• Selamat pagi dok,

    Saya ingin konsultasi. Pada bulan April saya testpack dan hasilnya positif, kemudian 2 hari setelah itu saya ke klinik dan dinyatakan hamil sudah sekitar 8-9 minggu. Saya diberikan asam folat. Pada bulan Mei tgl 5 saya periksa kandungan lagi ke dokter, ternyata check up kedua itu saya mendapat kabar tidak bagus karena janin saya tidak ada detak jantungnya. Dokter menyarankan untuk menemui dokter lain untuk 2nd opinion.

    Akhirnya pada tanggal 8 Mei saya pergi ke dokter yang berbeda. Diagnosis dokter tersebut sama, detak jantung janin saya tidak ada. Lalu dokter tersebut memberikan 3 pilihan yaitu kembali check up minggu depan, minum obat peluruh dan kuret. Akhirnya saya diskusi dengan suami dan ibu saya jika kami pilih obat. Dokterpun memberikan obat gastrul dengan cara diminum 3 kali sehari setelah makan.

    Pertanyaan saya yaitu :

    1. Apakah kegiatan saya yang pulang pergi naik motor, dari pagi sampai malam saya kerja trus kuliah dan naik turun tangga mempengaruhi kematian janin dalam kandungan?

    2. Berapa lama reaksi yang timbulkan oleh obat gastrul? Karena dari awal saya minum yaitu tanggal 9 Mei sampai sekarang belum sama sekali keluar janin ataupun flek.

    3. Apakah saya harus tetap kuret dok jika keadaan begitu sudah hampir seminggu belum ada pertanda janin keluar?

     

    Mohon solusinya dok, terima kasih banyak.

     

    Anita Amelia

    Satu lagi dok, reaksi apa yg terjadi dalam tubuh saya ketika saya minum obat gastrul tsb?

    Selamat pagi.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

    Janin yang mati dalam kandungan memang harus dikeluarkan karena jika tidak maka dapat menyebabkan infeksi. Abortus atau keguguran merupakan pengeluaran hasil konsepsi atau pembuahan dari dalam rahim ibu hamil kurang dari 20 minggu kehamilan. Abortus terdiri dari beberapa tahapan yaitu:

    1. Abortus iminens atau abortus yang mengancam. Artinya pasien belum keguguran namun sudah sangat beresiko untuk terjadinya keguguran.
    2. Abortus insipiens atau abortus yang baru berlangsung. Gejala berupa keluar darah dari vagina namun jaringan hasil konsepsi belum keluar. Rasa nyeri bertambah namun belum terlalu kuat.
    3. Abortus inkomplit dimana keluar darah disertai sebagian hasil konsepsi. Ditandai dengan terbukanya mulut rahim, dan nyeri perut yang luar biasa hebat.
    4. Abortus komplit dimana jaringan konsepsi telah keluar seluruhnya. Nyeri perut mulai berkurang, mulut rahim juga mulai menutup.

    Tindakan untuk mengeluarkan janin yang mati bisa dilakukan dengan tindakan pemberian obat (misalnya gastrul) maupun kuretase. Efek dari pemberian obat biasanya akan berlangsung dalam 24 jam dimana ibu akan mengeluarkan darah dan atau juga hasil konsepsi. Namun perlu dipastikan dengan USG untuk menentukan apakah janin yang mati sudah keluar seutuhnya atau belum. Jika rahim belum bersih maka dapat dilakukan tindakan kuretase.

    Keguguran bisa terjadi karena banyak hal, salah satunya karena kelelahan hebat yang dialami ibu dan stress psikis sehingga dapat membuat janin yang dikandungnya semakin lemah.

    Kuretase : Kegunaan, Prosedur, Efek Samping

    Penyebab Keguguran, Tanda-tanda, dan Pencegahan

    Untuk memastikan penyebab keluhan anda silakan periksakan diri secara langsung ke dokter.

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Berapa Lama Reaksi Obat Gastrul?

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.