Trichodazol adalah merek obat yang mengandung metronidazole. Metronidazole itu sendiri merupakan antibiotik yang efektif membunuh bakteri anaerob, yaitu bakteri yang hidup dalam suasana tanpa oksigen, penyakit menular seksual, keputihan, infeksi parasit dan lain-lain.

Mengenal Obat Trichodazol

Di apotek, Trichodazol tersedia dalam bentuk tablet salut selaput dengan komposisi metronidazole 500 mg untuk setiap tabletnya. Maka dari itu tertulis sebagai Trichodazol 500.

trichodazol 500

Metronidazole merupakan obat anti bakteri dan anti protozoa sintetik. Metronidazole dibuat dari turunan nitroimidazol yang memiliki tiga sifat yaitu bakterisid (mematikan bakteri), amebisid (mematikan amoeba) dan trikomonosid (mematikan trikomonas).

Metronidazole di dalam sel atau di dalam mikroorganisme akan mengalami proses reduksi menjadi produk polar. Produk polar hasil reduksi inilah yang mempunyai aktivitas antibakteri dengan cara kerja penghambatan pada pembentukan asam nukleat sel kuman.

Indikasi atau Kegunaan

Trichodazol obat apa? Sebagai obat anti bakteri dan anti protozoa fungsi, maka obat ini digunakan untuk:

  • mengobati penyakit Infeksi menular seksual, misalnya raja singa atau gonore
  • mengobati penyakit Infeksi yang disebabkan bakteri anaerob seperti di dalam luka tertutup contohnya luka pada kaki penderita kencing manis (diabetes) atau di dalam organ contohnya pada infeksi pada perut bagian dalam.
  • mengobati penyakit Infeksi bakterial vaginosis pada vagina
  • mengobati penyakit Infeksi akibat parasit amoeba (amoebiasis) seperti pada diare
  • mengobati penyakit Infeksi parasit trichomonas (trichomoniasis).

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, Trichodazol tidak dianjurkan untuk dipakai oleh pasien yang diketahui :

  • Memiliki riwayat alergi terhadap metronidazole atau komponen lain dari obat ini.
  • Wanita hamil trimester pertama yaitu 0 – 3 bulan

Dosis Trichodazol

Adapun dosis obat Trichodazol yang dianjurkan adalah sebagai berikut :

  • Pada penderita yang mengalami penyakit Infeksi yang disebabkan bakteri anaerob dosis Trichodazol yang dianjurkan adalah 500 mg yang diminum sebanyak 3 sampai 4 kali sehari selama 7 sampai 10 hari
  • Pada penderita yang mengalami penyakit infeksi parasit trikomonas, pasangan suami istri harus melakukan pengobatan pada saat yang bersamaan dengan dosis Trichodazol yang dianjurkan adalah 500 mg yang dimium sebanyak 2 sampai 3 kali sehari selama 5 sampai 10 hari
  • Pada penderita yang mengatasi penyakit Infeksi parasit amoeba seperti pada diare, dosis yang dianjurkan adalah 750 mg yang diminum sebanyak 3 kali sehari selama 10 hari
  • Pada anak – anak, dosis yang dianjurkan adalah 15 mg/Kg berat badan per hari yang terbagi menjadi tiga kali pemberian, sedangkan untuk pengobatan diare pada anak – anak dosis  yang dianjurkan adalah 35 sampai 50 mg/Kg berat badan per hari yang tebagi menjadi tiga kali pemberian
  • Pada bayi yang usianya kurang dari 7 hari dosis  yang dianjurkan adalah 7,5 mg/Kg berat badan per hari.

Efek Samping Trichodazol

Seperti halnya obat-obatan lain, obat Trichodazol juga pernah dilaporkan mempunyai efek samping di antaranya :

  • Alergi seperti biduran dan kulit kemerahan
  • Perasaan mual dan muntah
  • Penurunan nafsu makan
  • Merasakan pusing pada kepala
  • Mengalami infeksi infeksi jamur oportunis
  • Mengalami diare akibat antibiotik
  • Urin yang bewarna lebih gelap
  • Efek samping yang berat dapat menimbulkan kejang

Informasi Keamanan

Sebelum dan selama menggunakan obat trichodazol harap perhatikan beberapa hal dibawah ini:

  • Preparat metronidazole dapat menghambat metabolisme obat warfarin dan antikoagulan lainnya sehingga dosis obat antikoagulan kumarin yang lain harus dikurangi.
  • Obat ini tidak boleh digunakan bersama alkohol karena dapat menimbulkan beberapa gejala berupa sakit kepala, mual, muntah dan sakit perut.
  • Bila dikombinasikan dengan obat yang menghambat aktivitas enzim mikrosom hati seperti obat simetidin akan mengalami perpanjangan waktu paruh.
  • Harap waspada jika digunakan pada penderita gangguan ginjal dan penyakit hati. Dalam hal ini perlu pengawasan dari dokter.
  • Bagi penderita dengan gangguan saraf pusat tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini.
  • Obat Trichodazol tidak dianjurkan untuk diberikan pada penderita dalam masa kehamilan trimester II, III dan menyusui.