Keputihan yang Menjadi Tanda Persalinan Sudah Dekat

keputihan tanda persalinan sudah dekat

Munculnya tanda persalinan sangat bervariasi dari wanita ke wanita. Beberapa sudah dapat dirasakan sebelum mencapai tanggal taksiran persalinan (TP), terkadang pas, dan bahkan tak jarang yang melampaui. Beberapa tanda persalinan pun tidak semua bunda mengalaminya, termasuk keputihan sebelum persalinan.

Namun, apabila bunda mengalami keputihan tanda persalinan, maka bunda harus mengenalinya dan menyikapinya dengan tepat. Oleh sebab itu ketahuilah ciri-ciri keputihan persalinan dan tanda-tanda lainnya yang menunjukkan bahwa persalinan sudah dekat, seperti dijelaskan di bawah ini.

Selama kehamilan, banyak darah mengalir ke area leher rahim (serviks), yang dapat menyebabkan lebih banyak produksi lendir yang keluar darai jalan lahir dengan sebutan ‘keputihan’. Peningkatan cairan ini tidak perlu dikhawatirkan, karena ini cukup umum bagi wanita hamil dan biasanya tidak berbahaya.

Keputihan saat hamil seperti ini lebih umum terjadi pada trimester pertama dan ketiga, hal ini tidak jarang menuntut bunda untuk menggunakan panty liner, mengganti celana dalam lebih sering, dan mungkin terasa sedikit tak nyaman di area V.

Khusus pada trimester ketiga, terutama saat menjelang persalinan, maka cairan keputihan memiliki ciri-ciri yang sedikit berbeda sebegai berikut:

1. Keputihan lebih banyak

Keputihan atau cairan yang keluar dari V terdiri dari sekresi leher rahim, sel-sel tua dari dinding vagina, dan flora bakteri normal. Keputihan tanda persalinan sudah dekat umumnya berwarna putih atau putih pudar, dan dapat volumenya akan meningkat menjelang tanggal taksiran persalinan.

Cairan ini tentu berbeda dengan “bloody show”, yang bisa berwarna merah jambu dan menunjukkan bahwa sebentar lagi bayi akan dilahirkan.

Perubahan warna keputihan menjadi hijau / kuning atau berbau bisa menandakan infeksi. Sedangkan cairan yang terlalu encer seperti air seni mengindikasikan bocornya air ketuban. Oleh sebab itu, segera periksa ke bidan atau dokter setiap bunda mengalami keputihan yang tidak biasa.

2. Bloody Show

Sumbat lendir yang ‘menyegel’ leher rahim dapat luruh kapan saja hingga 12 hari sebelum persalinan. Ini akan tampak seperti gumpalan jelly dan bergaris darah – memberikan penampakan merah muda. Lendir darah ini dapat keluar sekaligus banyak atau sedikit demi sedikit.

bloody show tanda persalinan sudah dekat

Gambar bloody show, tanda persalinan sudah dekat

Sumbat lendir sejatinya terbentuk di awal kehamilan, sekitar tujuh minggu. Tujuannya untuk menutup leher rahim guna membantu mencegah infeksi.

Ketika bloody show mulai keluar, itu pertanda bahwa serviks mulai terbuka dan persalinan akan mengikuti. Bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan, persalinan mungkin akan terjadi beberapa hari setelahnya, sedangkan jika ini adalah persalinan ke dua dan seterusnya, maka berarti persalinan aktif akan berlangsung beberapa jam kemudian.

Seiring dengan keluarnya dua jenis cairan ‘keputihan tanda persalinan’ di atas, ada sejumlah tanda lain yang mengindikasikan bahwa persalinan sudah dekat. Seperti dijelaskan di bawah ini.

3. Bayi Turun ke Bawah

Jika sebelumnya, bunda agak susah bernafas, sekarang nafas kembali lebih lega! Ini adalah indikasi bahwa posisi bayi lebih turun ke bawah, menetap lebih dalam ke panggul, tekanan pada diafragma berkurang sehingga paru-paru lebih leluasa bergerak.

Namun ada sejumlah gejala lain yang lebih terasa, yaitu lebih sering buang air kecil. Tak lain akibat tekanan pada kandung kemih, yang notabene terletak di sisi bawah.

4. Lebih sering kram dan nyeri punggung

Semakin dekat dengan waktu persalinan, bunda mungkin merasakan beberapa kekakuan dan rasa sakit di punggung bawah dan selangkangan. Hal ini terjadi karena otot dan sendi meregang dan bergeser guna mempersiapkan ‘jalan’ untuk kelahiran.

5. Sendi terasa lebih longgar

Selama kehamilan, hormon relaxin telah membuat ligamen sedikit lebih longgar, itu juga yang bertanggung jawab dalam melonggarkan sendi menjalang persalinan. Sebelum melahirkan, bunda mungkin merasa bahwa persendian di seluruh tubuh terasa kurang kencang dan lebih kendor. Inilah cara tubuh membuka panggul guna mempersiapkan ‘jalan’ untuk kelahiran si jabang bayi.

6. Lebih Berenergi

Di sebagian besar waktu kehamilan, bunda mungkin lebih senang untuk tidur siang. Namun menjadi hal yang sangat berbeda saat persalinan sudah dekat, bunda tiba-tiba bangun pagi dengan penuh energi!

Bunda pun akan termotivasi untuk membuat daftar hal-hal yang harus dilakukan, hal-hal yang harus dibersihkan, hal-hal yang harus dibeli, dll. Meskipun terasa lebih berenergi, namun bunda tetap harus menghemat energi, jangan terlalu lelah supaya tidak kelelahan saat memperjuangkan kelahiran.

7. Braxton Hicks

Disebut juga kontraksi palsu, rahim akan mengencang tidak teratur, yang umumnya tidak menimbulkan rasa sakit dan dapat dialami sepanjang kehamilan, tetapi lebih sering terjadi ketika persalinan sudah semakin dekat. Terkadang memang terasa intens dan membuat tak nyaman, akan tetapi ketidakberaturannya itulah yang membedakan dari yang asli (kontraksi persalinan).

8. Kontraksi Persalinan

Selama kontraksi, otot-otot dalam rahim mengencang dan rasa sakitnya terus meningkat. Jika bunda meletakkan tangan di perut, akan terasa semakin keras. Ketika otot-otot rileks, rasa sakit memudar dan tangan akan merasakan kekerasan rahim mereda.

Kontraksi berfungsi mendorong bayi ke bawah dan membuka serviks. Kontraksi persalinan memiliki ciri khas; teratur, semakin intens, semakin sering, durasinya semakin lama. Jika kontraksi terjadi setiap 5 menit, sekaranglah saatnya untuk menghubungi dokter atau bidan persalinan.

Ingin tahu beda kontraksi asli dan palsu? Baca: Kontraksi Palsu atau Melahirkan? Ini Bedanya

9. Penipisan dan Pembukaan serviks

Pada bulan terakhir kehamilan, serviks akan mulai meregang dan tipis. Ini merupakan indikasi bahwa bagian bawah rahim bersiap-siap untuk melahirkan, karena serviks yang tipis akan lebih mudah membuka.

Semakin mendekati hari persalinan, serviks akan membuka. Pembukaan diukur dalam sentimeter atau, dalam “jari” selama pemeriksaan dalam (manual). Bukaan penuh atau bukaan 10 sentimeter berarti siap melahirkan. Penyedia layanan kesehatan dapat memberi tahu bunda berapa sentimeter leher rahim membuka dan berapa persen penipisannya.

10. Pecah Ketuban

Sebagian besar wanita mengalami ini selama persalinan di rumah sakit, tetapi bisa terjadi kapan saja sebelum persalinan dimulai. Ketika saatnya bayi  lahir, kantung ketuban akan pecah dan cairan ketuban mengalir keluar melalui jalan lahir. Ini bisa terasa seperti semburan tiba-tiba atau tetesan terus-menerus. Cairan ini tentu berbeda dengan keputihan persalinan seperti dijelaskan di atas. Selengkapnya baca disini: Ketuban Pecah? Seperti Ini Warna Air Ketuban & Baunya

Jadi, tidak bisa hanya mengandalkan adanya keputihan sebagai tanda persalinan sudah dekat, cermati juga gejala lain yang menyertainya. Sikapi dengan tepat setiap gejala yang muncul ya bunda!

DISKUSI TERKAIT

Baca juga