• Malam dok, saya mau tanya. Saya punya gejala nyeri perut bagian kiri bawah, nyerinya terus menerus sampai ke pinggang dan selangkangan. Gejala lainnya yaitu keputihan berwarna putih susu namun tidak berbau dan tidak gatal. Saya pernah di diagnosa PID dan banyak terapi antibiotik sampai terakhir 4 bulan lalu terapi antibiotik injeks karena minum antibiotik tidak kunjung sembuh.

    Akhirnya saya sudah diperbolehkan pulang setelah rawat inap 4 hari untuk pemberian antibiotik dan dokter sudah membolehkan saya untuk hamil kembali, karena hasil cek chlamydia igm dan igg hasilnya negatif. Namun yang igm itu positif-negatif, dokter bilang tidak apa-apa karena yang penting hasil igm (baru) negatif.

    Saat ini saya hamil 5 minggu dok, namun kemarin sebelum hamil dokter bilang ada perlengketan usus dari PID itu. Jika seperti itu, apakah akan berbahaya untuk kehamilan saya dok? Apa yang harus saya lakukan dok jika masih adanya PID? Mohon penjelasannya. Terima kasih.

    Selamat malam.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

    Nyeri pada perut bawah dan sampai ke pinggang bisa disebakan karena beberapa hal, salah satunya karena penyakit peradangan pada panggul atau biasa disebut Pelvic Inflamatory Disease (PID). Peradangan bisa terjadi pada rahim (uterus), saluran telur (tuba falopi) atau juga pada ovariumnya (indung telur). Banyak gejala yang muncul akibat penyakit ini selain nyeri pada perut bawah antara lain demam, keputihan dan lain sebagainya. Kehamilan dengan PID bisa menimbulkan masalah pada janin yang dikandung mulai dari adanya infeksi pada janin selama kehamilan dan sebagainya. Namun alangkah baiknya jika anda berkonsultasi langsung dengan dokter karena penentuan terbaik kondisi anda dan janin haruslah berdasarkan pemeriksaan langsung baik dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.

    Pengobatan penyakit radang panggul ada beberapa hal antara lain dengan pemberian antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab dan juga obat simptomatik untuk mengatasi keluhan yang muncul. Pemberian antibiotik biasanya disesuaikan dengan kondisi pasien, kuman penyebab dan beberapa pertimbangan lainnya. Antibiotik bisa diberikan sebagai obat minum ataupun obat suntik. Selama pengobatan dengan antibiotik, gejala mungkin hilang walaupun infeksi belum sembuh total sehingga ada baiknya konsumsi antibiotik harus dihabiskan sesuai petunjuk dokter. Dokter pada umumnya akan menyarankan agar pasien kontrol ulang dalam tiga hari pengobatan untuk dipastikan apakah obat bekerja dengan baik atau tidak. Setelah itu baru ditentukan apakah pengobatan masih harus dilanjutkan dan berapa lama durasinya.

    Radang Panggul – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.
     

Beranda Tanya Dokter Hamil dengan Penyakit PID Radang Panggul Bahayakah ?

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.