Beragam Manfaat Kolagen yang Tidak Hanya untuk Kulit

Banyak orang mengira bahwa manfaat kolagen hanya sebatas kecantikan kulit. Nyatanya, kehadiran kolagen di dalam tubuh memiliki banyak fungsi penting, mulai dari sistem pencernaan, jantung hingga berperan besar dalam proses detosifikasi dan fungsi hati.

manfaat kolagen

Kolagen sering disebut sebagai protein kompleks lantaran mengandung 19 asam amino berbeda. Protein yang kehadirannya dapat ditemukan di otot, tulang, tendon, kulit, pembuluh darah hingga sistem pencernaan ini terdiri dari 3 rantai yang dililit menjadi 3 helix yang ketat. Masing-masing rantainya memiliki lebih dari 1.400 asam amino. Dimana proline dan glisin menjadi jenis asam amino utama yang terkandung didalamnya.

Setidaknya ada 16 jenis kolagen berbeda yang ditemukan dalam tubuh manusia, termasuk kolagen tipe 1, 2, 3, 5 dan 10. Namun sebagaian besarnya ( 80-90%) terdiri dari tipe 1, 2 dan 3. Dan kolagen tipe 1-lah yang khusus menyumbang hampir 90% dari persediaan tubuh.

Seiring dengan bertambahnya usia, produksi kolagen di dalam tubuh secara alami akan mulai berkurang. Kondisi ini akan semakin diperparah dengan penerapan gaya hidup tak sehat, seperti merokok, minum minuman keras, diet yang salah dan berbagai hal lainnnya.

Dampaknya, tanda-tanda penuaan pun akan datang lebih cepat seperti kulit keriput, rambut menipis hingga mudah nyeri sendi. Agar lebih memahami, kenali berbagai manfaat kolagen dan cara mudah menambah asupannya di dalam tubuh berikut ini.

Berbagai manfaat kolagen di dalam tubuh yang mungkin jarang diketahui

1. Menjaga Kesehatan Kulit, Kuku dan Rambut

Seiring bertambahnya usia, kulit akan mulai mengendur, kering dan timbul banyak kerutan lantaran produksi kolagen yang semakin menurun. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya manfaat kolagen dan implikasinya bagi kesehatan kulit bahkan kuku juga rambut.

Meningkatkan asupan kolagen di perjalanan usia yang seiring langkah menuju senja terbukti dapat membantu sel-sel kulit untuk terus memperbarui dan memperbaiki diri secara normal. Dengan begitu, elastisitas, kelembapan dan kecantikan kulit akan senantiasa terjaga.

Begitupun halnya dengan kuku rapuh dan rambut yang mulai menipis juga kering. Masalah-masalah penampilan terkait usia ini dapat diperbaiki dengan lebih memanjakan tubuh melalui peningkatan asupan kolagen.

2. Berperan Penting dalam Membangun Massa Otot

Kolagen merupakan komponen utama dari jaringan otot. Mengubah glukosa menjadi energi sebagai asupan makanan untuk sel-sel otot. Kolagen juga mampu bertindak sebagai mesin pembakar lemak, bahkan ketika tubuh sedang beristirahat.

Dalam beberapa penelitian juga diketahui bahwa, senyawa glisin yang terdapat pada kolagen ternyata memiliki banyak peranan penting dalam tubuh. Diantaranya dapat membantu memperlambat efek penuaan, membantu proses produksi sel-sel sehat dari DNA dan RNA serta berperan penting dalam fungsi sistem saraf pusat dan sistem pencernaan.

3. Melindungi Kesehatan Jantung

Senyawa proline yang ditemukan dalam kolagen dapat membantu melenyapkan timbunan lemak sekaligus memperbaiki jaringan di dalam arteri. Kolagen juga telah terbukti mampu membantu mengendalikan tekanan darah. Beberapa fakta tersebutlah yang lantas membuat kolagen terkait erat dengan pencegahan arteriosklerosis atau pengerasan arteri.

Tak hanya itu, senyawa asam amino lain yang terdapat dalam kolagen, yakni arginine diketahui dapat membantu produksi oksida nitrat guna menghasilkan proses vasodilatasi yang lebih baik sehingga sirkulasi atau peredaran darah menjadi lebih lancar.

Baca juga : Sehatkah Jantung Anda? Inilah 5 Indikator Kesehatan Jantung

4. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Kolagen berada di jaringan ikat usus dan dapat mendukung sekaligus memperkuat lapisan pelindung pada saluran pencernaan manusia. Kehadiran kolagen juga dibutuhkan untuk membantu penyerapan air di dalam usus.

Beberapa hasil studi bahkan menyebutkan bahwa, suplementasi kolagen terbukti dapat membantu mengobati beberapa gangguan gastrointestinal, termasuk sindrom usus bocor, irritable bowel syndrome (IBS), kolitis ulseratif, GERD dan penyakit Crohn.

5. Meningkatkan Detoksifikasi dan Fungsi Hati

Setiap zat makanan, minuman maupun obat-obatan yang masuk ke dalam tubuh terlebih dahulu harus melalui proses detosifikasi di dalam hati sebelum disirkulasikan ke seluruh tubuh. Di sinilah lantas kolagen menunjukkan kepiawaiannya dengan membantu hati guna mengoptimalkan proses detosifikasi.

Tak cukup sampai disitu, glisin pada kolagen juga diketahui dapat membantu mengurangi kerusakan hati akibat alkohol. Bahkan memiliki efek menenangkan yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Tips singkat untuk meningkatkan asupan kolagen di dalam tubuh

Ada sejumlah cara sederhana yang dapat diterapkan untuk meningkatkan asupan kolagen di dalam tubuh. Terlebih bagi yang telah berada di usia senja atau dengan kondisi kesehatan tertentu seperti arthritis.

Pertama, konsumilah berbagai makanan berprotein tinggi baik nabati maupun hewani. Beberapa contohnya seperti sayur bayam, kale, tomat, buah bit, daging sapi, ayam ikan, putih telur dan kaldu tulang. Alternatif lain yang dapat ditambahkan yakni dengan mengonsumsi suplemen kolagen, gelatin bubuk dan beragam jenis peptida kolagen terhidrolisis lainnya.

Terakhir, tentu dengan menerapkan gaya hidup sehat. Tinggalkanlah berbagai kebiasaan buruk seperti merokok, minum-minuman keras dan begadang terus di malam hari. Batasi makanan dan minuman manis, berolahragalah secara teratur 3 kali seminggu dan minumlah air putih rata-rata 8 gelas/hari. Niscaya, tubuh akan tetap prima meski usia tak lagi muda.

Lihat sumber

DISKUSI TERKAIT

Baca juga