9 Cara Mudah Menghilangkan Kutil di Leher yang Efektif dan Aman

Meski tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak menyebar layaknya kanker, namun bintil-bintil kecil atau kutil di leher bisa sangat mengganggu penampilan. Kebanyakan pasti berfikir bahwa cara termudah menghilangkannya adalah dengan operasi kecil yang dilakukan oleh dokter. Namun, tahukah Anda sebenarnya ada cara yang lebih murah dan cukup ampuh untuk menghilangkan kutil di leher.

Ya, beberapa cara alami bisa dilakukan di rumah untuk menghilangkan bintil-bintil di leher yang termasuk kategori tumor jinak ini. Namun, sebelum kita bahas satu persatu caranya, ada baiknya kita ketahui dulu apa dan bagaimana penyakit kulit ini bisa tumbuh di leher.

Apa yang dimaksud dengan kutil di leher?

Maksud dari kutil di leher pada pembahasan kali ini adalah skin tag, dalam bahasa medis disebut acrochordons. Kutil ini terbentuk dari pembuluh darah dan kolagen yang diselubungi oleh lapisan kulit dan terhubung ke dasar kulit dengan tangkai kecil dan tipis yang disebut peducle.

Kecilnya peduncle inilah yang memudahkan kita menghilangkan kutil di leher jenis ini.

cara menghilangkan kutil di leher

Seperti terlihat pada gambar di atas, bentuk kutil beragam, umumnya kecil-kecil dan banyak, terasa lembut saat disentuh, bentuknya bisa bulatan atau pipih tak beraturan dengan warna coklat kemerahan hingga hitam. Selain di leher, kutil jenis ini juga biasanya tumbuh di lipatan-lipatan tubuh seperti ketiak, selangkangan, paha, kelopak mata dan daerah di bawah payudara.

Penyakit ini dapat menyerang pria maupun wanita dan umumnya semakin tua akan semakin rentan terhadap munculnya kutil di leher. Selain itu, penderita diabetes, obesitas, terinfeksi HPV, memiliki anggota keluarga yang mengidap kutil serta dalam masa kehamilan bisa memperbesar risiko terjangkit penyakit kutil leher.

Meskipun tidak berbahaya, penderitanya biasanya ingin segera menghilangkannya karena dinilai dapat memperburuk penampilan. Cryosurgery, couterization dan eksisi merupakan cara yang paling umum dilakukan oleh tenaga medis untuk menghilangkan kutil di leher. Namun, beberapa cara rumahan juga diketahui cukup ampuh menghilangkan kutil ini, diantaranya seperti berikut.

Berikut cara menghilangkan kutil di leher sendiri di rumah:

1. Menggunakan Dental Floss atau Benang

Salah satu cara sederhana menghilangkan kutil di leher adalah dengan menggunakan benang gigi atau dental floss, alternatifnya Anda bisa menggunakan benang bedah atau benang jahit. Gunakan benang untuk mengikat pangkal kutil leher hingga kutil menjadi hitam atau biru dan akhirnya lepas dari kulit.

Langkah-langkah menghilangkan kutil leher dengan benang adalah sebagai berikut:

  • Bersihkan daerah kulit tempat kutil tumbuh dengan air dan sabun.
  • Aplikasikan alkohol di sekitar area kutil untuk mensterilkannya.
  • Celupkan benang pada alkohol 70 %.
  • Ikatkan benang di bagian bawah kutil (peduncle) untuk menghentikan aliran darah ke kutil. Pastikan benang tidak memutus akar kutil.
  • Tutup kutil dengan perban sehingga tidak terkena gesekan pakaian atau benda lain.
  • Sterilkan area kutil dan ganti perbannya setiap hari untuk mencegah infeksi.
  • Dalam 1 atau 2 minggu, kutil akan layu dan jatuh dengan sendirinya.
  • Bila perlu mintalah bantuan orang lain sewaktu mengikat kutil dengan tepat.

Perhatian! Hentikan cara ini apabila Anda mengalami nyeri atau pembengkakan.

2. Lakban

Jangan kaget, Anda juga bisa menggunakan lakban untuk menghilangkan kutil di leher. Lakban dapat mengiritasi kutil dan sekaligus mengurangi aliran darah yang dapat menyebabkan matinya kutil. Cara menggunakannya cukup sederhana seperti berikut:

  • Cuci area leher dengan air dan sabun, lalu keringkan.
  • Tutupi Kutil di leher dengan lakban.
  • Biarkan selama sehari dan terapkan lakban baru pada hari berikutnya, lanjutkan hingga beberapa hari hingga kutil terlepas dengan sendirinya.

3. Gunting atau Pemotong Kuku

Meskipun cara ini tidak terlalu dianjurkan, Anda bisa memotong kutil di leher dengan gunting atau pemotong kuku yang steril. Cara menggunakannya sebagai berikut:

  • Sebaiknya kenakan sarung tangan steril.
  • Bersihkan area kutil dengan alkohol isopropil 70%.
  • Tempatkan sebuah es batu yang dibungkus dengan kain pada area kutil selama beberapa menit.
  • Bersihkan gunting dengan dengan kapas yang sudah dicelupkan dalam larutan alkohol.
  • Oleskan cairan alkohol pada area kutil yang akan dipotong.
  • Potong kutil di leher Anda sedekat mungkin dengan kulit. Sakitnya hanya seperti digigit semut.
  • Lihatlah apakah ada pendarahan, jika Anda bebat dengan kasa hingga berhenti.
  • Oleskan krim antibekateri pada area ini, terutama jika darah sudah berhenti menetes.
  • Tutup dengan perban dan ganti setiap hari selama beberapa hari hingga luka sembuh.

Perhatian! Pastikan Anda memotong kutil dengan tangan yang stabil dan sekali potong. Jangan mencoba memotong kutil berukuran besar sendiri karena dapat mengakibatkan perdarahan berat.

4.  Cuka Apel

Sari buah yang sarat manfaat ini dapat juga dijadikan obat untuk menghilangkan kutil di leher. Sifat asamnya yang tinggi mampu memecah kelebihan sel di kulit. Hal ini tentunya dapat membantu menghambat perkembangan kutil bahkan hingga menghilangkannya.

Cara menghilangkan kutil di leher dengan cuka apel adalah sebagai berikut:

  • Bersihkan kutil di leher beserta area kulit di sekitarnya dengan pembersih atau sabun, keringkan setelahnya.
  • Gunakan bola kapas untuk mengaplikasikan sari cuka apel murni ke kutil dan kulit di sekitarnya.
  • Bila perlu, tutup kutil dengan perban.
  • Diamkan selama beberapa jam.
  • Bilas dengan air hangat.
  • Lakukan cara ini sekali sehari hingga kutil di leher mati dan copot dengan sendirinya.

Perhatian! Jika Anda memiliki kulit sensitif, encerkan sari cuka apel dengan sedikit air sebelum mengaplikasikannya.

Baca juga manfaat lain dari cuka apel: Manfaat Cuka Apel dan Cara Menggunakannya

5. Tea Tree Oil

Minyak alami yang cukup kuat ini merupakan solusi yang efektif untuk menghilangkan kutil di leher dengan cepat dan alami. Minyak pohon teh ini dapat membantu mengeringkan kutil dan membuatnya terlepas dari kulit. Selain itu sifat antiseptiknya yang kuat dapat mencegah segala jenis infeksi.

Cara pakainya cukup mudah, seperti berikut:

  • Bersihkan kulit dan kutil di leher Anda dengan sabut ringan lalu tepuk-tepuk dengan handuk hingga kering.
  • Masukkan beberapa tetes tea tree oil kedalam bola kapas atau kasa.
  • Oleskan pada kutil di leher dan biarkan minyak alami ini mengering.
  • Oleskan 2 atau 3 kali sehari hingga kutil di leher berangsur menyusut atau lepas.

6. Minyak Oregano

Tumbuhan yang masih keluarga mint dan biasa digunakan sebagai bumbu untuk membuat pizza dan spagetti ini ternyata juga berkhasiat menghilangkan kutil di leher. Ekstrak minyak alaminya mampu menghilangkan kutil dan sifat antibakterinya mampu membantu mencegah infeksi. Cara menggunakannya seperti berikut:

  • Teteskan minyak oregano ke dalam bola kapas.
  • Aplikasikan pada kutil dan area di sekitarnya dan biarkan selama beberapa jam sebelum membilasnya.
  • Lakukan dua kali sehari selama beberapa minggu atau hingga kutil terlepas.
  • Jika minyak oregano dirasa terlalu kuat untuk kulit Anda, cobalah gunakan 5 tetes minyak lemon yang dicampur 1/4 sdt minyak kelapa atau minyak zaitun.

7. Witch Hazel

Mungkin banyak yang belum mengenal tanaman dengan nama latin Hamamelis Virginiana ini karena memang jarang tumbuh di Indonesia. Namun, ekstrak dari tumbuhan witch hazel sudah bisa ditemukan di beberapa toko online tanah air. Sifat anstringen yang dikandung tanaman herbal ini cukup ampuh menghilangkan kutil di leher. Cara menggunakan bunga atau minyak witch hazel ini seperti berikut:

  • Celupkan bola kapas pada minyak witch hazel, kemudian oleskan pada kutil di leher.
  • Biarkan selama beberapa jam, lalu bilas dengan air.
  • Gunakan sebanyak 2 kali sehari.
  • Lakukan cara ini selama beberapa minggu sampai kutil mengering dan terlepas dengan sedirinya.

8. Kutek

Salah satu cara sederhana namun efektif untuk menghilangkan kutil di leher adalah dengan bantuan kutek. Ya, peralatan rias kuku satu ini ternyata punya manfaat lain selain mempercantik kuku, kemampuannya membuat lapisan kedap air dapat digunakan untuk menekan pembuluh darah di kutil sehingga membuatnya lama kelamaan kering dan mati.

Anda bisa menggunakan kutek untuk menghilangkan kutil di leher dengan cara-cara berikut:

  • Cuci bersih daerah kulit berkutil dengan sabun kemudian keringkan.
  • Oleskan kutek ke kutil secara menyeluruh.
  • biarkan kutek mengering lalu berikan perban di daerah tersebut.
  • Keesokan harinya, lepaskan perban dan hilangkan kutek dengan pembersih kutek.
  • Ulangi setiap hari hingga kutil di leher hilang.

Perhatian! jika muncul ruam kemerahan atau iritasi pada kulit, hentikan penggunaan kutek pada kulit.

9. Minyak Jarak

Minyak jarak atau disebut juga minyak castor merupakan minyak alami yang di ekstrak dari biji jarak. Minyak ini memang dikenal ampuh mengatasi masalah-masalah pada kulit, salah satunya menghilangkan kutil di leher tanpa menghilangkan bekas luka. Selain itu, kandungan nutrisi biji jarak sangat baik untuk kulit.

Beberapa metode bisa digunakan dalam penggunaan minyak jarak untuk menghilangkan kutil leher, yaitu:

  • Bersihkan kulit leher dengan air dan sabun, lalu keringkan.
  • Campurkan minyak jarak dan baking soda dengan perbandingan 1:2 agar terbentuk pasta.
  • Oleskan pasta pada kutil dan area sekitarnya.
  • Biarkan semalaman,.
  • Keesokan paginya, bilas dengan air hangat.
  • Lakukan setiap hari sebelum tidur sampai kutil di leher terlepas.

Peringatan!

  • Cara menghilangkan kutil yang paling cepat adalah nomor 3, namun mambutuhkan keberanian dan kehati-hatian.
  • Untuk cara lainnya memang membutuhkan kesabaran serta tidak ada jaminan hasil, untuk hasil yang lebih cepat dan aman percayakan pada dokter Anda.
  • Hindari menghilangkan kutil di leher dengan menarik dan mencubitnya dengan kuku, karena meningkatakan risiko infeksi.
  • Jika muncul darah pada kutil atau terjadi perubahan warna dan efek gatal, maka sebaiknya segera temui dokter untuk memeriksakan kemungkinan kanker kulit.

DISKUSI TERKAIT

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer