Cara Cepat Menghilangkan Lemak di Perut Tanpa Efek Samping

Lemak perut tak hanya sekedar gangguan yang membuat perut nampak buncit, namun dapat menjadi ancaman serius dari kedatangan berbagai penyakit kronis yang mematikan. Maka dari itu, ketahui beragam cara menghilangkan lemak perut berikut ini agar tampilan fisik terlihat lebih menarik dan hidup pun jauh lebih sehat.

cara menghilangkan lemak di perut

Inilah beragam cara menghilangkan lemak perut yang membandel

Gaya hidup yang buruk seperti abai terhadap olahraga, kurang tidur dan westernisasi lewat fast food juga fast food yang kian melekat kerap menjadi dalang di balik menumpuknya lemak di perut. Alih-alih berfungsi sebagai tenaga cadangan, kelebihan lemak perut (visceral fat) ini justru berpotensi besar mengancam kesehatan.

Betapa tidak, lemak jenis ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, gangguan metabolisme, resistensi insulin, meningkatkan produksi LDL sekaligus menurunkan produksi HDL yang kesemuanya dapat bermuara pada peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, hipertensi, stroke hingga demensia.

Melihat bahayanya terhadap kesehatan yang tak main-main, menyingkirkan lemak perut menjadi sangat penting. Ada beragam cara yang dapat diterapkan, yakni dengan melakukan puasa intermiten, memperbanyak asupan serat, latihan kardio secara rutin 3 kali dalam sepekan dan berbagai cara lainnya seperti yang dijelaskan berikut.

1. Cobalah Puasa Intermiten

intermitten fasting untuk menghilangkan lemak di perut

Dari berbagai pola diet yang ada, puasa intermiten menjadi salah satu cara menghilangkan lemak perut yang diyakini efektif. Puasa intermiten sendiri merupakan pengaturan pola makan yang menerapkan siklus puasa tanpa perlu menghindari maupun mengonsumsi makanan khusus.

Terdapat beberapa metode didalamnya. Pertama metode 16/8 dimana seseorang diharuskan berpuasa selama 16 jam penuh setiap harinya, sedang sisanya digunakan sebagai waktu makan. Kedua, metode ‘eat, stop, eat’ alias berpuasa selama 24 jam penuh dan berbuka di 24 jam berikutnya, serupa dengan puasa Daud.

Terakhir, metode 5:2 yang menerapkan pola makan 500-600 kalori selama 2 hari seminggu dan tetap makan dengan asupan kalori normal (1800-2000 kalori) di 5 hari berikutnya. Pilihlah metode yang dirasa paling sesuai dengan kondisi tubuh.

2. Perbanyak Asupan Serat

makanan berserat untuk menurunkan lemak di perut

Serat dapat membantu memperlambat pencernaan dan mengontrol pelepasan gula darah sehingga mampu menciptakan rasa kenyang lebih lama. Serat juga telah terbukti efektif dalam mengusir lemak perut, terutama dari jenis serat larut.

Cukup tingkatkan asupan makanan berserat tinggi seperti apel, kacang-kacangan atau biji-bijian sebanyak 10 gram/hari dari jumlah serat harian yang disarankan (30-38 gram/hari), maka lemak visceral perlahan akan menyusut dalam beberapa waktu ke depan.

3. Bakar dengan Latihan Kardio

menghilangkan lemak perut mediskus

Latihan kardio atau aerobik adalah suatu bentuk latihan yang dapat memompa jantung dan menguras keringat, misalnya dengan berlari, jogging, bersepeda, senam aerobik, berenang dan banyak lagi.

Selain dapat membakar lemak perut dan menurunkan berat badan, latihan semacam ini juga mampu menghadirkan beragam manfaat lainnya seperti menyehatkan jantung & paru, memperbaiki mood, mengurangi stres hingga dapat membuat kulit nampak selalu segar. Lakukan sebanyak 3 kali sepekan selama 30-45 menit untuk setiap sesinya.

4. Jadikan Tidur sebagai Prioritas

tidur berkualitas mengurangi lemak di perut mediskus

Tidur sangat penting bagi banyak aspek kesehatan, termasuk penyusutan lemak perut dan berat badan. Seseorang yang kurang tidur dapat mengalami peningkatan nafsu makan yang signifikan lantaran banyak dari fungsi hormon yang terganggu, khususnya ghrelin dan leptin.

Karena itu, tidur cukup dan berkualitas sekitar 7-8 jam sehari haruslah menjadi prioritas. Betapapun kesibukan sedang mendera, kebutuhan tubuh akan tidur haruslah dipenuhi. Tidurlah di waktu malam yang sama dan bangunlah di waktu pagi yang sama pula setiap harinya.

5. Batasi Beberapa Jenis Makanan yang Kurang Baik

makanan pantangan lemak di perut

Cara menghilangkan lemak perut selanjutnya terkait erat dengan apa yang hendak dikonsumsi, yakni pembatasan akan karbohidrat olahan dan makanan tinggi lemak trans. Sebab, kedua jenis makanan ini jika dikonsumsi secara berlebih dapat memicu peradangan, penyakit jantung, resistensi insulin dan tentu menumpuknya lemak di perut.

Tak perlu menghindarinya sama sekali jika dirasa berat. Batasi saja asupannya sembari memperbanyak konsumsi makanan berlemak baik semisal ikan berlemak, buah alpukat, biji-bijian dan kacangan-kacangan. Untuk manfaat lebih, gunakan minyak kelapa saat menggoreng dan minyak zaitun sebagai dressing salad atau saat menumis.

6. Jangan Biarkan Stres Berlarut-Larut

kurangi lemak perut dengan mengatasi stress

Hidup tak luput dari masalah dan segala bentuk persoalan yang dapat memicu stres. Namun demikian, jangan biarkan stres berlarut-larut hingga masuk terlalu dalam menguasai pikiran. Karena kondisi seperti ini dapat menciptakan kekacauan di setiap bagian tubuh, termasuk dampaknya terhadap peningkatan lemak di perut.

Hadirkan ketenangan dan kelola stres melalui pendekatan intim pada Sang Pencipta dan cara-cara positif lainnya seperti berolahraga, mengunjungi destinasi wisata yang menarik, berendam air hangat, menjalani hobi dan berbagai hal lain yang di rasa dapat memperbaiki suasana hati.

7. Terapkan Diet Tinggi Protein

diet tinggi protein agar lemak perut rontok

Protein adalah nutrisi yang sangat penting untuk mengontrol berat badan dan pengurangan lemak perut. Pasalnya, asupan makanan berprotein tinggi seperti daging merah atau unggas tanpa lemak dapat meningkatkan laju metabolisme dan pelepasan hormon peptida YY (PYY) sambil mempertahankan massa otot selama menjalani proses diet.

Beberapa cara menghilangkan lemak perut lainnya yang dapat diterapkan, yakni dengan minum ramuan cuka sari apel atau teh hijau setiap hari secara teratur, mengonsumsi makanan atau suplemen probiotik serta menjauhi minuman beralkohol dan berbagai minuman kemasan yang mengandung gula tinggi.

Setelah beberapa waktu menerapkan berbagai upaya dalam menghilangkan lemak perut di atas, cobalah untuk mengukur lingkar pinggang. Pada pria, lingkar pinggang yang sehat yakni kurang dari 95 cm, sedang pada wanita adalah 80 cm.

Bila belum mencapai batas sehat tersebut, maka teruslah berjuang. Penurunan berat badan dan lemak perut selalu membutuhkan upaya, komitmen dan ketekunan yang berkesinambungan. Maka teruslah konsisten berada pada jalur hidup sehat.

Lihat sumber

DISKUSI TERKAIT