• Dok, suami saya baru saja perjalanan jauh selama 6 jam perjalanan. Setelah itu dia langsung beraktifitas seperti biasa bahkan juga berkendara lagi. Posisi saat itu dia sedang masuk angin. Dua hari kemudian berkendara lagi ke luar propinsi selama hampir 24 jam, hanya beristirahat sebentar-sebentar saja. Sekitar satu jam saat sholat. suhu udara sangat dingin selama perjalanan dan langsung drop.

    Sehari sebelumnya sempat makan makanan yang pedasnya minta ampun, sekarang diare dan sudah dua hari. Disertai demam dan mual juga tapi sudah sembuh demamnya, yang keluar lebih banyak air dan cenderung tidak ada fesesnya. Setelah berobat pun tidak ada perubahan, justru sekarang kembung parah sekali. Perut begah berisi gas, saat perutnya disentuh sakit dan sangat keras. Apakah ini karena alergi obat atau salah makan ya dok? Lalu apa yang harus dilakukan? Terimakasih sebelumnya.

    Selamat malam.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

    Keluhan BAB mencret sering dialami oleh beberapa individu. Kebanyakan kaitannya dengan infeksi di saluran cerna namun bisa juga terjadi akibat gangguan pada lambung. Keluhan diare atau BAB mencret setelah konsumsi makan makanan pedas dan berminyak seperti yang anda alami  bisa terjadi akibat faktor peningkatan asam lambung. Meningkatnya asam lambung ini menyebabkan terjadinya dispepsia. Keluhan yang sering muncul akibat dispepsia antara lain berupa mual – mual, muntah, nyeri ulu hati dan lain sebagainya. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya dispepsia antara lain karena faktor telat makan, konsumsi makanan yang mengiritasi lambung seperti makanan yang terlalu asam, pedas, makanan mengandung kolesterol tinggi dan lain sebagainya.

    Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi keluhan ini antara lain dengan:

    • Jaga asupan makanan yang dikonsumsi. Makan sebaiknya dalam porsi sedikit namun sering.
    • Hindari makanan dan minuman yang mengiritasi lambung (seperti rujak, sambal, mie, kopi, soda dan masih banyak lagi)
    • Konsumsi obat – obatan untuk mengatasi dispepsia seperti antasid ataupun golongan proton pump inhibitor (seperti omperazol, lansoprazol), ataupun golongan anti histamin (seperti ranitidin, cimetidin, dan lain sebagainya).

    Selain itu anda juga perlu untuk memperbanyak asupan cairan guna menghindari dehidrasi akibat BAB mencret. Jika keluhan berlanjut maka ada baiknya anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter untuk memastikan penyebab keluhan anda.

    9 Penyebab Mencret Diare dan Cara Mengatasinya


    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Bagaimana Mengatasi Perut Kembung Saat Diare?

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.