Ciri-ciri Hamil Anak Perempuan Antara Mitos dan Fakta

Wah, kira-kira ini hamil anak perempuan atau laki-laki ya? Jenis kelamin janin dalam kandungan memang selalu bikin penasaran, apakah itu orang tuanya sendiri, keluarga besar, hingga teman-teman terdekat. Maklum saja, deteksi jenis kelamin lewat USG baru bisa dilakukan pada minggu ke-20 nanti. Jadi sebelum itu, kebanyakan orang pasti penasaran.

Terkadang beberapa tanda-tanda yang muncul pada ibu hamil mulai dijadikan acuan apakah hamil anak laki-laki atau perempuan. Tidak jarang tebakan ini tanpa berdasarkan fakta-fakta medis namun begitu dipercaya. Misalnya saja ketika muncul banyak jerawat di wajah dan mual berlebihan, maka itu adalah beberapa ciri-ciri hamil anak perempuan.

ciri-ciri hamil anak perempuan

Menguak Mitos dan Fakta Ciri-ciri Hamil Anak Perempuan

Saking besarnya rasa ingin tahu, sampai-sampai banyak kalangan berusaha ‘membaca’ jenis kelamin bayi melalui ciri-ciri kehamilan. Tak sedikit lho yang percaya kalau ciri-ciri kehamilan berikut ini menandakan bayinya perempuan. Nah, sebenarnya ciri-ciri hamil anak perempuan di bawah ini sekedar mitos atau fakta betulan sih?!

1. Bentuk Perut 

Dikatakan kalau fundus perutnya tinggi, maka bayinya pasti perempuan. Padahal ada berbagai alasan kenapa fundus perut tinggi di atas dan bukannya melorot ke bawah. Beberapa faktor penentunya antara lain bentuk tubuh, bentuk rahim, otot perut, usia kehamilan, serta berapa banyak berat badan yang naik selama kehamilan.

Dengan kata lain, bentuk perut ibu hamil sama sekali tidak bisa dipakai sebagai pedoman jenis kelamin janin, baik hamil anak perempuan ataupun laki-laki.

2. Detak Jantung si Kecil

Orang bilang kalau detak jantungnya lebih dari 140 kali/menit, maka itu artinya bayinya pasti perempuan. Memang sih detak jantung bayi perempuan biasanya lebih cepat ketimbang janin laki-laki, namun sebenarnya bukan hanya jenis kelamin saja yang memengaruhi detak jantung. Usia kehamilan juga turut menentukan seberapa cepat detak jantungnya.

Ketika usia kehamilan masuk minggu ke-5 misalnya, detak jantung janin biasanya sama dengan ibunya, yakni antara 80-85 kali/menit. Detak jantung tersebut akan meningkat hingga minggu ke-9, menjadi 170-200/ menit, lalu kemudian melambat lagi menjadi 120-160. Karenanya, metode membaca ciri-ciri hamil anak perempuan satu ini hanya mitos belaka.

Tahukah Anda: Kapan Denyut Jantung Janin Bisa Terdeteksi?

3. Suka Makanan Manis

Kepercayaan lain mengatakan kalau bunda suka makanan manis selama mengandung, maka itu berarti bayi perempuanlah yang ada dalam rahimnya. Sebaliknya kalau anaknya laki-laki, maka ibunya pasti ngidam makanan asin atau asam.

Faktanya, selera makan ibu hamil sesungguhnya berhubungan erat dengan kebutuhan tubuh akan nutrisi tertentu. Jadi sama sekali tak ada kaitannya dengan jenis kelamin bayi. Lagi-lagi metode membaca ciri-ciri hamil anak perempuan satu ini hanya mitos belaka.

4. Muncul Jerawat dan Kulit jadi Berminyak

Kepercayaan kuno bilang kalau bayi perempuan bakal mencuri kecantikan ibunya, sehingga saat mengandung ibunya jadi jerawatan dan tampak tidak terawat. Padahal kenyataannya, permasalahan kulit ini merupakan efek dari perubahan hormon dalam tubuh, dan bukannya akibat bawaan jenis kelamin anak.

5. Morning Sickness

Ada pula yang percaya kalau bunda sampai kepayahan akibat morning sickness yang dialaminya, maka itu artinya bayinya pasti perempuan. Sebenarnya morning sickness itu disebabkan oleh hormon dan rendahnya gula darah.

Namun para ahli memang mendapati kalau bayi perempuan rata-rata menyebabkan morning sickness yang lebih parah ketimbang bayi laki-laki. Akan tetapi tentu saja, ini tetap tidak bisa dijadikan patokan 100% kalau ibu hamil yang mengalami morning sickness berat pasti mengandung bayi perempuan.

6. Moody

Sama seperti wanita yang kerap main perasaan, maka ibu hamil yang moody – sedikit senang, sedikit sedih, kadang menangis, kadang tertawa – berarti sedang hamil anak perempuan. Walau kenyataan di lapangan memang seringkali sependapat, namun agaknya moody-nya bunda itu lebih dikarenakan hormon dalam tubuh yang sedang jungkir-balik.

7. Warna Urin

Urin yang warnanya kuning kusam mengindikasikan bayinya perempuan. Teori ini tentu tidak benar karena warna urin ditentukan dari banyak-sedikitnya cairan yang masuk dalam tubuh.

8. Linea Nigra (garis hitam pada perut ibu hamil)

Linea nigra yang putus-putus atau berliku-liku menandakan kalau bayinya perempuan. Faktanya, garis ini selalu ada hanya saja kadang tidak tampak. Dan kalau usia kehamilan bertambah nanti, maka garisnya memang akan tampak kian menghitam.

Mitos-mitos Seputar Ciri-ciri Hamil Anak Perempuan Lainnya

Selain berbagai kepercayaan tadi, ada pula mitos lain yang begitu dipercaya sebagai ciri-ciri hamil anak perempuan, seperti:

  • Ukuran Payudara. Ada yang bilang kalau payudara kiri tampak lebih besar ketimbang kanan, maka itu artinya bayinya perempuan.
  • Tes Bawang. Saat makan bawang, kalau bau badan tidak berubah dan tetap normal, maka artinya bayinya perempuan. Sebaliknya kalau bayinya laki-laki, maka aroma bawang bisa tercium keluar dengan mudah lewat pori-pori kulit.
  • Posisi Tidur. Kalau bunda lebih suka tidur menghadap samping kanan, maka itu juga merupakan salah satu ciri-ciri hamil anak perempuan.
  • Tes Baking Powder. Ada pula teori yang mengatakan kalau baking powder dicampur dengan urin, lalu tidak terjadi reaksi mendesis, maka itu berarti bayinya perempuan.
  • Teori Bentuk Kepala Anak. Kalau hasil gambar USG menunjukkan bayi memiliki kepala runcing dan rahang bawang bundar, maka itu adalah anak perempuan.
  • Tekstur Rambut dan Kemilaunya. Rambut ibu hamil yang tipis dan kusam menandakan kalau bayinya perempuan.
  • Anggun. Katanya kalau pembawaan ibu hamil jadi anggun, maka itu artinya ia sedang mengandung bayi perempuan yang cantik.

Karena semua ciri-ciri hamil anak perempuan tadi hanyalah mitos belaka, maka kebenarannya tentu saja 50-50, bisa jadi benar, bisa juga tidak.

Cara unik Mendeteksi Jenis Kelamin Bayi

Di samping mitos tadi, ada juga lho cara mendeteksi jenis kelamin bayi melalui aksi tertentu. Tentunya cara inipun termasuk mitos karena kebenarannya belum teruji.

Tes Cincin

Sebuah teori menyarankan bunda mengikat cincin dengan benang lalu membiarkannya menggelinding di atas perut. Bila cincinnya berputar di atas perut, maka bayinya pasti perempuan.

Kalender China

Dalam metode ini, kalau usia dan tahun hamil sama-sama ganjil atau genap, maka bayinya pasti perempuan. Sedangkan bila usia ganjil dan tahun hamil genap (atau sebaliknya), maka bayinya laki-laki. Ada-ada saja ya?!

Bagaimana agar tidak Terbujuk Mitos Palsu soal Ciri-ciri Hamil Anak Perempuan?

Ketimbang bertanya-tanya dan melakukan cara deteksi jenis kelamin bayi yang tidak ilmiah, ada baiknya bunda sabar menunggu hingga minggu ke-20 nanti. Pada saat itu, bunda sudah bisa pergi ke dokter untuk melakukan USG bila ingin tahu jenis kelamin bayi dalam kandungan.

Tenang, deteksi jenis kelamin melalui USG ini terbukti akurat kok, persentasenya mencapai 80-90%. Asalkan posisi bayinya tepat saat di-USG, maka niscaya bunda bisa langsung tahu jenis kelaminnya saat itu.

Sebenarnya ada juga cara lain untuk mendeteksi jenis kelamin bayi yang lebih cepat, seperti tes DNA Sel bebas yang bisa dilakukan pada minggu ke-9, metode Ramzi pada minggu ke-6, CVS pada minggu ke-10, dan amniosentesis pada minggu ke -15.

Namun tes CVS dan amniosentesis ini memiliki risiko terhadap kehamilan karena dapat menyebabkan abnormalitas kromosom atau penyakit genetik pada anak. Risiko keguguran juga besar kalau bunda melakukan tes genetik tersebut.

Bagaimana Supaya Hamil Anak Perempuan?

Bunda yang ingin punya anak perempuan bisa mencoba tips berikut, namun ingat kalau saran ini tidak dapat memberikan jaminan 100%.

1. Berhubungan Intim 2-3 Hari Sebelum Ovulasi

Alasan pendukungnya adalah karena sebelum ovulasi, sperma pembawa bibit bayi perempuan masih hidup dalam rahim dan sedang kuat-kuatnya (lebih kuat dari sperma pembawa bibit anak laki-laki).

Di samping itu, berhubungan intim sebelum ovulasi juga bisa membantu sperma yang lambat motilitasnya (bibit perempuan) agar dapat bertemu dan membuahi sel telur di saluran tuba falopi. Pastikan untuk tidak bercinta lagi 2-3 hari sebelum ovulasi dan setelahnya.

2. Jaga Penetrasinya tetap Dangkal

Sperma pembawa bibit bayi perempuan menyukai lingkungan vagina yang asam. Oleh karenanya, pasangan harus menjaga agar penetrasinya tetap dangkal agar sperma pembawa bibit bayi laki-laki tidak mengalahi bibit bayi perempuan.

3. Hindari Orgasme

Orgasme cenderung membuat lingkungan vagina menjadi basa, dan ini tidak disukai oleh sperma pembawa bibit bayi perempuan.

4. Atur posisi bercinta

Agar bayinya perempuan, maka cobalah posisi seperti misionari atau woman on top karena keduanya mencegah penetrasi agar tak terlalu dalam.

 

5. Minta Suami Berendam dalam Air Hangat

Para ahli menyebutkan kalau sperma pembawa bibit bayi perempuan memiliki toleransi tinggi terhadap suhu hangat. Jadi mintalah pasangan mandi atau berendam dalam air hangat lebih dulu sebelum berhubungan intim. Namun suhu airnya jangan terlalu panas agar tidak membunuh sperma secara keseluruhan.

6. Aplikasikan Cairan Ini

Para ahli menyimpulkan kalau bunda dapat mengubah pH vagina menjadi asam dengan mengaplikasikan campuran 1 bagian cuka dengan 4 bagian air. Lakukan setelah berhubungan intim, dan biarkan larutan asam tadi meningkatkan pH vagina sehingga sperma pembawa bibit bayi laki-lakinya mati.

7. Makan ini, Bukan itu

Ada makanan yang dapat merusak keasaman vagina sehingga menyulitkan sperma pembawa bibit perempuan untuk bertahan hidup. Contoh makanan yang dimaksud adalah:

  • Apel – walau sebuah apel sehari dapat menjauhkan dokter, namun saat ingin hamil anak perempuan, hindari buah yang dapat merusak tingkat keasaman vagina ini.
  • Makanan yang bercitarasa asin seperti makanan hasil olahan.
  • Kurma, pisang, kismis, dan kacang – kandungan alkalinya bisa merusak kesehatan sperma pembawa bibit bayi perempuan.
  • Minuman yang bersifat atau mengandung alkali seperti teh herbal salah satunya.

Sebaliknya, bunda harus makan ini kalau ingin hamil anak perempuan, karena makanan ini baik untuk sperma pembawa bibit bayi perempuan dan keasaman lingkungan vagina.

  • Telur – makanan yang sarat kalsium ini bisa meningkatkan pH vagina sehingga membuat sperma pembawa bibit bayi laki-laki lebih susah bertahan hidup.
  • Makan sayuran berdaun hijau – karena kaya akan mineral dan vitamin, maka sayuran berdaun hijau juga baik untuk sperma pembawa bibit bayi perempuan. Di antara semua jenis sayur, brokoli paling disarankan karena tinggi kandungan kalsium, magnesium, vitamin A, C, dan K-nya.
  • Buat lingkungan vagina lebih asam dengan mengonsumsi makanan yang mengandung sodium, potasium, dan kafein.
  • Bunda disarankan untuk mengonsumsi sumber kalsium dan magnesium kadar tinggi juga seperti keju, kacang hijau, berry, ayam, dan nasi.
  • Perbanyak juga makanan yang dapat meningkatkan kadar asam vagina seperti coklat, cuka, soda, jeruk.
  • Whole grain, kacang-kacangan, susu, salmon kaleng, biji-bijian, tofu, dan ara.
Lihat sumber

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer