• Selamat malam dok, saya mau tanya. Tanggal 14 mei saya positif hamil, tanggal 17 saya ke dokter spesialis untuk cek & minta obat penguat (karena saya sebelumnya pernah keguguran & dikuret). Di usg belum terlihat, kemudian oleh dokter saya diberi asam folat & dupasthon.

    Setelah itu tanggal 23 mei saya pendarahan warna kecoklatan. Lumayan banyak juga yang keluar. Tanggal 24 saya periksa lagi ke spesialis kandungan yang berbeda, kata dokternya pas di usg belum kelihatan janin, hanya kantung rahim membesar. Saya disuruh teruskan minum pil dupasthon. Namun sampai sekarang darah masih keluar dok, lumayan banyak. Bahkan tanggal 27 ada keluar gumpalan dok, tapi di tespeck masih tetap 2 garis.

    Apa yang harus saya lakukan dok, apa saya keguguran lagi ? Mohon penjelasannya dok. Terimakasih.

    Selamat siang.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

    Penyebab keluarnya darah saat hamil bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya akibat keguguran. Keguguran atau dalam istilah kedokteran disebut sebagai abortus merupakan pengeluaran hasil konsepsi atau pembuahan dari dalam rahim ibu hamil kurang dari 20 minggu kehamilan. Untuk memastikan darah yang keluar dari kemaluan wanita merupakan akibat keguguran atau tidak, harus diakukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter baik dengan pemeriksaan dalam maupun dengan USG.

    Keguguran sendiri terdiri dari beberapa tahapan yaitu:

    1. Abortus iminens atau abortus yang mengancam. Artinya pasien belum keguguran namun sudah sangat beresiko untuk terjadinya keguguran jika kandungan tidak dijaga dengan ekstra ketat baik dengan bed rest maupun dengan obat penguat kandungan. Gejala yang muncul berupa keluar flek – flek atau perdarahan ringan dengan nyeri perut yang ringan. Jika dilihat dari pemeriksaan dalam, mulut rahim masih dalam keadaan tertutup.
    2. Abortus insipiens atau abortus yang baru berlangsung. Gejala berupa keluar darah dari vagina namun jaringan hasil konsepsi belum keluar. Rasa nyeri bertambah namun belum terlalu kuat.
    3. Abortus incomplit dimana keluar darah disertai sebagian hasil konsepsi. Ditandai dengan terbukanya mulut rahim, dan nyeri perut yang luar biasa hebat.
    4. Abortus komplit dimana jaringan konsepsi telah keluar seluruhnya. Nyeri perut mulai berkurang, mulut rahim juga mulai menutup.

    Jika keluhan keluarnya darah berlanjut alangkah baiknya anda konsultasi ulang ke dokter untuk memastikan penyebab keluhan

    https://mediskus.com/penyakit/abortus-imminens .

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Mengapa Keluar Darah yang Banyak Saat Hamil 4 Minggu Tapi Tespeck Positif?

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.