Ciri-Ciri Flek Tanda Hamil dan Bedanya dengan Darah Haid

Dari sekian banyak gejala kehamilan, ada 1 ciri-ciri yang seringkali bersifat ambigu sehingga menimbulkan kebingungan, khususnya di kalangan para ibu muda yang belum pernah mengandung sebelumnya. Hal ini dikarenakan ciri-ciri kehamilan tersebut memang mirip dengan haid. Gejala kehamilan awal yang dimaksud di sini adalah pendarahan implantasi atau flek tanda hamil.

Pendarahan ringan yang rata-rata muncul sebelum datang bulan ini memang tidak dialami semua perempuan, hanya 1/3 nya saja. Pendarahan implantasi terjadi setelah sel telur dan sperma bertemu, yakni ketika embrio mulai berusaha menempelkan dirinya ke dinding rahim atau diistilahkan sebagai proses implantasi.

flek tanda hamil

alasan terjadinya flek tanda hamil

Kapan biasanya flek tanda hamil mulai muncul?

Pendarahan implantasi biasanya muncul sekitar 5-12 hari setelah pembuahan, atau 2-7 hari sebelum atau menjelang haid. Namun ada kemungkinan lain soal ini, yang mana timbulnya flek tanda hamil bisa juga bertepatan dengan hari datang bulan. Jika ini terjadi, maka mungkin banyak perempuan yang kemudian menganggap itu sebagai haid biasa, dan bukannya gejala kehamilan.

Mengapa bisa muncul pendarahan implantasi?

Setelah pembuahan terjadi dalam saluran tuba falopi, sel telur yang sudah dibuahi kemudian akan berpindah ke rahim lalu menempel di endometrium (lapisan subur dari rahim). Tujuan perpindahan ini adalah agar embrio dapat menerima nutrisi dan oksigen yang dibutuhkannya untuk tumbuh dan berkembang.

Nah karena lapisan dalam rahim mengandung banyak darah, maka wajar kalau ada sedikit darah yang bocor dan keluar melalui vagina saat proses penempelan embrio ke dinding rahim tadi.

Simak juga: Memahami Proses Kehamilan, Tahap Demi Tahap

Berapa lama flek tanda hamil muncul?

Soal berapa lamanya, setiap kasus kehamilan tentunya berbeda-beda. Namun pada umumnya, pendarahan implantasi bisa berakhir dalam hitungan jam, atau hingga 2-3 hari ke depan. Pada beberapa perempuan, darahnya bahkan bisa tetap keluar hingga 1-2 bulan, tapi kasus semacam ini sangat jarang terjadi.

Oleh karenanya, penting sekali bagi bunda untuk periksa ke dokter kalau muncul pendarahan abnormal atau gejala lain yang disertai dengan pendarahan.

Gejala dan Ciri-ciri Pendarahan Implantasi

Karena flek tanda hamil sering dianggap sebagai darah haid, apalagi kalau munculnya itu bertepatan dengan hari menstruasi, maka kita perlu tahu cara membedakan keduanya. Lantas apa saja perbedaan mendasar antara pendarahan hasil implantasi dengan menstruasi itu?!

1. Munculnya 7 hari sebelum tanggal haid

Seperti disinggung sebelumnya, flek tanda hamil biasanya muncul sebelum hari H menstruasi. Siklus haid rata-rata terjadi di hari ke-14 setelah ovulasi. Namun kalau pembuahan benar-benar terjadi, maka pendarahan implantasi akan muncul antara hari ke-6 hingga 12 setelah pembuahan. Namun jangan lupa juga kalau siklus haid tiap perempuan tidak sama. Sederhananya, menempelnya embrio biasanya terjadi pada minggu ke-3 atau 4 setelah haid terakhir.

2. Warna flek tanda hamil berbeda dari darah haid normal

Dari segi warnanya, flek tanda hamil biasanya agak pink atau bisa juga lebih gelap, jika dibanding darah haid yang rata-rata merah. Jika flek yang muncul berwarna kecoklatan, maka itu menandakan kalau darah yang keluar tidak lagi segar karena habis menempuh ‘perjalanan jauh’ dari dinding rahim ke luar vagina.

3. Volume darahnya juga lebih sedikit

Untuk kuantitas atau volumenya, darah hasil implantasi rata-rata tidaklah sebanyak darah haid. Pendarahan implantasi biasanya ringan atau sedikit saja. Dan tidak seperti  haid, pendarahan bisa berakhir dalam hitungan jam ataupun hari (maksimal 3 hari). Lain halnya dengan darah menstruasi yang justru semakin banyak keluar setelah 1-2 hari, dan berlangsung antara 3-7 hari lamanya.

4. Biasanya disertai gejala kehamilan lainnya

Karena pendarahan implantasi merupakan gejala awalnya saja, maka biasanya tanda kehamilan lain akan muncul berbarengan atau setelahnya. Anda bisa memastikan apakah darah yang keluar memang flek tanda hamil atau tidak dengan memeriksa gejala kehamilan lain seperti:

  • Mudah lelah.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Perut bengkak.
  • Sensitivitas indera penciuman meningkat.
  • Payudara sensitif.
  • Frekuensi buang air kecil meningkat.
  • Moody.
  • Sakit kepala.
  • Naiknya suhu basal tubuh.

Memang tak dapat dipungkiri kalau beberapa gejala atau tanda-tanda kehamilan yang disebutkan barusan ada yang mirip dengan gejala saat haid. Namun jika diteliti lebih detil, tetap ada perbedaan di antara keduanya entah itu dari segi intensitas, dll.

5. Disertai dengan kram ringan

Tapi seringkali pendarahan implantasi juga tidak disertai dengan gejala kehamilan lain seperti yang disebutkan sebelumnya. Meski begitu, kebanyakan perempuan pasti akan mengalami kram ringan di perut bagian bawah.

Kram yang terjadi karena embrio sedang berusaha menempelkan diri ke dinding rahim ini biasanya baru mereda beberapa bulan setelah pembuahan. Namun ada pula perempuan yang tetap merasakan kram ringan hingga hari persalinan.

Karena kram yang ditimbulkan sifatnya ringan saja, maka kalau bunda merasakan sakit perut (atau vagina) yang cukup parah, disertai pendarahan ringan, maka ini berarti ada sesuatu yang salah. Bunda harus segera memeriksakan diri ke dokter kandungan karena takutnya itu merupakan gejala kehamilan ektopik atau keguguran.

Bunda juga perlu memahami bahwa indikasi abnormal yang paling sepele sekalipun bisa berubah menjadi komplikasi serius seperti kehamilan ektopik atau di luar kandungan tadi contohnya. Soal kehamilan ektopik ini, biasanya terjadi saat embrio salah menempelkan dirinya. Bukannya di dinding rahim, embrio malah melekat pada saluran tuba falopi, indung telur, perut, atau leher rahim.

Di samping itu, bila kram atau nyerinya semakin kuat, maka itu mungkin indikasi dari haid biasa, gangguan kehamilan, atau adanya penyakit lain seperti infeksi kandung kemih atau usus buntu. Yang pasti adalah segera temui dokter kalau pendarahan tidak berhenti hingga beberapa hari, atau bila ada gejala meresahkan lainnya seperti rasa sakit berkepanjangan, pendarahan hebat, demam, menggigil, dll.

6. Haid tidak datang seperti biasanya

Tentu saja tidak akan terjadi yang namanya datang bulan kalau bunda benar-benar positif hamil. Hal ini dikarenakan ‘bantalan’ pada dinding rahim jadi terpakai untuk melindungi embrio dan itu takkan luruh serta keluar sebagai darah haid.

Seperti itulah kira-kira beberapa ciri-ciri flek tanda hamil atau pendarahan implantasi yang bisa kita amati untuk membedakannya dari darah haid. Semoga informasi ini berguna bagi kita semua.

DISKUSI TERKAIT

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer