• Rina Guspita

    Dok, saya mau bertanya, suami saya sudah di rontgen dan di diagnosa efusi pleura bagian kanan, setelah 5 hari rawat inap di rumah sakit dan diberi cairan antibiotik untuk paru, cairan paru nya masih ada.

    Akhirnya dokter melakukan penyedotan cairan, tapi setelah jarum di masukan ke sela tulang punggung kanan cairan tersebut tidak keluar.

    Akhirnya suami saya di suruh rawat jalan dan diberi obat. Pertanyaan saya, apakah penyebab cairan tersebut tidak keluar? Dan haruskah cek ke rumah sakit lain? Terima Kasih dok.

    Selamat pagi.

    Terima kasih atas pertanyaan anda di mediskus.com tentang keluhan efusi pleura. Saya dr Dina akan berusaha menjawabnya.

    Efusi pleura merupakan keadaan dimana terjadi penumpukan cairan di antara dua lapisan pleura. Pleura merupakan selaput yang memisahkan paru-paru dengan dinding dada bagian dalam.

    Pleura normalnya memang memproduksi cairan yang berguna sebagai pelumas untuk melancarkan pergerakan paru-paru ketika bernapas. Namun jumlah cairan tersebut dalam jumlah yang sedikit.

    Ketika cairan tersebut berlebihan dan menumpuk dalam rongga pleura maka terjadilah efusi pleura yang akan menimbulkan gejala-gejala seperti sesak napas, batuk, demam dan lain sebagainya.

    Penyebab efusi pleura bisa karena keganasan (kanker) paru, TBC, pneumonia dan lain sebagainya. Namun untuk memastikan penyebab keluhan yang anda alami ada baiknya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu ke dokter gigi untuk memastikan sumber permasalahannya dan menentukan terapi terbaik sehingga keluhan tidak berulang lagi.

    Penanganan awal efusi pleura adalah dengan melakukan pungsi pleura,  yakni tindakan dimana dokter akan menusuk kan jarum pada sisi dada kemudian dihubungkan dengan selang untuk mengalirkan cairan efusi keluar.

    Umumnya cairan di dalam rongga pleura tidak dapat seluruhnya dialirkan keluar melalui tindakan pungsi pleura. Cairan pleura yang tersisa sedikit tidak akan mengganggu pergerakan paru.

    Dengan pengobatan yang tepat terhadap sumber penyebabnya maka cairan tidak akan diproduksi lagi. Selain itu dengan pengobatan yang tepat juga maka cairan yang tersisa akan diserap sampai hilang melalui sistem cairan limfatik dan pembuluh darah.

    Silakan periksakan ulang kondisi suami anda untuk mengontrol perkembangan penyakitnya apakah sudah hilang sepenuhnya atau belum. Konsultasi secara langsung dan rutin dengan dokter sangat membantu dalam mempercepat penyembuhan.

    Silakan baca artikel berikut ini:

    Efusi Pleura : Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Konsultasi Tentang Keluhan Penyakit Efusi Pleura

Forum ‘Tanya Dokter’ tertutup dari topik dan balasan baru.