Cara Paling Efektif dan Mudah Mengatasi Nyeri Haid

Nyeri dan perubahan suasana hati seakan menjadi ‘teman akrab’ bagi kebanyakan wanita di saat haid datang menghampiri. Aktivitas harian pun sedikit banyak terganggu karenanya. Agar tak semakin berkepanjangan, tuntaskan segera dengan menerapkan sejumlah cara mengatasi nyeri haid berikut ini.

Berbagai pilihan cara mengatasi nyeri haid yang mudah dan alami

Nyeri haid atau dismenore dapat dibedakan menjadi dua, yakni dismenore primer dan dismenore sekunder. Pada dismenore primer, nyeri haid yang terjadi disebabkan oleh karena adanya peningkatan prostaglandin yang merangsang kontraksi rahim. Sedang pada dismenore sekunder, penyebab nyeri umumnya merupakan imbas dari gangguan pada saluran reproduksi wanita atau efek samping penggunaan KB spiral.

Selengkapnya baca: Penyebab nyeri haid

Untuk kasus dismenore primer, rasa nyeri yang dialami biasanya dapat dengan mudah diatasi melalui cara-cara alami dan sederhana seperti pemijatan, kompres air hangat, minuman herbal dan beberapa cara lain seperti yang akan dijelaskan dibawah ini.

Namun untuk kasus dismenore sekunder yang ditandai dengan nyeri yang sangat hebat, keputihan berbau busuk atau demam menggigil, sebaiknya segera temui dokter ahli untuk mendapat penanganan yang lebih tepat.

1. Pijat dengan Minyak Esensial

pijat perut untuk meringankan sakit haid

Ketika nyeri haid menyerang, cobalah tenangkan dengan melakukan pemijatan pada area yang terasa sakit atau perut bawah. Pijatlah dengan gerakan lembut dan memutar menggunakan ujung jari. Manfaatkan minyak esensial seperti tea tree oil atau minyak peppermint untuk memaksimalkan efek relaksasi dan mengurangi stres.

Pastikan untuk mencampurkan minyak esensial dengan minyak pembawa (carrier oil) seperti minyak kelapa atau minyak zaitun dengan komposisi 1 tetes minyak esensial per 1 sendok teh minyak pembawa. Hal ini bertujuan untuk menghindari iritasi dan masalah lainnya ketika hendak diaplikasikan langsung pada kulit.

2. Aplikasikan Kompres Air Hangat

kompres hangat untuk mengatasi nyeri haid mediskus

Mengaplikasikan kompres air hangat pada daerah perut bawah yang terasa nyeri dapat membantu melancarkan peredaran darah dan membuat otot-otot sekitar rileks sehingga rasa nyeri yang dirasakan pun perlahan-lahan akan berkurang. Untuk medianya sendiri dapat menggunakan bantal pemanas, botol kaca atau handuk kecil yang telah direndam dalam air hangat.

3. Cobalah Minuman Herbal

teh herbal mengatasi nyeri haid

Salah satu minuman herbal yang diketahui dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara mengatasi nyeri haid adalah teh chamomile. Teh ini kabarnya mampu meningkatkan kadar glisin dalam urine dan bertindak sebagai pelemas otot juga saraf sehingga dapat membantu mengurangi kram otot saat menstruasi. Beberapa herbal lain yang dapat di racik sebagai minuman dan berkhasiat dalam meredakan nyeri haid adalah biji adas, jahe dan kayu manis.

4. Perhatikan Asupan Makanan

makan buah meringankan nyeri haid

Selama haid atau menstruasi, hindari beberapa makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi dan dapat menyebabkan retensi air, seperti gorengan, fast food maupun junk food, makanan asin, minuman berkarbonasi, alkohol juga kafein.

Sebagai gantinya, konsumsilah makanan kaya serat seperti kacang-kacangan, biji-bijian atau buah-buahan segar. Bila perlu, konsumen suplemen minyak ikan, vitamin B1 dan magnesium yang diketahui dapat meringankan rasa nyeri atau kram perut saat menstruasi.

5. Lakukan Akupunktur

akupunktur meringankan nyeri haid

Akupunktur diketahui dapat merilekskan sistem saraf dan melancarkan peredaran darah ke seluruh organ tubuh sehingga patut di coba sebagai alternatif dalam mengusir nyeri haid yang dialami. Namun pastikan untuk melakukannya pada terapis bersertifikat yang dilengkapi juga dengan fasilitas memadai.

6. Bergerak dan Cobalah Olahraga Ringan

olahraga atasi nyeri perut saat haid

Kebanyakan wanita lebih memilih beristirahat di tempat tidur saat nyeri haid datang menghampiri. Tak salah memang, namun cobalah untuk sedikit lebih aktif bergerak dan lakukan olahraga ringan seperti yoga.

Pasalnya ketika berolaharaga, tubuh melepaskan hormon endorfin yang seketika dapat meningkatkan mood sekaligus mengusir rasa sakit. Hal serupa yang dapat diterapkan yakni dengan merangsang tubuh hingga mencapai orgasme.

Bila dengan beberapa cara di atas rasa nyeri tak juga berkurang, maka konsumsilah obat anti nyeri yang dijual bebas di apotek. Biasanya obat dari golongan anti-inflamsi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau naproxen. Obat jenis ini dapat menurunkan produksi prostaglandin yang memicu timbulnya rasa nyeri saat haid.

Berkonsultasilah segera pada dokter ahli bila saja nyeri haid yang dialami berlangsung cukup hebat atau disertai gejala-gejala yang tidak biasa.

Lihat sumber

DISKUSI TERKAIT