem pencernaan dan bersifat gastroprotektif yang dapat membantu memblokir asam dan menekan bakteri Helicobacter pylori yang hidup dalam perut manusia.

Untuk merasakan khasiatnya, maka minumlah segelas air jahe hangat 2-3 kali sehari. Cara yang lebih sederhana yakni dengan mengonsumsi secara langsung beberapa irisan jahe segar yang telah dibersihkan.

6. Manfaatkan Cuka Sari Apel

Cuka sari apel mampu membunuh bakteri penyebab infeksi di perut dan menyeimbangkan asam lambung sehingga dapat di coba sebagai salah satu alternatif cara mengatasi sakit perut. Larutkan 1 sdm cuka sari apel ke dalam secangkir air hangat. Minumlah secara rutin 2 kali sehari untuk memetik hasil maksimal.

7. Nikmati Semangkuk Yogurt

Yogurt kaya akan probiotik yang dapat mengembalikan keseimbangan usus sekaligus memperbaiki sistem pencernaan. Beberapa penelitian bahkan menyebutkan bahwa yogurt dapat mengatasi berbagai masalah pencernaan kronis tertentu, seperti diare hingga sindrom iritasi usus besar. Pastikan untuk mengonsumsi semangkuk yogurt bergizi tanpa pemanis, pewarna dan perasa buatan.

8. Minum Air Garam Hangat

Umumnya air garam kerap digunakan sebagai obat kumur untuk membantu meringankan gejala sakit tenggorokan maupun sakit gigi. Namun nyatanya, ramuan sederhana ini juga dapat diandalkan dalam membantu meredakan sakit perut yang mengganggu.

Cukup campurkan 1 sdt garam ke dalam secangkir air hangat dan minumlah. Sifat anti-bakteri dan anti-inflamasinya akan bekerja untuk mengatasi masalah perut yang dialami.

9. Makanlah Buah Pepaya

Jika sakit perut yang dialami berasal dari perut kembung atau penumpukan gas berlebih, maka tak ada salahnya untuk sesegera mungkin mengonsumsi beberapa irisan buah pepaya segar. Bukan tanpa sebab, pepaya mengandung enzim papain yang terbukti dapat melancarkan pencernaan dan mencegah produksi gas perut yang berlebih.

10. Obat-Obatan Apotek

Ada beberapa pilihan obat-obatan apotek yang dapat digunakan untuk mengatasi sakit perut. Untuk perut kembung dapat menggunakan obat dengan bahan aktif simethicone. Untuk masalah GERD cobalah antasida atau peredam asam lambung. Untuk konstipasi, obat pencahar dapat menjadi solusi. Untuk perut kram akibat diare, obat-obatan dengan bahan aktif loperamide atau bismuth dapat dipilih.

Baca juga: Obat Sakit Perut Melilit yang Ampuh Menurut Dokter

Pereda nyeri seperti paracetamol dapat pula dipergunakan. Namun, jauhkan diri dari konsumsi obat anti inflamasi non steroid seperti aspirin, ibuprofen atau naproxen karena justru dapat mengiritasi lambung.

Setelah mengetahui berbagai cara mengatasi sakit perut di atas, maka penting pula untuk menerapkan beberapa tindakan pencegahan guna menghindari terulangnya kembali sakit perut yang dialami.

Beberapa diantaranya yakni dengan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun sering, mengunyah makanan secara perlahan dan lebih lama, menjauhi berbagai makanan pemicu seperti makanan pedas, asam dan gorengan serta mengurangi stres dengan rutin berolahraga.

Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami sakit perut yang parah atau telah berlangsung beberapa hari. Gejala-gejala yang perlu diwaspadai diantaranya sakit perut disertai dengan demam, muntah, sakit saat buang air kecil dan terdapat darah pada feses atau urine.

Lihat sumber

DISKUSI TERKAIT