• Hay Dokter,

    Nama Saya Dewi,

    Dokter, tanggal 23 Desember 2016 kemarin saya keguguran (keguguran anaka pertama saya), darah keluar dari tanggal 23 Desember 2016 subuh dan Janin keluar dengan sendirinya pada jam 8 pagi. setelah itu saya diUSG ternyata masih ada sisanya sekitar 1 s/d 3 Cm, kemudian saya dikasih obat sampai 3x hari jum’at, obat pertama untuk 4x minum (3x sehari), darah keluar seperti mens sampai 28 Desember 2016, setelah itu tidak keluar darah lagi, tapi keluar seperti keputihan gitu, jum’at tanggal 30 Desember saya Chk up lagi tapi pas di USG blm bersih dan diganti obatnya menjadi Cytotex (obat pertama saya lupa merknya) tapi darah tidak sama sekali keluar ataupu kram perut alias tidak ada pengaruhnya. kemudian di jum’at ketiga tanggal 6 Januari 2017 saya pindah Dokter karen tidak bisa CHK Up yang pagi dan diberikan obat yang sama seperti jum’at kedua karena rahim juga blm bersih, obat menjadi 2x sehari minumnya tapi sama seperti sblmnya, saya tidak merasakan efek dari obat itu juga tapi tetap saya minum dengan harapan semoga minggu berikutnya pas chk up lagi sudah bersih. tiba di hari jum’at tanggal 13 Januari 2017 saya chk up dokter menyatakan rahim saya sudah bersih. Dokter bilang kemungkinan sisanya sudah hancur dan keluar sewaktu mens pertama, meskipun saya tidak mengeluarkan  darah sewaktu diberi obat. dan dokter juga sudah memperbolehkan saya untuk HB karena saya tidak keluar darah kembali.

    kemudian dihari sabtu malamnya tanggal 14 Januari 2017 saya HB sama suami itu juga sekali tapi suami keluar di Luar. nahh dok.. keesokan harinya pas saya pipis itu keluar seperti serpihan warna coklat gitu, kemudian karena saya penasaran saya memakai pembalut dan sampai sekarang keluar darah seperti mens tapi lumayan banyak dan keluar jaringan serta gumpalan gitu dok, perut saya juga terasa kram.

    yang saya mau tanyakan, apakah itu sisa dari keguguran kemarin?? dan apakah ini sudah dapat disebut PMS? apakah kasus yang sedang saya alami sekarang ini wajar dok?

    mohon penjelasan dan sarannya dok. terimakasih

    Selamat sore.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

    Keguguran atau abortus merupakan pengeluaran hasil konsepsi atau pembuahan dari dalam rahim ibu hamil kurang dari 20 minggu kehamilan. Sebagai informasi untuk anda berikut akan dijelaskan beberapa tahapan keguguran, yaitu:

    1. Abortus iminens atau abortus yang mengancam. Artinya pasien belum keguguran namun sudah sangat beresiko untuk terjadinya keguguran jika kandungan tidak dijaga dengan ekstra ketat baik dengan bed rest maupun dengan obat penguat kandungan. Gejala yang muncul berupa keluar flek – flek atau perdarahan ringan dengan nyeri perut yang ringan. Jika dilihat dari pemeriksaan dalam, mulut rahim masih dalam keadaan tertutup.
    2. Abortus insipiens atau abortus yang baru berlangsung. Gejala berupa keluar darah dari vagina namun jaringan hasil konsepsi belum keluar. Rasa nyeri bertambah namun belum terlalu kuat.
    3. Abortus incomplit dimana keluar darah disertai sebagian hasil konsepsi. Ditandai dengan terbukanya mulut rahim, dan nyeri perut yang luar biasa hebat.
    4. Abortus komplit dimana jaringan konsepsi telah keluar seluruhnya. Nyeri perut mulai berkurang, mulut rahim juga mulai menutup.

    Pada kasus yang anda alami keluarnya darah yang terjadi bisa saja karena hasil konsepsi yang belum keluar seluruhnya apalagi berdasarkan hasil pemeriksaan sebelumnya rahim anda belum dinyatakan bersih seluruhnya. Untuk memastikan penyebab keluhan anda silakan periksakan diri secara langsung ke dokter karena bisa saja penyebabnya karena hal lainnya misalnya saja menstruasi. Rasa sakit yang terjadi bisa karena rahim yang berkontraksi kuat untuk mengeluarkan hasil konsepsi atau bisa juga terjadi saat rahim mengeluarkan darah menstruasi.

    Ibu Hamil Harus Tahu Tanda-tanda Keguguran Berikut Ini

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Darah yang Keluar Pasca 3 Minggu Keguguran

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.