Cara Menghilangkan Tanda Lahir dengan Bahan Alami

Begitu keluar dari kandungan, tak sedikit bayi yang memiliki tanda lahir di bagian tertentu dari tubuhnya. Sebenarnya bukan masalah kalau tanda lahir tersebut tak mengganggu kesehatan atau penampilan. Namun bila sebaliknya yang terjadi, maka kita perlu tahu bagaimana cara menghilangkan tanda lahir tersebut.

Beberapa ilmuwan percaya bahwa protein yang dilepas plasenta selama masa kehamilan, merupakan penyebab munculnya tanda lahir. Namun kepercayaan ini pun masih belum teruji secara ilmiah. Walau belum diketahui penyebabnya secara pasti, namun tanda lahir bukanlah sesuatu yang bersifat turun temurun.

menghilangkan tanda lahir

tanda lahir mongolian

Mengenal Jenis Jenis Tanda Lahir

Sebelum membahas cara menghilangkan tanda lahir, sebaiknya kita mengetahui jenis-jenis tanda lahir terlebih dahulu. Jenis tanda lahir sebenarnya cukup beragam, namun secara umum dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu vaskular dan berpigmen.

Tanda lahir vaskular yang biasanya berwarna merah, pink, atau ungu, timbul karena pembuluh darah abnormal di bawah kulit. Tanda lahir vaskular sendiri masih terbagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu:

  1. Strawberry atau hemangioma infantil

Sesuai namanya, warna dari tanda lahir ini adalah merah seperti buah strawberry. Namun kalau lokasi pembuluh darah abnormalnya berada lebih dalam di bawah kulit, maka warna bercaknya bisa tampak keunguan atau kebiruan. Umumnya tanda lahir ini akan menghilang dengan sendirinya seiring bertambah usianya sang anak.

  1. Ciuman malaikat

Tanda lahir ini mirip dengan hasil gigitan bangau karena hanya berupa bercak tipis berwarna pink atau merah. Biasanya ciuman malaikat ini memilih alis, kelopak mata bagian atas, bibir bagian atas, atau belakang leher sebagai lokasinya. Sama seperti tanda lahir strawberry, ciuman malaikat atau yang dikenal sebagai salmon patch tersebut, juga bisa hilang dengan sendirinya tanpa perawatan apapun.

  1. Bercak anggur

Warnanya mungkin masih pink kemerahan ketika bayi dilahirkan, tapi seiring bertambahnya waktu, dapat berubah menjadi merah keunguan. Umumnya tanda lahir mirip bercak anggur ini memilih wajah, dada, atau punggung sebagai lokasinya. Tak seperti jenis tanda lahir vaskular lainnya, bercak anggur sifatnya lebih permanen, bahkan bisa membesar seiring bertambahnya usia si anak.

Sedangkan tanda lahir berpigmen yang umumnya berwarna coklat, muncul dikarenakan adanya sel berpigmen yang berkumpul di 1 area di kulit. Tanda lahir berpigmen pun memiliki beberapa tipe, yaitu:

  1. Tahi lalat

Tak seperti tahi lalat pada umumnya, tahi lalat yang termasuk tanda lahir rata-rata memiliki diameter yang cukup besar sekitar 1-20 cm. Untungnya tahi lalat ini bisa hilang dengan sendirinya.

  1. Noda kopi

Sesuai namanya, tanda lahir yang mirip dengan noda kopi inipun juga akan memudar dengan sendirinya.

  1. Bintik Mongolia

Umumnya penampakan tanda lahir ini mirip dengan memar dan biasanya muncul di area punggung bawah atau pantat. Butuh waktu bertahun-tahun lamanya bagi bintik Mongolia untuk akhirnya memudar dengan sendirinya.

Walau sebagian besar tanda lahir tidak berbahaya dan dapat hilang seiring bertambahnya usia, namun ada pula yang bisa mengganggu kesehatan. Tanda lahir yang mirip strawberry atau bercak anggur misalnya, kalau lokasinya di sekitar mata, mulut, atau hidung, maka bisa membuat indera tersebut mengalami gangguan. Sementara untuk noda kopi bila jumlahnya lebih dari 6, maka harus segera diobati agar tidak beresiko kanker di kemudian hari.

Tak hanya itu, tanda lahir di wajah juga bisa membuat pemiliknya merasa minder, khususnya bila ia telah memasuki usia remaja. Oleh sebab itu, tanda lahir di area ini sebaiknya juga segera dihilangkan sejak ia masih anak-anak. Hal lain yang perlu dicatat adalah tidak semua tanda lahir bisa dihilangkan.

Cara Menghilangkan Tanda Lahir

Beberapa cara menghilangkan tanda lahir yang biasanya ditempuh antara lain menggunakan terapi laser, operasi bedah, krim penghilang tanda lahir, konsumsi obat-obatan tertentu, atau bahan alami.

Untuk terapi laser, bedah, dan yang melibatkan obat-obatan seperti kortikosteroid misalnya, umumnya diperuntukkan bagi tanda lahir yang beresiko bagi kesehatan. Dalam hal ini tentunya Anda perlu bantuan dokter untuk menanganinya.

Namun untuk tanda lahir lain yang tak berbahaya, solusi dengan bahan alami berikut bisa Anda coba sendiri di rumah.

  1. Perasan lemon

Karena air perasan lemon memiliki sifat mencerahkan secara alami, maka tak ada salahnya Anda membubuhkannya ke tanda lahir. Diamkan sedikitnya 20 menit sebelum dibilas dengan air hangat. Ulangi cara ini 4 kali seminggu untuk hasil terbaik.

  1. Larutan garam

Larutan garam ternyata efektif untuk menghilangkan tanda lahir ataupun tahi lalat. Aplikasikan beberapa tetes air garam 2 kali sehari, dan seiring berjalannya waktu, tahi lalat akan hilang dengan sendirinya.

  1. Minyak zaitun

Minyak yang bisa melembabkan kulit secara alami ini bisa menyamarkan tampilan tanda lahir. Anda tinggal mengoleskan minyak zaitun beberapa kali dalam sehari hingga memperoleh hasil yang diidamkan.

  1. Cuka apel

Bubuhkan beberapa tetes cuka apel ke atas kapas, lalu letakkan sebagai kompres di area tahi lalat. Lakukan secara teratur hingga memperoleh hasil yang diinginkan.

  1. Sumber vitamin A dan C

Baik vitamin A maupun C, keduanya baik karena bisa menyingkirkan noda di kulit. Anda tinggal mengaplikasikan buah yang kaya akan vitamin A dan C, seperti jeruk misalnya, ke area tanda lahir. Konsumsi juga makanan yang kaya kedua vitamin tersebut agar perawatannya efektif dari dalam dan luar tubuh.

  1. Es batu

Dinginnya es dapat membuat kulit mengerut sehingga menyamarkan keberadaan tanda lahir. Caranya bungkus beberapa buah es batu ke dalam kain, lalu gosokkan ke area tanda lahir selama 10 menit. Ulangi beberapa kali sehari agar hasilnya maksimal.

Jika cara menghilangkan tanda lahir dengan bahan alami di atas belum menunjukkan hasil signifikan selama beberapa waktu, maka mungkin Anda perlu bantuan dokter untuk mengatasinya.

 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer