• Selamat siang dokter, saya ingin bertanya. Apakah obat jerawat yang saya dapat dari dokter kulit saya berjenis Roucutane / Isotret boleh diminum bersamaan dengan obat paru / TBC? Obat paru  terdiri dari: Ethambutol, Pyrazinamide, Rifampicin, Pehadoxin Forte, dan Obat Batuk Hitam?

    Obat Jerawat tersebut perlu saya minum rutin Senin – Jumat 1x sehari, selama 8 bulan tanpa putus agar jerawat tidak muncul lagi. Minggu lalu saya pergi ke dokter spesialis untuk mengecek batuk saya yang tak kunjung sembuh, kemudian saya di vonis mengidap TBC dan harus mengonsumsi obat paru dan batuk seperti yang saya sebutkan diatas selama 6 bulan tanpa putus, dengan rincian :

    1.       Pyrazinamide 500mg  – 3x sehari – setengah tablet / dosis

    2.       Ethambutol 500mg – 3x sehari – setengah tablet / dosis

    3.       Pehadoxin Forte  500mg – 1x sehari

    4.       Rifampicin 300mg – 1x sehari

    5.       OBH – 3x sehari

    Mohon penjelasannya ya dok apakah obat jerawat tersebut dapat diminum bersamaan dengan obat paru. Terima kasih.

    Selamat malam.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com. tentang obat jerwat.

    Jerawat atau dalam istilah medis disebut sebagai acne vulgaris terdiri dari beberapa gambaran klinis yakni dapat berupa komedo baik komedo hitam maupun putih, papul (penonjolan di atas permukaan kulit berukuran < 0,5 cm ),

    Pustula ( gelembung/ penonjolan berisi nanah), nodus (penonjolan di atas permukaan kulit >0,5cm) ataupun gabungan semuanya.

    Istilah awam yang menyebut jerawat batu lebih ke arah jerawat yang berukuran besar / nodus dan biasanya memiliki konsistensi keras karena berada di bawah permukaan kulit. Untuk memastikan jenis jerawat anda harus dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter dengan pemeriksaan fisik.

    Tatalaksana jerawat atau acne vulgaris terdiri dari dua hal yaitu upaya pencegahan munculnya jerawat dan upaya untuk menghilangkan jerawat yang muncul.

    Tindakan pencegahan berupa diet rendah lemak dan karbohidrat, bersihkan kulit setelah beraktivitas, hidup teratur dan sehat, cukup istirahat, hindari stres, gunakan kosmetik yang sesuai dengan kulit , dan lain sebagainya.

    Beberapa obat yang bisa diberikan berupa pengobatan topikal dengan salep atau krim yang mengandung sulfur, asam salisilat, asam azaleat, AHA, benzoil peroksida, kortikosteroid hingga antibiotik jika diperlukan.

    Pengobatan sistemik (obat minum) yang mengandung antibiotik, vitamin A dan retinoid. obat hormonal maupun obat anti radang lainnya juga dapat  diberikan pada kasus berat.

    Roacutane atau isotretinoin merupakan turunan dari vitamin A. Sebenarnya tidak ada penjelasan bahwa obat ini dapat menimbulkan interaksi obat dengan obat anti tuberkulosis yang anda minum.

    Namun untuk berjaga – jaga sebaiknya beri jeda waktu sekitar 2 jam atau lebih dengan pengkonsumsian obat anti tuberkulosis yang anda konsumsi tiap harinya.

    Silakan baca artikel berikut:

    Mengenal Jenis-jenis Jerawat Beserta Pengobatannya

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Obat Jerawat dan Obat Paru Apakah Bisa Diminum Bersamaan?

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.