Lidah Buaya untuk Rambut: Manfaat dan Cara Pemakaiannya

Tak hanya bagus untuk kulit wajah dan tubuh, lidah buaya juga mempunyai segudang manfaat untuk rambut. Lantas apa saja manfaat lidah buaya untuk rambut? Mari simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.

Lidah buaya kaya akan asam amino dan protein yang bagus untuk kesehatan rambut. Karena rambut terdiri dari protein bernama keratin, maka diperlukan lebih banyak protein untuk merangsang pertumbuhan rambut. Lidah buaya merangsang pertumbuhan rambut melalui berbagai cara. Selain dengan meningkatkan sirkulasi darah, tanaman ini juga memberi nutrisi pada kulit kepala. Aloe vera mengandung enzim proteolitik yang dapat meregenerasi sel kulit mati di kulit kepala.

manfaat lidah buaya untuk rambut

Baca juga:

Untuk mendapatkan manfaat lidah buaya untuk rambut tersebut, Anda bisa menggunakan gel lidah buaya sebagai krim pijat kepala. Cukup pijatkan gel tersebut 1 jam sebelum Anda keramas.

Anda juga dapat mencampurkan 2 sdm gel lidah buaya dan 1 sdm minyak kastor untuk menstimulasi pertumbuhan rambut. Setelah itu, pijatkan laruan tersebut ke kulit kepala, diamkan semalaman dan cuci bersih keesokan harinya. Di samping dapat membantu menumbuhkan rambut baru, lidah buaya masih mempunyai manfaat lain.

Berikut manfaat lidah buaya untuk rambut:

  1. Mencegah rambut rontok/ mudah patah

Menurut Diane Gage selaku penulis Aloe Vera: Nature’s Soothing Healer, lidah buaya memiliki kandungan yang mirip dengan keratin. Ini berarti lidah buaya dapat membuat rambut kembali awet muda sekaligus menjadikan teksturnya lebih elastis. Jika teksturnya lebih fleksibel dan tidak kaku, maka rambut takkan mudah patah.

  1. Mencegah rambut bercabang

Bunga sepatu dapat merangsang pertumbuhan rambut dengan cara meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala. Selain itu, tanaman ini juga bisa mencegah rambut bercabang. Dan menariknya lagi, bunga sepatu juga bisa menunda munculnya uban.

Coba tambahkan 2 sdm pasta hasil lumatan bunga sepatu ke dalam ½ cangkir gel lidah buaya. Setelah tercampur rata, gunakan itu sebagai kondisioner. Bagi Anda yang memiliki rambut ekstra kering, tambahkan juga 1 sdt minyak zaitun.

  1. Mencegah dan mengurangi ketombe

Ada banyak hal yang dapat memicu munculnya ketombe, seperti kulit kepala kering, infeksi jamur, hingga kulit kepala berminyak yang mengalami iritasi. Untungnya, semua kondisi tersebut bisa diatasi dengan gel lidah buaya. Sementara agen antimikroba dan antiradangnya bekerja melawan infeksi jamur, gel ini juga bisa menghidrasi sekaligus menyeimbangkan kadar minyak di kulit kepala.

Anda hanya perlu menambahkan 5-10 tetes perasan lemon ke dalam 3 sdm jel aloe vera, lalu pijatkan larutan tersebut ke kulit kepala sekitar 1 jam sebelum keramas. Alternatif lain adalah dengan memijatkan gel aloe vera ke kulit kepala, diamkan selama 10 menit sebelum keramas.

Anda juga dapat mencampurkan gel aloe vera dengan santan dan wheat germ oil kalau ingin menggunakannya sebagai produk pre-sampo. Untuk kulit kepala kering, gunakan timun dan lidah buaya yang dihancurkan dalam blender, kocok, lalu aplikasikan ke rambut sebagai masker. Setelah itu, cuci rambut seperti biasa sampai kering.

  1. Menutrisi rambut dan kulit kepala

Lidah buaya juga dapat melembutkan rambut dan kulit kepala. Menggunakannya sebagai kondisioner atau masker secara teratur dapat membantu mengembalikan kemilau dan vitalitas rambut yang mungkin telah hilang. Dan tak seperti produk kondisioner pabrikan, aloe vera tidak meninggalkan residu  di kulit kepala. Usai keramas, coba pijat rambut dengan gel aloe vera selama beberapa menit, setelah itu bilas dengan air sampai bersih.

  1. Mempertahankan keseimbangan pH kulit kepala

Ketika keseimbangan pH kulit kepala terganggu, maka itu dapat memicu berbagai permasalahan rambut. Namun untungnya, aloe vera dapat mempertahankan pH kulit kepala tetap di angka 5.5. Oleh sebab itu, jangan segan untuk sering menggunakan aloe vera sebagai masker rambut.

  1. Masker rambut

Untuk rambut yang benar-benar kering, rusak, dan susah diatur, gunakan resep masker rambut lidah buaya berikut. Campurkan 2 sdm minyak kastor, 2 sdt bubuk kelabat, dan 1 sdt bubuk basil ke dalam ½ cangkir gel lidah buaya. Blender hingga adonan tercampur rata dan menjadi pekat. Pijatkan ke kulit kepala dan rambut, tudungi kepala dengan shower cap sebelum tidur. Keesokan harinya, bilas dengan air dan sampo lembut sampai bersih.

Masker ini tak hanya efektif untuk melembabkan, namun juga mengusir ketombe dan merangsang pertumbuhan rambut. Praktikkan seminggu sekali dan amati hasilnya dalam beberapa bulan.

  1. Melembabkan rambut

Untuk tujuan ini, Anda dapat menggunakan gel aloe vera sebagai kondisioner setelah keramas. Caranya, potong daun lidah buaya untuk mengambil gelnya. Setelah itu, aplikasikan gel tersebut sebagai kondisioner, mulailah dari kulit kepala ke ujung rambut. Bungkus rambut dengan handuk hangat, diamkan selama 15 menit agar gel meresap, lalu bilas rambut dengan sampo lembut.

  1. Leave-in treatment

Kalau ingin memakainya  sebagai kondisioner rambut yang tak perlu dibilas (leave-in), Anda cukup mencampurkan gel lidah buaya dan air (perbandingan sama), lalu tambahkan beberapa tetes minyak esensial ke dalamnya. Setelah diaduk rata, tuang ke dalam botol semprot, kocok hingga rata, lalu semprotkan ke rambut.

Tekstur lidah buaya sangat ringan sehingga takkan membuat rambut lepek. Jadi Anda yang memiliki kulit kepala berminyak pun tetap bisa menggunakannya. Dan karena aloe vera bersifat humektan, maka dapat menarik kelembaban dari udara dan menjaga rambut tetap terhidrasi.

  1. Membuat rambut mudah diatur

Resep di atas selain bisa melembabkan rambut juga dapat membuat rambut lebih mudah diatur. Anda bahkan bisa menyemprotkan kondisioner lidah buaya tadi setelah melakukan penataan rambut sebagai ganti hairspray.

  1. Gel rambut

Anda yang doyan mendandani rambut dengan berbagai model tatanan bisa mencoba membuat gel rambut sendiri. Caranya cukup campurkan gel aloe vera, minyal almond, dan minyak zaitun. Lalu gunakan itu sebagai gel rambut.

Demikianlah beberapa manfaat lidah buaya untuk rambut. Semoga kitapun bisa memetik manfaatnya.

 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer