Urotractin adalah obat antibiotik yang mengandung Pipemidic acid (obat anti bakteri sintetik turunan pyrido-pirimidin). Obat ini hanya dapat dibeli dengan resep dokter dan digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih akibat bakteri baik akut maupun kronis.

Mengenal Obat Urotractin

Di apotek, obat Urotractin tersedia dalam bentuk kapsul 400 mg x 6 x 10.

urotractin

Urotractin merupakan obat antibiotik yang mengandung asam pipemidat (Pipemidic acid). Asam pipemidat adalah turunan dari piridopirimidin, dan merupakan antibiotik golongan kuinolon generasi pertama yang setara dengan flumekuin, sinoksasin, rosoksasin, asam oksolinik, asam piromidik dan asam nalidik.

Dalam mengurangi proliferasi dan penyebaran bakteri, Pipemidic acid bekerja sebagai bakterisidal atau dengan cara menghambat replikasi dari kromosom DNA bakteri gram positif, bakteri gram negatif, dan bakteri lainnya yang sering ditemukan pada saluran kemih.

Beberapa jenis bakteri yang dapat dihambat oleh Urotractin antara lain:

  • Bakteri gram-positif seperti Staphylococcus saprophyticus, Enterococcus faecalis, Streptococcus agalactiae, Coccus, E. faecalis, dan Staphylococcus aureus.
  • Bakteri gram-negatif seperti Escherichia coli, Klebsiella atau Proteus mirabilis, Pseudomonas aeruginosa, Enterobacter dan Serratia.

Indikasi dan Kegunaan

Urotractin obat apa? Secara lebih spesifik Urotractin digunakan untuk mengobati infeksi-infeksi seperti di bawah ini:

  • Infeksi saluran kemih akut dan kronis yang disebabkan oleh bakteri yang sensitif dengan asam pipemidat (Pipemidic acid).
  • Terapi tambahan pada adenoma prostat, urgensi kemih, serta penggunaan selang kateter dalam jangka panjang.

Baca juga: Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih di Rumah Tanpa Obat

Kontraindikasi

Harap perhatikan! Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, Urotractin tidak boleh diberikan kepada orang dengan kondisi di bawah ini:

  • Seseorang dengan hipersensitivitas atau alergi terhadap Pipemidic acid.
  • Penderita gagal ginjal berat.
  • Seseorang yang memiliki gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Seseorang yang memiliki gangguan sistem saraf pusat dan stoke.
  • Seseorang yang memiliki tekanan tinggi intrakranial.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Bayi berusia kurang dari 3 bulan.

Dosis Urotractin dan Cara Pemakaian

Konsultasikan dengan dokter atau apoteker mengenai dosis yang tepat untuk Anda, setelah mempertimbangkan berbagai aspek tentang penyakit yang Anda alami, kondisi kesehatan secara umum, dan usia. Adapun dosis umumnya adalah sebagai berikut:

Untuk pengobatan infeksi saluran kemih akut, seperti Uretritis, Cystitis, Pyelitis, atau Pielonefritis: 

  • 1 caplet, 2 x sehari, selama 7-10 hari.

Untuk pengobatan infeksi saluran kemih kronis:

  • 1 caplet, 2-4 x sehari, selama minimal 2 minggu atau lebih jika diperlukan.

Konsumsi obat ketika perut kosong, 2 atau 3 jam sebelum atau sesudah makan.

Efek Samping Urotractin

Seperti halnya dengan obat-obat lainnya, Urotractin juga berpotensi menyebabkan efek samping meskipun pada umumnya obat-obatan yang mengandung Pipemidic acid termasuk Urotractin dapat ditolerir dengan baik oleh saluran pencernaan dan efek toksisitasnya pun rendah.

Efek samping Urotractin yang umum terjadi diantaranya:

  • Kantuk dan gangguan keseimbangan.
  • Nyeri otot.
  • Reaksi susunan saraf pusat.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit perut atau distensi.
  • Diare, konstipasi atau stomatitis.
  • Kelelahan dan rasa haus.

Efek Samping Urotractin yang serius (lebih jarang):

  • Reaksi hipersensitivitas seperti erupsi kulit, urtikaria, pruritus, reaksi fotosensitivitas. Kadang disertai dengan dyspnea, bradikardia, angioedema, sianosis, dan hipotensi (anafilaksis).
  • Efek samping pada organ ginjal, menyebabkan peningkatan BUN (blood urea nitrogen = nitrogen urea darah) dan kreatinin.
  • Efek samping pada organ hati, meningkatkan kadar SGOT dan SGPT, meskipun belum diketahui hubungan kausalitasnya.
  • Meningkatkan tekanan intrakranial.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat Urotractin ini, perhatikan hal-hal berikut:

  • Obat ini menyebabkan penderita lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, pasien yang sedang menggunakan Urotractin (Pipemidic acid) sebaiknya menghindari paparan sinar matahari secara langsung atau memakai jaket tebal ketika keluar rumah. Sebenarnya reaksi fotosensitivitas jarang terjadi, namun apabila terjadi pemakaian obat harus dihentikan dan segera hubungi dokter.
  • Pada ibu hamil sebelum menggunakan obat ini diharuskan untuk berkonsultasi terlebih dahulu. Biasanya dokter akan melakukan pertimbangan dan pengawasan yang ketat. Hal ini dikarenakan karena belum adanya data pendukung mengenai keamanan penggunaan obat ini terhadap perkembangan janin.
  • Pada anak-anak di bawah usia 12 tahun sebaiknya hindari penggunaan obat ini karena keamanan pemakaian pada anak- anak belum ditetapkan.
  • Pada ibu menyusui sebaiknya hindari penggunaan obat ini atau lebih berhati-hati. Obat ini dapat bercampur dengan air susu ibu, oleh karenanya jangan menyusui bayi selama menggunakan obat ini.