• Assalamu’alaikum dok,

    Saya Kartika, 44 tahun, saya wanita karis & saya baru menikah 3 tahun yang lalu. sekitar 3-4 bulan setelah menikah saya merasa hamil, paling tidak ini yang saya rasakan karena tanda-tanda yg belum pernah saya alami sebelum menikah.

    kalau saya tidak salah, seingat saya seumur saya tidak pernah datang bulan telat. saya bisa menebak waktu haid saya. biasanya seminggu / 5 hari lebih cepat dari haid bulan sebelumnya (maju).

    dan saya tidak pernah haid lebih dari 7 hari. semuanya normal itu sebelum saya menikah. jadi ketika saya setelah menikah dan haid saya telat seminggu saya pikir mungkin saya akan hamil.

    dan selain itu karena saya merasa ada yang mengganjal di perut bag bawah, rasa yang seperti keluar air, celana sering basah dan perut begah.

    misalnya saya bulan kemarin haid tgl 10, seharusnya saya kan haid bulan ini sekitar tgl 5, tapi sampai tgl 17 saya belum haid jadi saya pikir saya sudah telat 12 hari.

    tapi waktu saya ke bidan katanya belum kelihatan. itu terjadi kalau  salah 3 x dalam se tahun seperti itu. dan yang terakhir saya merasa telat 2 minggu dan waktu ke bidan katanya ada garis 2 t 1 tapi yang tidak tipis,

    saya disuruh datang lagi seminggu kemudian, tapi saya tidak diberi obat atau vitamin apapun. tapi 2 hari kemudian saya mengalami sakit pinggang & tidak bisa tidur nyenyak, besok paginya saya keluar darah kental berserat seperti hati ayam yang pecah. waktu saya ke bidan katanya saya sudah haid.

    saya sering merasa telat haid dan perut sebah, seperti basah terus (sering keluar air dikit) serta beberapa hari kemudian tiba tiba saja saya haid dengan rasa sakit.

    Apakah itu berarti saya benar hamil dok ? dan apakah saya termasuk lemah kandungan ? karena saya memang mudah sekali kecapaian, pernah beberapa x sakit typhus & punya sakit magh akut.

    Saya pernah telat haid sebulan, awal telat saya merasakan gejala seperti biasa, tapi saya tidak berani yakin takut bidan bilang belum kelihatan lagi, terus 3 minggu kemudian gejala itu kok hilang tapi saya tetap tidak haid.

    karena sudah sebulan jadi saya ke dokter kandungan minta USG, dan hasilnya tidak hamil. tapi tidak ada keganjilan juga, tidak ada penyakit, dokter nya jg merasa kok aneh ya bu, tapi kalau dilihat dari USG kata dokter tersebut seperti ada darah dibawah yang mau keluar tapi kental.

    dan dia memberi saya obat. katanya obat itu saya minum kalau datang bulan. setelah seminggu saya haid juga, sakitnya minta ampun & darahnya kental hitam.

    tapi waktu haid masih wajar 7-8 hari, hari kedua di situ pert juga enggak sakit lg. cuma pada hari 1 haid aja yang sakit. Nah, bagaimana mengantisipasi hal itu & apakah saya masih bisa hamil normal dengan usia saya ini?

    dan seberapa besar kesempatan saya apalagi suami saya kerja luar kota dan kami bertemu se-bulan sekali (sekitar 3-4 hari di akhir bulan). Kadang kadang malah pas suami datang saya sedang haid. saya masih terus berharap karena saya tahu Allah itu Maha Besar.

    Mohon di bantu solusinya dok.

    terimakasih

     

    Selamat Pagi.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

    Untuk kemungkinan hamil pada wanita usia 40 tahun ke atas tetap ada selama wanita tersebut masih dalam masa yang reproduktif artinya masih haid dan belum menopause. Kehamilan normal masih bisa terjadi tapi memang memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan jika kehamilan belangsung pada usia 20 hingga 30 tahunan. Kehamilan memang kadang cenderung lebih lemah karena faktor fisik ibu yang usianya lebih dari 40 tahun, ibu cenderung lebih mudah capai dan lain sebagainya. Untuk itu jika memang ibu usia 40 tahun ke atas ingin hamil maka menjaga asupan makanan, memperhatikan aktivitas dan waktu istirahat dan juga menghindari stress bisa sangat bermanfaat.

    Agar seseorang bisa hamil sebenarnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi, misalnya kualitas sperma suami harus dalam kondisi baik, kualitas ovum (sel telur) yang dihasilkan istri juga harus berkualitas, selain itu juga memperhatikan waktu saat melakukan hubungan seksual. Hubungan seksual di masa subur yaitu pada waktu ovulasi memiliki peluang yang paling tinggi terjadinya pembuahan (fertilisasi) sehingga memang disarankan untuk melakukan hubungan seksual di masa tersebut. Waktu ovulasi berlangsung sekitar 14 hari sebelum siklus haid selanjutnya. Jadi jika anda memiliki siklus haid 28 hari, maka waktu ovulasi sekitar hari ke 14. Namun jika anda memiliki siklus haid 35 hari, maka waktu ovulasi sekitar hari ke 21 dari periode menstruasi.

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Masalah dengan Haid, Apakah Masih Bisa Hamil?

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.