• Salam, saya punya anak umur 13 tahun yang patah tulang keringnya (pertengahan antara lutut dan betis) dan telah dipasang implan/pen 6 bulan yang lalu. Pada bulan Mei lalu telah di foto, dari hasil foto/rontgen dokter bilang sudah bagus, sudah lurus dan sudah nyambung.

    Oleh dokter disarankan pakai 1 tongkat selama 1 bulan. Setelah 1 bulan ini sudah belajar jalan, tapi dia jalannya masih pincang. Ketika ditanya apa ada yang masih sakit, dia bilang ga ada (menurut dia normal). Kira-kira apakah penyebabnya dan apa masih bisa anak saya berjalan normal? Apakah selama ini karena tidak latihan seperti renang?Mohon nasehat/saran dan terapi apa yang harus dilakukan agar anak saya bisa berjalan normal. Kesulitan kami karena dokter orthopedi adanya di kota Mataram (beda pulau). Terimakasih sebelumnya.

    Selamat sore.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

    Pen atau merupakan implan yang dipasang pada tulang yang patah (fraktur) bertujuan untuk mempertahankan kedudukan tulang dalam posisi  anatomis (posisi yang benar) hingga proses penyembuhan tulang benar – benar terjadi . Dengan pemasangan pen  diharapkan setelah operasi pasien fraktur bisa lebih cepat melakukan aktifitasnya dengan atau tanpa bantuan alat bantu. Segera setelah operasi pasien sudah bisa berjalan namun menggunakan alat bantu. Lama kelamaan alat bantu bisa dilepas, rata – rata butuh waktu 3 bulan namun bisa lebih cepat. Perlu penyesuaian dan latihan untuk mempersiapkan tulang kembali bisa digunakan untuk berjalan normal tanpa alat bantu. Oleh karena itu hal yang terjadi pada anak anda sebenarnya hal yang normal karena seiring berjalannya waktu dan dengan latihan maka fungsi geraknya akan kembali normal.

    Sebelum melakukan aktivitas normal, ada beberapa latihan yang perlu dilakukan yaitu berupa:

    • Latihan pasif (menggerakkan kaki secara pasif) : misal gerakkan kaki ke kiri dan ke kanan dengan bantuan tenaga dari luar hingga kaki yang sakit tidak bergerak sendiri. Jadi tidak ada kontraksi otot atau aktifitas otot pada kaki yang sakit. Semua gerakan harus sampai batas nyeri pasien saja, jangan dipaksa.
    • Latihan aktif (menggerakkan kaki secara aktif) : gerakan dilakukan oleh anggota gerak tubuh itu sendiri tanpa ada bantuan. Lakukan perlahan, usahakan sampai maksimal kaki bisa digerakkan.
    • Latihan melawan tahanan : kaki berusaha melawan tahanan ringan yang diberikan tenaga dari luar.
    • Latihan gerak fungsional: kaki mulai dipersiapkan untuk melakukan gerak/aktivitas seperti biasa misal berdiri, berjalan. Lakukan secara perlahan, jangan dipaksa.

    Silakan konsultasi dengan dokter ortopedi anda agar mendapat penjelasan lebih detail.

    Latihan Gerak Setelah Patah Tulang, Bagaimana Caranya?


    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Mengapa Setelah Pasang Implan, Jalannya Pincang?

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.