• shiningprism

    Dok, saya hanya ingin sekedar bertanya. Kemarin sore kelingking kaki saya tergores besi yg sudah berkarat, lalu terdapat luka hanya sebesar 5mm dan berdarah, namun lukanya tidak dalam (saya berasumsi luka hanya pada permukaan). Saya hanya membasuhnya dengan air sambil mengeluarkan darahnya, lalu sekitar 2 jam kemudian saya bersihkan dgn alkohol. Saya tau ini hanya luka sepele tapi yang ingin saya tanyakan adalah, adakah kemungkinan dari luka ini dapat menyebabkan tetanus? Saya sudah baca-baca tentang gejala dan penanganan luka agar terhindar dari tetanus tapi saya tetap saja merasa khawatir, karena lukanya hanya luka kecil jadi saya tidak berniat membawanya ke dokter. Itu saja dok saya hanya penasaran dengan luka sekecil ini apa bisa terkena tetanus, trims.

    Selamat pagi.

    Terima kasih atas pertanyaan anda di mediskus.com tentang riwayat terkena besi berkarat. Saya dr Dina akan berusaha menjawabnya.

    Adanya riwayat luka tertusuk atau tergores besi berkarat dapat berisiko terkena tetanus baik itu luka dalam maupun dangkal apalagi jika sudah ada darah yang keluar artinya benda tajam tersebut sudah masuk dan melukai kulit kita artinya risiko mengalami tetanus semakin besar. Gejala tetanus sendiri berupa kekakuan otot misalnya berupa trismus (rahang mengatup rapat), spasme otot (otot tegang dan keras) hingga pasien tampak terlihat kejang. Pemeriksaan oleh dokter penting untuk memastikan perlu tidaknya anda diberikan vaksin tetanus baik vaksin TT maupun ATS guna mencegah terjadinya tetanus.

    Pemberian vaksin tetanus diindikasikan setelah pasien mengalami luka misalnya karena digigit binatang atau karena tertusuk benda tajam. Imunisasi tetanus terdiri dari imunisasi aktif berupa pemberian vaksin tetanus toksoid (TT) dan imunisasi pasif yaitu pemberian anti tetanus serum (ATS). Pemberian vaksin TT diberikan dengan dosis 0,5 cc secara intramuskular sebanyak 1 x tiap bulannya selama 3 bulan berturut – turut. Setelah itu perlu juga diberikan booster (suntikan keempat) setelah 10 tahun pasca suntikan ketiga imunisasi dasar dan booster selanjutnya tiap 10 tahun setelah pemberian booster di atas (suntikan keempat). Pemberian vaksin TT sebaiknya diberikan segera setelah terjadi luka.

    Pemberian ATS sebagai imunisasi pasif tergantung dari sifat luka, kondisi penderita, dan status imunisasi dari si pasien itu sendiri. Jika pasien mengalami luka kotor (luka dengan mikroorganisme di dalamnya) dengan kedalaman berapa pun maka ATS diindikasikan untuk diberikan.  Untuk memastikan kondisi anda silakan periksakan langsung ke dokter.

    Penyakit Tetanus – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

    Selamat pagi.

    Terima kasih atas pertanyaan anda di mediskus.com tentang riwayat terkena besi berkarat. Saya dr Dina akan berusaha menjawabnya.

    Adanya riwayat luka tertusuk atau tergores besi berkarat dapat berisiko terkena tetanus baik itu luka dalam maupun dangkal apalagi jika sudah ada darah yang keluar artinya benda tajam tersebut sudah masuk dan melukai kulit kita artinya risiko mengalami tetanus semakin besar. Gejala tetanus sendiri berupa kekakuan otot misalnya berupa trismus (rahang mengatup rapat), spasme otot (otot tegang dan keras) hingga pasien tampak terlihat kejang. Pemeriksaan oleh dokter penting untuk memastikan perlu tidaknya anda diberikan vaksin tetanus baik vaksin TT maupun ATS guna mencegah terjadinya tetanus.

    Pemberian vaksin tetanus diindikasikan setelah pasien mengalami luka misalnya karena digigit binatang atau karena tertusuk benda tajam. Imunisasi tetanus terdiri dari imunisasi aktif berupa pemberian vaksin tetanus toksoid (TT) dan imunisasi pasif yaitu pemberian anti tetanus serum (ATS). Pemberian vaksin TT diberikan dengan dosis 0,5 cc secara intramuskular sebanyak 1 x tiap bulannya selama 3 bulan berturut – turut. Setelah itu perlu juga diberikan booster (suntikan keempat) setelah 10 tahun pasca suntikan ketiga imunisasi dasar dan booster selanjutnya tiap 10 tahun setelah pemberian booster di atas (suntikan keempat). Pemberian vaksin TT sebaiknya diberikan segera setelah terjadi luka.

    Pemberian ATS sebagai imunisasi pasif tergantung dari sifat luka, kondisi penderita, dan status imunisasi dari si pasien itu sendiri. Jika pasien mengalami luka kotor (luka dengan mikroorganisme di dalamnya) dengan kedalaman berapa pun maka ATS diindikasikan untuk diberikan.  Untuk memastikan kondisi anda silakan periksakan langsung ke dokter.

    Penyakit Tetanus – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Apakah Luka yang Tidak Dalam Namun Berdarah Memungkinkan Terjadinya Tetanus?

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.