• aprilia fahreza

    Selamat malam dokter ,

    Saya seorang ibu baru , bayi saya laki laki baru berusia 6 bulan , sudah seminggu lebih demam naik turun dan ngrok ngrok nafas nya , seperti pilek tapi tidak mebeler , saya termo suhunya naik turun kemarin sempat sampai 38,3 , setelah saya minumi paracetamol drop 1cc (anjuran Dsa) dan antibiotik racikan drop badannya adem , saya lab kan hasilnya :

    Leukosit : 10,4 (5.0-10.0×10/ul)

    Hemoglobin : 8,9 (12.0-15.5 g/dl)

    Hematrokit : 29,1 (35.0-49.0%)

    Trombosit : 414 (150-300×10/ul)

    Yang saya kawatirkan , kenapa suhu badan anak saya belum kembali normal , kepala panas , telingan kaki adem , tangan yang semula adem sekarang panas ,

    itu kenapa ya dokter ?

    Apakah tidak apa jika demam lebih dari seminggu ? Kalau kata orang tua mau tambah pintar , tapi yang namanya orangtua kalau lihat anaknya sakit apa bisa tenang ?

    Sekarang anak saya juga terkadang batuk batuk .. dan bab sehari bisa 5 kali tanpa ampas , apa itu diare ya dokter ?

    Saat ini saya termo 37,6

    Kenapa ya dokter , saya termo pakai termo digital , ketiak kiri dan kanan beda beda suhunya , terkadang buat saya tenang jika suhunya di termo 36,9 , saya coba termo ketiak satunya berubah jadi 37,6 apa memang seperti itu dok kalau termo digital ? Apakah itu akurat dan menunjukan suhu badan sebenarnya ?

    Dan bagaimana cara menambah kadar hemoglobin dan eritrosir pada anak saya yang masih berusia 6 bulan dan masi ASi eklusif dan sudah MPasi ..

    Mohon jawabannya dokter , maaf jika tulisandan pertanyaan saya panjang lebar …

    Terimakasi

    Selamat pagi.

    Terima kasih atas pertanyaan anda di mediskus.com tentang mengatasi anemia pada bayi. Saya dr Dina akan berusaha menjawabnya.

    Sebelum menentukan bagaimana menaikkan kadar Hb pada bayi anda alangkah baiknya memastikan terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab rendahnya kadar hemoglobin dalam darah pada bayi anda. Ada beberapa hal yang menyebabkan timbulnya kondisi anemia pada bayi antara lain karena :

    • Defisiensi atau kekurangan zat besi akibat pola makan yang buruk.
    • Kehilangan darah akibat infeksi, perdarahan, dan kondisi lain.
    • Gangguan penyerapan usus sehingga zat besi tidak bisa diserap maksimal.

    Bayi sangat rentan terhadap anemia pada masa pertumbuhan, karena hal hal tersebut diatas. Pada  bayi yang lahir prematur (kurang bulan), bayi yang mendapat susu formula, bayi dengan berat lahir rendah dan bayi ASI yang tidak mendapat tambahan zat besi setelah 4 bulan, insiden terjadinya anemia akan meningkat.

    Pada kasus yang dialami anak anda kemungkinan penyebab anemia adalah karena infeksi yang terjadi. Oleh karena itu infeksinya lah yang harus diatasi terlebih dahulu.

    Namun harus dipastikan sumber infeksinya dan kuman penyebabnya misalnya apakah karena bakteri, virus ataupun mikroorganisme lainnya. Infeksi bisa terjadi pada saluran napas baik atas maupun bawah, infeksi saluran cerna ataupun kombinasi.

    Untuk itu silakan konsultasi kembali ke dokter agar bisa dilakukan pemeriksaan ulang secara lebih detail. Pengobatan tergantung dari penyebab keluhan tersebut.

    Ciri-ciri dan Gejala Kurang Darah (anemia) dan Pengobatannya

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Menambah Kadar Hemoglobin dan Eritrosit pada Bayi ASI 6 Bulan

Forum ‘Tanya Dokter’ tertutup dari topik dan balasan baru.